Anies Minta Kebakaran di Gedung JIExpo Kemayoran Diinvestigasi
Rabu, 06 Juni 2018 - 13:41 WIB
Anies Minta Kebakaran di Gedung JIExpo Kemayoran Diinvestigasi
A
A
A
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta penyebab kebakaran yang melanda Gedung Niaga JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, diusut tuntas. Anies tak ingin kejadian serupa terjadi di area pusat pameran terbesar di Jakarta itu.
"Alhamdulillah sudah tertangani, dan kami minta sekarang lagi diinvestigasi apa yang sebenarnya terjadi, sehingga tidak terulang lagi," ujar Anies di Terminal Terpadu Pulogebang, Jakarta Timur, Rabu (6/6/2018). ( Baca juga: Jakarta Fair Terbakar, Polisi Pastikan Tak Ada Korban Jiwa )
Anies mempercayakan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk mencari tahu penyebab kebakaran tersebut. Anies pun meminta kepada penyelenggara Jakarta Fair 2018 untuk lebih berhati-hati. Sebab, Pemprov DKI menjadi sasaran kemarahan warganet karena dianggap sebagai penyelenggara Jakarta Fair.
Diketahui, Jakarta Fair Kemayoran kembali digelar mulai 23 Mei hingga 1 Juli 2018. Kegiatan ini diikuti 2.700 peserta dengan 1.500 booth yang menjual produk. (Baca juga: Jakarta Fair Dibuka, Anies Sebut Jakarta dan Kemayoran Aman)
"Banyak yang mengira bahwa penyelenggara PRJ ini adalah Pemprov DKI. Penyelenggaranya adalah PT Jakarta International Expo. Jadi kami meminta kepada PT Jakarta International Expo untuk lebih berhati-hati dalam mengelola (PRJ)," tandasnya.
Mantan Mendikbud itu meyakinkan warga yang hendak pergi ke PRJ bahwa pasca kebakaran tempat tersebut aman dikunjungi. Sebab, meskipun berada dalam satu kawasan, namun lokasi kebakaran merupakan gedung baru yang sedang dalam tahap pembangunan.
"Alhamdulillah sudah tertangani, dan kami minta sekarang lagi diinvestigasi apa yang sebenarnya terjadi, sehingga tidak terulang lagi," ujar Anies di Terminal Terpadu Pulogebang, Jakarta Timur, Rabu (6/6/2018). ( Baca juga: Jakarta Fair Terbakar, Polisi Pastikan Tak Ada Korban Jiwa )
Anies mempercayakan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk mencari tahu penyebab kebakaran tersebut. Anies pun meminta kepada penyelenggara Jakarta Fair 2018 untuk lebih berhati-hati. Sebab, Pemprov DKI menjadi sasaran kemarahan warganet karena dianggap sebagai penyelenggara Jakarta Fair.
Diketahui, Jakarta Fair Kemayoran kembali digelar mulai 23 Mei hingga 1 Juli 2018. Kegiatan ini diikuti 2.700 peserta dengan 1.500 booth yang menjual produk. (Baca juga: Jakarta Fair Dibuka, Anies Sebut Jakarta dan Kemayoran Aman)
"Banyak yang mengira bahwa penyelenggara PRJ ini adalah Pemprov DKI. Penyelenggaranya adalah PT Jakarta International Expo. Jadi kami meminta kepada PT Jakarta International Expo untuk lebih berhati-hati dalam mengelola (PRJ)," tandasnya.
Mantan Mendikbud itu meyakinkan warga yang hendak pergi ke PRJ bahwa pasca kebakaran tempat tersebut aman dikunjungi. Sebab, meskipun berada dalam satu kawasan, namun lokasi kebakaran merupakan gedung baru yang sedang dalam tahap pembangunan.
(thm)