Ricuh Hasil Pilgub Kalbar di Landak, 119 Warga Mengungsi

Sabtu, 30 Juni 2018 - 12:57 WIB
Ricuh Hasil Pilgub Kalbar...
Ricuh Hasil Pilgub Kalbar di Landak, 119 Warga Mengungsi
A A A
LANDAK - Kericuhan sempat terjadi di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat (Kalbar) yang diduga buntut dari hasil quick count Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kalbar, Jumat (29/6/2018) petang. Hingga saat ini sebanyak 119 orang dilaporkan masih mengungsi untuk mengamankan diri.

Peristiwa ini bermula dari sekelompok massa yang berjumlah seratusan orang membakar ban di tengah jalan dan memanggang babi di sekitar lokasi Terminal Ngabang, Kabupaten Landak. Mereka membakar ban karena terpicu sebuah postingan di media sosial yang dinilai menghina mantan Gubernur Kalbar, Cornelis. Selain itu, juga karena kecewa calon gubernur (cagub) jagoannya, Margret Natasa-Suryadman Gidot kalah di Tempat Pemungutan Suara (TPS) sekitar Terminal Dara Itam Ngabang yang dalam wilayah Dusun Tebing Tinggi, Desa Hilir Kantor, Kecamatan Ngabang, Landak.

Sekitar pukul 18.10 WIB, massa kemudian bergerak ke lapangan Bardan yang banyak terdapat warung di pinggirnya. Beberapa orang merusak sejumlah warung, memecah kaca gerobak, menumbangkan alat pemanggang, dan memukuli meja dengan mandau. Melihat hal itu, para pemilik warung yang kebanyakan pendatang kemudian pergi meninggalkan warung untuk menyelamatkan diri.

Kapolres Landak AKBP Bowo Gede Imantio dan Dandim 1201/Mph Letkol Arm Anom Wirasunnu sekitar pukul 18.30 WIB, datang ke lokasi untuk menenangkan massa. Setelah diberikan pengertian, sebagian massa membubarkan diri, tapi sebagian lain masih bertahan, sehingga aparat tetap berjaga-jaga.

Sekitar pukul 20.00 WIB, Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Provinsi Kalbar Heri Saman turun tangan dan mengimbau massa untuk membubarkan diri. Melalui sambungan telepon, mantan Gubernur Kalbar Cornelis juga meminta massa tenang dan tidak terprovokasi postingan di media sosial. Sebab bisa berakibat merusak keamanan Kabupaten Landak.

Sementara itu, sebanyak 119 orang yang terdiri dari laki-laki, perempuan, dan anak-anak memilih meninggalkan Desa Karangan, Kecamatan Mempawah Hulu, Kabupaten Landak untuk mengamankan diri. Mereka pergi ke Yonzipur 6/SD yang berada di Jalan Raya Anjungan Kabupaten Mempawah.

Sekretaris FKUB Kota Pontianak, Pdt. Iwan Luwuk, sangat menyayangkan kejadian yang terjadi di beberapa tempat pascapilkada serentak pada 27 Juni 2018. Menurutnya, kejadian itu sudah dapat diredam. "FKUB mengajak semua warga Kalbar untuk tetap menjaga kondisi kalbar tetap kondusif dan aman serta kerukunan dan keharmonisan dalam keberagaman terjaga. Kami akan berusaha menghubungi semua paslon untuk bisa bersama-sama meredam ini," katanya.
(amm)
Berita Terkait
Maju di Pilgub Jakarta...
Maju di Pilgub Jakarta 2024 , Ridwan Kamil-Suswono Didukung 12 Partai
Cek Kesiapan Pasukan...
Cek Kesiapan Pasukan Brimob Kalbar, Waka Polda Bahas Pilkada Serentak 2020
PPP Resmi Usung Duet...
PPP Resmi Usung Duet Khofifah-Emil di Pilgub Jatim 2024
Ahmad Johan Siap Pasang...
Ahmad Johan Siap Pasang Badan untuk Kemenangan Melki-Johni di Pilgub NTT
Visi-Misi Sama, Partai...
Visi-Misi Sama, Partai Emas Dukung Sugianto Sabran di Pilgub Kalteng
Senafas dalam Harapan,...
Senafas dalam Harapan, Partai Emas Dukung Sugianto-Edy di Pilgub Kalteng
Berita Terkini
Status Gunung Anak Krakatau...
Status Gunung Anak Krakatau Naik Level Siaga, Masyarakat Dilarang Mendekat Radius 3 Km
11 menit yang lalu
Gugat Polda Metro, Roy...
Gugat Polda Metro, Roy Suryo Kembali Ajukan Praperadilan Terkait Penetapan Tersangka
29 menit yang lalu
Rumah Sakit IHC Jember...
Rumah Sakit IHC Jember Dinilai Berhasil Hadirkan Layanan Kesehatan yang Humanis
30 menit yang lalu
Gerakan Solidaritas...
Gerakan Solidaritas BEM UI untuk Bencana Aceh
56 menit yang lalu
Pemprov DKI Luncurkan...
Pemprov DKI Luncurkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Bisa Prediksi hingga 3 Hari
2 jam yang lalu
Cerita Pramono Kena...
Cerita Pramono Kena Tegur Istrinya Gegara Aturan Pilah Sampah, Disuruh Cuci Wadah Plastik Sambal
2 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved