Sempat Mengungsi, Aktivitas Warga Stabelan Kembali Normal

Selasa, 22 Mei 2018 - 16:28 WIB
Sempat Mengungsi, Aktivitas...
Sempat Mengungsi, Aktivitas Warga Stabelan Kembali Normal
A A A
BOYOLALI - Warga Dukuh Stabelan, Desa Tlogolele, Kecamatan Selo, Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (22/5/2018), beraktivitas normal setelah sempat mengungsi akibat erupsi freaktif Gunung Merapi. Mereka sempat panik akibat mendengar suara gemuruh pada malam sebelumnya.

Sekretaris Desa (Sekdes) Tlogolele Neigen Achtah Nur Edy Saputra mengatakan, terdapat 362 warga Dusun Stabelan yang mengungsi pada Senin 21 Mei 2018 sekitar 17.30 WIB. Mereka mengungsi ke Tempat Penampungan Pengungsi Sementara (TPPS) di Dukuh Tlogolele.

Warga sempat panik karena trauma dengan erupsi tahun 2010. Suasana yang mulai gelap ditambah gemuruh dan getaran membuat warga khawatir. Terlebih jarak Dusun Stabelan hanya sekitar 3 kilometer dari puncak Merapi. Mereka yang mengungsi kebanyakan adalah lansia, ibu-ibu, dan anak.

“Pagi harinya warga mulai kembali ke rumah masing-masing. Mereka juga kami beritahu jika status Merapi telah naik dari aktif normal menjadi waspada,” ungkap Neigen Achtah Nur Edy Saputra saat ditemui Koran Sindo di Balai Desa Tlogolele.

Pihaknya juga telah membagikan 2.500 masker kepada warga sebagai antisipasi. Sebagai antisipasi Erupsi Gunung Merapi, di Desa Tlogolele telah disiapkan dua titik kumpul evakuasi warga, yakni di SDN 2 Tlogolele dan lapangan Desa Tlogolele. Lokasi pengungsian warga berada di Desa Mertoyudan, Magelang karena menjauhi puncak Merapi.

“Sebagai desa bersaudara, kami telah berkoordinasi dengan Desa Mertoyudan agar juga bersiap apabila datang pengungsi sewaktu waktu,” urainya. Bahan logistik untuk keperluan pengungsi juga mulai disiapkan. Meski Merapi telah naik status, warga secara umum tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa.

Selain Dusun Stabelan, dusun lainnya yang masuk Kawasan Rawan Bencana (KRB) III Merapi di Desa Tlogolele adalah Dukuh Ngadirojo, Gumuk, Belang, Takeran. Jarak dusun-dusun itu antara 3-5 kilometer dari puncak Merapi. Selain itu di kecamatan Selo juga terdapat sejumlah dukuh di dua desa lainnya yang termasuk wilayah KRB Merapi. Yakni Dusun Bakalan dan Dusun Bangunsari di Desa Klakah, serta Dukuh Sepi, dan Dukuh Kajor di Desa Jrakah.
(wib)
Berita Terkait
Keren, Mahasiswi Ini...
Keren, Mahasiswi Ini Bikin Solusi untuk Minimalisir Korban Erupsi Gunung Berapi
Gunung Merapi Alami...
Gunung Merapi Alami Guguran Lava dari Tebing 1954
BPPTKG Prediksi Erupsi...
BPPTKG Prediksi Erupsi Merapi Menuju Selatan dan Tenggara
BNPB Tegaskan Letusan...
BNPB Tegaskan Letusan Gunung Semeru Tidak Memicu Tsunami
Selama 6 Jam Gunung...
Selama 6 Jam Gunung Merapi Luncurkan Lava Pijar 28 Kali
Mengenal Tingkat Status...
Mengenal Tingkat Status atau Aktivitas Gunung Berapi
Berita Terkini
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
43 menit yang lalu
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
2 jam yang lalu
2 Pencuri Kabel Rp143...
2 Pencuri Kabel Rp143 Juta di Cikarang Selatan Ditangkap saat Beraksi
4 jam yang lalu
Jangan Lewatkan Bebas...
Jangan Lewatkan Bebas Denda Pajak Kendaraan, Gerai Samsat Hadir di PRJ
4 jam yang lalu
MUI Kecam Keras 27 Pelaku...
MUI Kecam Keras 27 Pelaku Rudapaksa Remaja di Madura: Hukuman Berat Harus Diberlakukan
4 jam yang lalu
2 Pemuda di Depok Ditangkap,...
2 Pemuda di Depok Ditangkap, Celurit hingga Airsoft Gun Disita Polisi
5 jam yang lalu
Infografis
Trump Perintahkan Pembukaan...
Trump Perintahkan Pembukaan Kembali Penjara Alcatraz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved