Korban Hilang Akibat Perahu Karam 6 Bulan Lalu Ditemukan

Jum'at, 25 Mei 2018 - 23:03 WIB
Korban Hilang Akibat...
Korban Hilang Akibat Perahu Karam 6 Bulan Lalu Ditemukan
A A A
PURWAKARTA - Diduga satu dari enam korban perahu karam di Waduk Cirata, Kecamatan Maniis, Kabupaten Purwakarta, yang terjadi pada Desember 2017 lalu, ditemukan warga dengan kondisi sudah tidak utuh, Jumat (25/5/2018). Korban kemungkinan adalah Erus (50), ibu rumah tangga warga Kampung Rawa Baru RT/RW 012/03, Desa Sinargalih, Kecamatan Maniis, Kabupaten Purwakarta.

Kasat Reserse dan Kriminal Polres Purwakarta AKP Agta Bhuwana Putra mengungkapkan, korban yang sudah menjadi mayat itu ditemukan di kawasan keramba apung (KJA) Blok Desa Sinargalih, Kecamatan Maniis dalam posisi telungkup.

"Korban mengenakan baju batik warna cokelat, celana warna biru, menyangkut di jaring KJA. Diduga jenazah itu merupakan salah satu korban perahu tenggelam pada Desember 2017 lalu," ungkap Agta kepada SINDOnews.

Dugaan tersebut semakin kuat setelah adanya pengakuan dari Enceng yang mengaku bahwa jenazah itu adalah istrinya yang hilang dalam kasus perahu karam. Beberapa bulan lalu. Selain juga korban adalah Rus dikuatkan pula beberapa warga setempat, di antaranya Dana dan Muhamad Ilyas.

Sekedar mengulas, kasus perahu karam di perairan Waduk Cirata pada Desember 2017 lalu, sempat mendapat penanganan khusus dari Basarnas. Mereka berhari-hari melakukan pencarian, namun taka da satu pun yang berhasil ditemukan. Bahkan, Basarnas juga sempat menggunakan peralatan canggih, yakni Remotely Operated Vehicle (ROV).

Peralatan tersebut merupakan robot bawah air yang dapat bermanuver dengan dioperasikan seseorang di atas kapal/ LCR. ROV ini buatan Amerika yang dilengkapi kamera depan dan belakang serta side cam cammera kanan dan kiri. Untuk penerangan dilengkapi lampu led 2.200 lumen yang membantu disaat visibility kurang baik.

Selain itu memiliki robotic handle dan bisa operasikan oleh operator, untuk pencarian rov di lengkapi sonar dan metal detector dengan metode circle bisa radius pencarian 60 meter dengan maksimal kedalaman 200 meter, untuk melihat anomali dibawah air apabila di lihat ada tanda-tanda objek. Namun tetap tak membuahkan hasil.
(nag)
Berita Terkait
Polisi Bongkar Lokasi...
Polisi Bongkar Lokasi Penemuan Empat Kerangka Bayi di Banyumas
Mayat Mrs X di Bojong...
Mayat Mrs X di Bojong Gede Bikin Geger, Ini Ciri-cirinya
Mayat Wanita Ditemukan...
Mayat Wanita Ditemukan Membusuk di Kolong Fly Over Tanah Abang
Disangka Boneka, Didekati...
Disangka Boneka, Didekati Ternyata Mayat Pria Mengambang di Jakbar
Geger! Warga Lampung...
Geger! Warga Lampung Utara Temukan Mayat Laki-laki Membusuk di Rumah Kosong
Ngeri, Mayat Terbungkus...
Ngeri, Mayat Terbungkus Kantong Sampah Gegerkan Warga Bogor
Berita Terkini
UP Bentuk LPIP untuk...
UP Bentuk LPIP untuk Kawal Implementasi Nilai Pancasila di Kampus
1 jam yang lalu
Buntut Pengunjung Masuk...
Buntut Pengunjung Masuk Kandang Gajah, Ragunan Perketat Pengawasan
3 jam yang lalu
Nahdliyin Muda Batang:...
Nahdliyin Muda Batang: Siapa pun Ketum PBNU Harus Bisa Memperkuat Posisi NU
7 jam yang lalu
5 Fakta Bom Perang Dunia...
5 Fakta Bom Perang Dunia II Meledak di Biak Numfor, Nomor 3 Memilukan
7 jam yang lalu
Kemenpar Apresiasi BPJPH...
Kemenpar Apresiasi BPJPH atas Kolaborasi Sertifikasi Halal 31.548 UMK Desa Wisata
8 jam yang lalu
4 Kombes Pol Digeser...
4 Kombes Pol Digeser Kapolri ke Dirreskrimum Polda pada Mutasi 7 Mei 2026
10 jam yang lalu
Infografis
Studi: Tes Darah Tiap...
Studi: Tes Darah Tiap 6 Bulan Bisa Dideteksi Serangan Jantung
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved