Kuasa Hukum Frantinus Nirigi Minta Lion Air Tarik Laporan
Rabu, 30 Mei 2018 - 22:01 WIB
Kuasa Hukum Frantinus Nirigi Minta Lion Air Tarik Laporan
A
A
A
PONTIANAK - Kuasa hukum Frantinus Nirigi, Marselina Lim meminta kepada pihak maskapai penerbangan Lior Air untuk menarik laporan terhadap kasus kliennya yang mengatakan ada bom dalam penerbangan JT 687, Senin (28/5/2018) malam lalu. Menurutnya, kejadian ini bermula karena kliennya kesal dengan perlakuan pramugari.
Seusai menjenguk Frantinus yang saat ini sudah berstatus tersangka akibat candaan bom, Marselina mengatakan kasus ini lantaran tingkah laku yang diduga dilakukan pramugari dengan kasar, sehingga kliennya merasa kesal dan mengucapkan kata-kata yang tidak diperbolehkan di dalam pesawat dan itu pun tidak dengan berteriak.
Marselina menegaskan dirinya percaya Frantinus tidak bermaksud mengatakan ada bom. Namun, karena kesal dengan tingkah laku pramugari yang diduga sedikit kasar, Frantinus mengatakan isi tas yang dibawanya adalah bom.
Sementara, Frantinus Nirigi tidak banyak bicara saat dijenguk Marselina Lim dan rekan-rekannya dari Ikatan Alumni FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak, Rabu sore. Dia hanya mendengar setiap perkataan yang diutarakan kepadanya.
Diberitakan sebelumnya, seorang penumpang Lion Air JT 687 rute Bandara Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat menuju Bandara Soekarno Hatta bercanda membawa bom. Akibatnya, penumpang lainnya panik dan berhamburan keluar pesawat. (Baca juga: Ada yang Bercanda Bawa Bom, Penumpang Lion Air Berhamburan ).
Seusai menjenguk Frantinus yang saat ini sudah berstatus tersangka akibat candaan bom, Marselina mengatakan kasus ini lantaran tingkah laku yang diduga dilakukan pramugari dengan kasar, sehingga kliennya merasa kesal dan mengucapkan kata-kata yang tidak diperbolehkan di dalam pesawat dan itu pun tidak dengan berteriak.
Marselina menegaskan dirinya percaya Frantinus tidak bermaksud mengatakan ada bom. Namun, karena kesal dengan tingkah laku pramugari yang diduga sedikit kasar, Frantinus mengatakan isi tas yang dibawanya adalah bom.
Sementara, Frantinus Nirigi tidak banyak bicara saat dijenguk Marselina Lim dan rekan-rekannya dari Ikatan Alumni FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak, Rabu sore. Dia hanya mendengar setiap perkataan yang diutarakan kepadanya.
Diberitakan sebelumnya, seorang penumpang Lion Air JT 687 rute Bandara Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat menuju Bandara Soekarno Hatta bercanda membawa bom. Akibatnya, penumpang lainnya panik dan berhamburan keluar pesawat. (Baca juga: Ada yang Bercanda Bawa Bom, Penumpang Lion Air Berhamburan ).
(pur)