Penumpang KM Risma Marisi Ditemukan Tewas dengan Luka di Kepala
Sabtu, 23 Juni 2018 - 18:43 WIB
Penumpang KM Risma Marisi Ditemukan Tewas dengan Luka di Kepala
A
A
A
SAMOSIR - Penumpang Kapal Motor (KM) Ramos Risma Marisi yang sempat dinyatakan hilang, atas nama Rahmat Dani (28) berhasil ditemukan dalam kondisi tewas di Perairan Danau Toba, Samosir, Sabtu (23/6/2018) sekira pukul 15.30 WIB.
Jenazah penumpang KM Ramos Risma Marisi ditemukan dua orang penyelam di kedalaman 10 meter dari permukaan air dan tidak jauh dari Dermaga Nainggolan, Samosir.
"Iya benar ada ditemukan tapi sudah enggak bernafas lagi. Kondisi korban mengalami luka pada bagian kepala dan ditemukan kedalaman 10 meter dari permukaan, yang gak jauh dari Dermaga Nainggolan," ujar salah satu penyelam, Jhon Heiden Manurung di Dermaga Tigaras, Simalungun.
Seperti diketahui, KM Ramos Risma Marisi yang berangkat dari Dermaga Pulau Sibandang Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) menuju Dermaga Nainggolan Kabupaten Samosir terdampar di Perairan Danau Toba, Jumat malam 22 Juni 2018.
Akibatnya, satu penumpang kapal masih dinyatakan hilang sedangkan empat penumpang lainnya berhasil diselamatkan. Informasi diperoleh, KM Ramos Risma Marisi menurunkan penumpang ke Dermaga Nainggolan, selanjutnya kembali ke Dermaga Pulau Sibandang dengan kondisi lampu kapal tidak ada.
Tiba-tiba Kapal menabrak bambu yang ada di tengah Danau, Jospendi Lumbanraja menyuruh Joifan Situmorang dan Rahmat Dani masuk ke dalam Danau untuk melihat kipas Kapal. Kapal sudah kondisi terdampar sampai ke pinggir Danau, mereka berdua mendorong Kapal tersebut, tiba-tiba arus kencang yang membawa Kapal dan mereka berdua ke tengah Danau.
Joifan Situmorang dan Rahmat Dani yang ada ditengah danau berupaya menyelamatkan diri namun hanya Joifan Situmorang yang berhasil selamat sampai ke pinggir Danau. Menurut pengakuan Joifan Situmorang, Rahmat Dani tidak bisa menyelamatkan diri karena kelelahan.
Adapun nama yang menumpangi Kapal tersebut yakni Joifan Situmorang (17), Sahat Simorangkir (16), Jolom Sipayung (18), dan Jospendi Lumbanraja alias Ama Mona (40) ditemukan selamat.
Kapal tim SAR terdiri dari penyelam berhasil menyelamatkan penumpang KM Ramos Risma Marisi tak jauh dari Dermaga Nainggolan, Samosir, Sabtu (23/6/2018). Foto/Ist
Jenazah penumpang KM Ramos Risma Marisi ditemukan dua orang penyelam di kedalaman 10 meter dari permukaan air dan tidak jauh dari Dermaga Nainggolan, Samosir.
"Iya benar ada ditemukan tapi sudah enggak bernafas lagi. Kondisi korban mengalami luka pada bagian kepala dan ditemukan kedalaman 10 meter dari permukaan, yang gak jauh dari Dermaga Nainggolan," ujar salah satu penyelam, Jhon Heiden Manurung di Dermaga Tigaras, Simalungun.
Seperti diketahui, KM Ramos Risma Marisi yang berangkat dari Dermaga Pulau Sibandang Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) menuju Dermaga Nainggolan Kabupaten Samosir terdampar di Perairan Danau Toba, Jumat malam 22 Juni 2018.
Akibatnya, satu penumpang kapal masih dinyatakan hilang sedangkan empat penumpang lainnya berhasil diselamatkan. Informasi diperoleh, KM Ramos Risma Marisi menurunkan penumpang ke Dermaga Nainggolan, selanjutnya kembali ke Dermaga Pulau Sibandang dengan kondisi lampu kapal tidak ada.
Tiba-tiba Kapal menabrak bambu yang ada di tengah Danau, Jospendi Lumbanraja menyuruh Joifan Situmorang dan Rahmat Dani masuk ke dalam Danau untuk melihat kipas Kapal. Kapal sudah kondisi terdampar sampai ke pinggir Danau, mereka berdua mendorong Kapal tersebut, tiba-tiba arus kencang yang membawa Kapal dan mereka berdua ke tengah Danau.
Joifan Situmorang dan Rahmat Dani yang ada ditengah danau berupaya menyelamatkan diri namun hanya Joifan Situmorang yang berhasil selamat sampai ke pinggir Danau. Menurut pengakuan Joifan Situmorang, Rahmat Dani tidak bisa menyelamatkan diri karena kelelahan.
Adapun nama yang menumpangi Kapal tersebut yakni Joifan Situmorang (17), Sahat Simorangkir (16), Jolom Sipayung (18), dan Jospendi Lumbanraja alias Ama Mona (40) ditemukan selamat.
Kapal tim SAR terdiri dari penyelam berhasil menyelamatkan penumpang KM Ramos Risma Marisi tak jauh dari Dermaga Nainggolan, Samosir, Sabtu (23/6/2018). Foto/Ist
(sms)