Lieus Sungkharisma Disomasi Bagian Masyarakat Tionghoa NKRI

Selasa, 05 Juni 2018 - 09:09 WIB
Lieus Sungkharisma Disomasi...
Lieus Sungkharisma Disomasi Bagian Masyarakat Tionghoa NKRI
A A A
JAKARTA - Bagian Masyarakat Tionghoa NKRI mensomasi Koordinator Komunitas Tionghoa Anti Korupsi (KomTak) Lieus Sungkharisma.

Sikap dinyatakan menyusul sikap Lieus bersama kawan-kawannya sudah membawa-bawa nama etnis Tionghoa untuk menyuarakan pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) cukup untuk satu periode.

Somasi ini disampaikan sejumlah pengacara yang tergabung dalam Tim Hukum Forum Indonesia Jaya setelah mendapat kuasa dari Bagian Masyarakat Tionghoa NKRI.

"Pernyataan sikap Lieus dan teman-temannya tersebut sama sekali tidak mewakili etnis Tionghoa. Banyak sekali masyarakat Tionghoa yang dikecewakan dengan ini," kata Suhadi, Koordinator Tim Hukum Forum Indonesia Jaya dalam konferensi pers di Hotel Gran Cempaka, Jakarta Pusat, Senin (4/6).

Somasi tersebut berisi desakan agar Lieus Cs segera meminta maaf ke media nasional dalam waktu 2 kali 24 jam. Lantas bagaimana jika permintaan maaf itu juga tidak dilakukan ? "Kalau Lieus dan delapan kawannya tidak minta maaf, maka kami akan melaporkan ke polisi," sebutnya.

Suhadi yang juga mengatakan bahwa pernyataan sikap Lieus Cs tidak mewakili suara etnis Tionghoa.Sikap politik komunitas Tionghoa pada Pilpres 2019 menganut prinsip langsung, umum, bebas dan rahasia (Luber). Sehingga tak akan disampaikan secara luas, apalagi bernada provokatif.

Menurutnya masyarakat Tionghoa lebih mengharapkan persatuan dan kesatuan bangsa, ketimbang mengganti presiden.

"Seolah-olah masyarakat Tionghoa yang diwakilkan oleh bapak Lieus itu ingin 2019 ganti presiden. Padahal kami tidak pernah berpikiran seperti itu. Justru saya tidak ingin Pak Jokowi diganti. Kan bagus dia," beber Suhadi.

Pengacara lainnya Muhammad Intan Akmal Kunang menambahkan surat somasi akan dilayangkan pada Selasa (5/6/2018), hari ini. "Somasi ini berlaku setelah diterima oleh yang bersangkutan," tambahnya.
(vhs)
Berita Terkait
Sejarah Pemilu di Indonesia...
Sejarah Pemilu di Indonesia dari Masa ke Masa, Info Penting untuk Tugas Sekolah
Haikal Hassan: Hentikan...
Haikal Hassan: Hentikan Sebut Cebong-Kadrun, Enggak Malu Sama Orang Tua Kita Dulu
Anies Blak-blakan 2...
Anies Blak-blakan 2 Kali Tolak Tawaran Jadi Capres di Pilpres 2019
Refly Harun: Putusan...
Refly Harun: Putusan MA Sama Sekali Tak Pengaruhi Hasil Pilpres 2019
Gelar Konser Rakyat,...
Gelar Konser Rakyat, Warga Pacitan Deklarasi Dukung Cak Imin Presiden 2024
Kilas Balik Nomor Urut...
Kilas Balik Nomor Urut Capres-Cawapres, dari Pilpres 2004 hingga Pilpres 2019
Berita Terkini
Pemprov DKI Bakal Bangun...
Pemprov DKI Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Pramono: Baru Dua yang Sudah Ada Angggarannya
11 menit yang lalu
Perbaikan MBG Harus...
Perbaikan MBG Harus Dimulai dari Ketepatan Sasaran hingga Transparansi Tata Kelola
20 menit yang lalu
Polisi Sebut Kaca Gedung...
Polisi Sebut Kaca Gedung BGN Pecah Akibat Pemuaian, Bukan Penembakan
25 menit yang lalu
LRT Jakarta Fase 1B...
LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Tersambung 100 Persen, Ditargetkan Beroperasi Agustus 2026
50 menit yang lalu
Gubernur Riau Nonaktif...
Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Dituntut 8,5 Tahun Penjara dalam Kasus Pemerasan PUPR
1 jam yang lalu
SMP IL Kapten Fatubaa...
SMP IL Kapten Fatubaa NTT Raih Juara Utama di Kompetisi AIA Healthiest Schools 2026
2 jam yang lalu
Infografis
Kemenkes Imbau Masyarakat...
Kemenkes Imbau Masyarakat Waspada, Virus HMPV Merebak di China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved