Permintaan Tinggi, Suparma Bidik Penjualan Rp2,33 Triliun
Selasa, 05 Juni 2018 - 13:38 WIB
Permintaan Tinggi, Suparma Bidik Penjualan Rp2,33 Triliun
A
A
A
SURABAYA - Perusahaan kertas dan tisu PT Suparma Tbk optimistis meraih penjualan sebesar Rp2,33 triliun diakhir Desember 2018. Tahun lalu, berhasil membukukan penjualan senilai Rp2,09 triliun.
Selama empat bulan di 2018, penjualan emiten berkode SPMA itu naik sebesar 14,8%. Ini salah satunya disebabkan kenaikan harga jual rata-rata produk kertas.
Kenaikan harga jual ini sekitar 11,1% dibanding periode sebelumnya. Pencapaian penjualan bersih ini setara dengan 31,4% dari target perseroan sebesar Rp2,33 triliun.
Secara kuantitas, penjualan perseroan selama empat di 2018 naik 3,4% dari semula 68.717 mt menjadi 71.358 mt. Dari capaian itu, maka berkontribusi 32,1% dari target kuantitas penjualan di 2018 sebesar 222.849 mt.
Sedangkan untuk hasil produksi kertas, selama empat bulan di 2018 naik menjadi 73.025 mt dari periode sebelumnya 68.151 mt.
“Kami optimistis target penjualan akan tercapai. Mengingat permintaan, khususnya untuk bahan pembuatan popok bayi belakangan sangat tinggi. Bahkan naik hingga lima kali lipat,” kata Direktur PT Suparma Tbk Hendro Luhur, Selasa (5/6/2018)
Permintaan yang cukup tinggi tersebut, lanjut Hendro, mengakibatkan kapasitas terpasang perusahaan mencapai 100%. Dengan begitu, saat ini pihaknya sedang mengkaji untuk menambah mesin produksi.
Rencananya, akhir tahun ini sudah ada keputusan jenis mesin yang akan digunakan tersebut. Tahun lalu, kapasitas terpasang perseroan mencapai 87,9% dari kemampuan kapasitas terpasangn 236.800 metric ton (MT).
Selama empat bulan di 2018, penjualan emiten berkode SPMA itu naik sebesar 14,8%. Ini salah satunya disebabkan kenaikan harga jual rata-rata produk kertas.
Kenaikan harga jual ini sekitar 11,1% dibanding periode sebelumnya. Pencapaian penjualan bersih ini setara dengan 31,4% dari target perseroan sebesar Rp2,33 triliun.
Secara kuantitas, penjualan perseroan selama empat di 2018 naik 3,4% dari semula 68.717 mt menjadi 71.358 mt. Dari capaian itu, maka berkontribusi 32,1% dari target kuantitas penjualan di 2018 sebesar 222.849 mt.
Sedangkan untuk hasil produksi kertas, selama empat bulan di 2018 naik menjadi 73.025 mt dari periode sebelumnya 68.151 mt.
“Kami optimistis target penjualan akan tercapai. Mengingat permintaan, khususnya untuk bahan pembuatan popok bayi belakangan sangat tinggi. Bahkan naik hingga lima kali lipat,” kata Direktur PT Suparma Tbk Hendro Luhur, Selasa (5/6/2018)
Permintaan yang cukup tinggi tersebut, lanjut Hendro, mengakibatkan kapasitas terpasang perusahaan mencapai 100%. Dengan begitu, saat ini pihaknya sedang mengkaji untuk menambah mesin produksi.
Rencananya, akhir tahun ini sudah ada keputusan jenis mesin yang akan digunakan tersebut. Tahun lalu, kapasitas terpasang perseroan mencapai 87,9% dari kemampuan kapasitas terpasangn 236.800 metric ton (MT).
(vhs)