Polda Banten Sita Kikil Bercampur Bahan Kimia Hidrogen Peroxida

Kamis, 07 Juni 2018 - 16:32 WIB
Polda Banten Sita Kikil...
Polda Banten Sita Kikil Bercampur Bahan Kimia Hidrogen Peroxida
A A A
SERANG - Konsumen diharapkan lebih waspada saat membeli kebutuhan. Direskrimsus Polda Banten membongkar rumah pembutan kikil (kulit sapi) dicampur bahan kimia berbahaya, hidrogen peroxida.

Peroxide adalah bahan kimia campuran pembersih. Jika kikil tadi dikonsumsi terus menerus akan mengakibatkan muntah dan iritasi sampai luka pada lambung.

Polisi membongkar rumah produksi kikil berbahaya itu persisinya di Kampung Karya Bakti, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Dirkrimsus Polda Banten Kombes Pol Abdul Karim mengatakan, kasus ini terbongkar setelah adanya informasi dari masyarakat.

Hasilnya, petugas menemukan rumah pengelolahan kikil milik WH yang akan diedarkan kepada masyarakat umum di Pasar Panimbang dan Pasar Labuan. Pelaku dalam sehari bisa memproduksi 100 kilogram (kg) kikil

"Bahan peroxida ini dilarang. Jadi tujuan pembuat agar kelihatan kikilnya bagus dan semakin awet, dengan harga jual perkilonya Rp20.000," kata Abdul Karim, Kamis (7/6/2018).

Dari lokasi, petugas mengamankan barang bukti berupa 20 kg kikil yang sudah dicampur hidrogen peroxida. 1 Ember kikil siap edar dan kikil yang sudah digoreng.

Akibat perbuatannya, WH dikenakan PP Nomor 74/ 2001 tentang Pengelolaan Bahan Berbaya dan Beracun, hidrogen peroxida masuk dalam jenis bahan beracun.

"Dikenakan juga UU Tindak Pidana Pangan berdasarkan Pasal 136 huruf b Jo Pasal 75 ayat (1) huruf b. Pelaku menurutnya bisa dipidana 5 tahun penjara dan denda Rp 10 miliar," tandasnya.
(vhs)
Berita Terkait
Gopek House, Lestarikan...
Gopek House, Lestarikan Kelezatan Kuliner Indonesia Peranakan melalui Pengalaman Kuliner Unik
Kolaborasi Budaya Indonesia...
Kolaborasi Budaya Indonesia dan Malaysia dalam Festival Kita Serumpun
Sarirasa Group Melalui...
Sarirasa Group Melalui Pantura Ungkap Kembali Perjalanan Rasa Jawa yang Terlupakan
Bantu Bisnis Kuliner...
Bantu Bisnis Kuliner Skala UKM, Endeus Gelar Cooking Class Virtual Gratis!
7 Makanan Paling Populer...
7 Makanan Paling Populer Khas Dayak, Salah Satunya Tempoyak dari Durian yang Difermentasi
5 Hidangan Alpukat ala...
5 Hidangan Alpukat ala Koki Berbintang Michelin
Berita Terkini
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
13 menit yang lalu
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
4 jam yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
5 jam yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
5 jam yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
5 jam yang lalu
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
5 jam yang lalu
Infografis
PLN EPI-Pemprov DKI...
PLN EPI-Pemprov DKI Jakarta Olah Sampah Jadi Bahan Bakar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved