Juni, BPTJ Batasi Operasional Truk di Seluruh Tol Jabodetabek

Jum'at, 18 Mei 2018 - 19:21 WIB
Juni, BPTJ Batasi Operasional...
Juni, BPTJ Batasi Operasional Truk di Seluruh Tol Jabodetabek
A A A
JAKARTA - Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) akan memberlakukan pembatasan operasional kendaraan jenis truk mulai bulan depan. Operasional truk angkutan barang hanya diperbolehkan melintas mulai mulai pukul 22.00-05.00 WIB dan berlaku di seluruh ruas jalan tol di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi.

Kepala BPTJ Bambang Prihartono mengatakan, untuk mengantisipasi kemacetan saat pelaksanaan Asian Games 2018, pihaknya melakukan uji coba pembatasan truk di ruas jalan tol. Selama ini truk hanya diperbolehkan lewat sisi barat ring road Jakarta Outer Ring Road (JORR). Nantinya, semua sisi ring road akan dikenakan pembatasan operasional.

"Kita uji coba Juni 2018 mendatang. Truk hanya boleh melitas pukul 22.00-05.00 WIB," kata Bambang Prihartono di Balai Kota Jakarta pada Jumat (18/5/2018). Dia menjelaskan, pelaksanaan Asian Games ini belum tentu terjadi 50 tahun sekali di Jakarta dan di Indonesia.
Begitu juga dengan perhelatan Paragames. Artinya, apabila terjadi kegagalan, khususnya dalam transportasi, wajah Indonesia akan menjadi taruhannya. Kepada para pengusaha truk, Bambang meminta untuk berkoordinasi dengan cara mengikuti uji coba pembatasan tersebut.

Wakil Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Sigit Widiatmoko menuturkan, sedikitnya ada empat rekayasa lalu lintas yang akan dilakukan untuk menempuh waktu 30 menit. Salah satunya yakni membatasi pergerakan angkutan barang atau truk.

Menurutnya, saat ini pembatasan truk untuk lalu-lalang baru diterapkan di ruas tol Cawang, Tomang, Pluit, dan Kembangan. Untuk mengurangi kemacetan di tengah kota, Sigit pun mengajukan beberapa ruas tol agar diterapkan kebijakan yang sama.

"Kami berencana menambah pembatasan truk barang di Tol Cawang-Tanjung Priok, Cawang-TMII, dan Cawang-Cikunir. Truk hanya boleh melintas pukul 22.00-05.00 WIB," ungkapnya.

Sementara itu, Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike meminta agar dalam rapat rekayasa lalu lintas, Pemprov DKI mengajak DPRD DKI. Menurutnya, kebijakan rekaysa lalu lintas memang harus dilakukan, tetapi harus melalui sejumlah kajian pembahasan.

Politisi PDI Perjuangan itu menilai bahwa kebijakan rekayasa lalu lintas harus dipersiapkan hingga sampai ke jalur alternatif yang dipersiapkan. Sehingga, ketika kebijakan diberlakukan, kemacetan tidak terjadi di tempat lain yang justru membuat malu pelaksanaan Asian Games mendatang."Sosialisasi dan rambu harus dipersiapkan dengan matang," tegasnya.
(whb)
Berita Terkait
12 Ruas Jalan Tol Akan...
12 Ruas Jalan Tol Akan Naik Tarif di 2022, Ini Daftarnya
Mulai 26 Februari 2022,...
Mulai 26 Februari 2022, Tol Dalam Kota Mengalami Kenaikan Tarif
Catat! Lima Ruas Tol...
Catat! Lima Ruas Tol Ini Batasi Kecepatan 100 Km/Jam
Tarif Tol Dalam Kota...
Tarif Tol Dalam Kota Jakarta Naik Mulai 22 September 2024
Libur Natal, 600.000...
Libur Natal, 600.000 Kendaraan Sudah Keluar Jabodetabek via Tol
Kronologi Kecelakaan...
Kronologi Kecelakaan di Tol Cikampek KM 6 Arah Jakarta yang Bikin 1 Mobil Terpental dan Terbakar
Berita Terkini
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi Diterima, Polda Metro Jaya: Itu Bukan Akhir dari Semuanya
17 menit yang lalu
Wali Kota Tangsel Paparkan...
Wali Kota Tangsel Paparkan Penanganan Kekeringan, Kebakaran, hingga PSEL
20 menit yang lalu
Peringati Hari Anak...
Peringati Hari Anak Nasional 2026, 25 Unit Mobil Pintar Sebar Akses Pendidikan Inklusif dari Sabang sampai Merauke
3 jam yang lalu
Keberhasilan HUT Papua...
Keberhasilan HUT Papua Tengah Gerakkan UMKM, Talius Tabuni Minta Jadi Acuan Program Daerah
3 jam yang lalu
Karhutla Dominasi Bencana...
Karhutla Dominasi Bencana Alam pada Pekan Ini, BNPB: Dampak Musim Kemarau
4 jam yang lalu
Minta Libatkan Masyarakat...
Minta Libatkan Masyarakat Adat, MPSI: PSN Wanam Harus Jamin Pendidikan Anak Papua
4 jam yang lalu
Infografis
Rekor! Terdapat 771.000...
Rekor! Terdapat 771.000 Tunawisma di Seluruh Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved