DKI Ingin Cocokkan Identitas Warga dengan Sistem Pendeteksi Wajah

Jum'at, 18 Mei 2018 - 15:09 WIB
DKI Ingin Cocokkan Identitas...
DKI Ingin Cocokkan Identitas Warga dengan Sistem Pendeteksi Wajah
A A A
JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah melengkapi data-data di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dan Jakarta Smart City dengan sistem face recognition (sistem pendeteksi wajah). Data tersebut nantinya akan disandingkan dengan data-data yang dimiliki kepolisian.

"Kita ingin menyandingkan data-data yang dimiliki dengan data dari kepolisian untuk memastikan wilayah juga terupdate dengan data-data terbaru," ungkap Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di Balai Kota, Jakarta, Jumat (18/5/2018).

Sandi menuturkan, tujuan penyandingan data Pemprov DKI dengan kepolisian ini sebagai bentuk antisipasi untuk mengawasi adanya pergerakan warga di Jakarta yang pulang dari Suriah dan terkait tindakan terorisme. Tak hanya itu, politisi Partai Gerindra itu menuturkan, Pemprov Jakarta juga tengah menunggu data-data terkait pergerakan warga yang pulang dari Suriah.

"Warga yang baru pulang dari Suriah harus diberikan perhatian khusus tanpa mendiskriminasi," tuturnya. Sandi melanjutkan, akan memastikan bahwa data tersebut sudah melalui analisa. Hal tersebut dimaksud agar nantinya Pemprov mengeluarkan kebijakan yang antisipatif.

"Tapi dilihat dari propensity (kecenderungan) terhadap kegiatan teror, kita harus pastikan bahwa data-data tersebut terolah teranalisa, sehingga kita ada pola predictive policy. Kita bisa ada kebijakan yang antisipatif, bukan kebijakan yang reaktif," ucap Sandiaga.

Sandiaga mengungkapkan, melalui kamera pengawas (CCTV) yang dilengkapi sistem face recognition, Pemprov bisa mengetahui orang-orang yang pulang dari Suriah. Adapun sistem tersebut terhubung langsung dengan Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) dan Imigrasi.

"Perannya itu dari CCTV yang kita punyai semua. CCTV itu face recognition-nya bisa di cek yang data-data tersebut. Jadi data-datanya itu ada di BNPT ada di migrasi. Jadi bertebaran data-data tersebut ini yang perlu dikoordinasi data-data ini," ujar Sandi.
(whb)
Berita Terkait
Pemprov DKI Buka Pelatihan...
Pemprov DKI Buka Pelatihan Kerja untuk Pendatang Pascalebaran
Pemprov DKI Bongkar...
Pemprov DKI Bongkar 98 Tiang Monorel Mangkrak, Anggaran Rp100 Miliar
Pemprov DKI Pastikan...
Pemprov DKI Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Ramadan
Pemprov DKI Siapkan...
Pemprov DKI Siapkan Empat Waduk untuk Antisipasi Banjir
Pemprov DKI Luncurkan...
Pemprov DKI Luncurkan Kartu Peduli Anak dan Remaja Jakarta
Pemprov DKI Cabut KJP...
Pemprov DKI Cabut KJP dan KJMU yang Tidak Tepat Sasaran
Berita Terkini
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
1 jam yang lalu
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
6 jam yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
7 jam yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
7 jam yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
7 jam yang lalu
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
7 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Menggelar Car Free Day di Rasuna Said
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved