Perbaikan Jalan Diharapkan Selesai H-10 Idul Fitri

Kamis, 17 Mei 2018 - 15:00 WIB
Perbaikan Jalan Diharapkan...
Perbaikan Jalan Diharapkan Selesai H-10 Idul Fitri
A A A
BANDUNG - Perbaikan beberapa ruas jalan baik arteri selatan dan utara (pantura) maupun tol (Cipularang dan Cipali) di Jawa Barat diharapkan selesai pada H-10 agar masyarakat bisa mudik dengan lancar, aman, dan nyaman.

"Kesiapan infrastruktur, saat ini sedang dilakukan perbaikan baik Tol Cipularang, Cipali, maupun jalur arteri. Kemarin saya baru pulang dari arah Purwakarta, sedang ada perbaikan di Cipularang. Harapannya, H-10 sudah beres semua sehingga masyarakat bisa mudik dengan nyaman," kata Kapolda Jabar Irjen pol Agung Budi Maryoto seusai rapat koordinasi (rakor) lintas sektoral di Mapolda Jabar.

Agung mengemukakan, rakor lintas sektoral digelar sebagai persiapan menghadapi arus mudik, Rakor ini merupakan tindak lanjut dari rapat serupa di tingkat pusat pada Senin (14/5/2018) yang diikuti Kapolri, Kemenhub, Pertamina, Kemenkes, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PU Pera), dan kementerian atau lembaga terkait lain. Hasil dari rakor tersebut, harus bisa diimplementasikan di daerah.

"Saya tidak mau berbasa basi. Hanya rakor tapi praktiknya di lapangan tidak dilaksanakan. Maka, setelah rakor ini, para kapolres diperintahkan check on the spot apa kekurangan yang ada di jalur mudik. Saya nanti selama satu minggu akan keliling Jabar terutama jalur utara dan selatan untuk memastikan bahwa jalur mudik siap digunakan," ujar Kapolda.

Mantan Kapolda Sumsel ini mengungkapkan, bisa dipastikan akan terjadi kepadatan di Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) sepanjang 116 kilometer itu. Informasi dari Kemen PU Pera, Tol Cipali bisa sampai Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Artinya, diprediksi sebagian besar masyarakat akan menggunakan tol ini untuk mudik. Memang dari satu aspek, Tol Cipali sangat membantu mengurai kepadatan di jalur arteri, tapi jika para pemudik berangkat bersama-sama, itu yang jadi masalah, akan terjadi kepadatan arus.

"Sementara jalur selatan kan tidak mungkin dilakukan pelebaran sebab sebelah kanannya gunung, sebelah kiri jurang. Dipastikan terjadi kepadatan di sekitar Nagreg. Kawasan itu masih manual cara dalam mengatasi kepadatan karena tidak ada cara lain. Kecuali bisa ditebang hutannya dan gunungnya diratakan agar jalannya dilebarkan. Tapi untuk sekarang kan belum bisa," ungkap Agung.
(wib)
Berita Terkait
Warga Lebak Banten Protes...
Warga Lebak Banten Protes Pembangunan Jembatan Lambat
Proyek Infrastruktur...
Proyek Infrastruktur Digencarkan dengan Terobosan Pembiayaan
TelkomGroup Berhasil...
TelkomGroup Berhasil Rampungkan Infrastruktur di Sumatra
Jadi Buronan Polisi...
Jadi Buronan Polisi 9 Tahun, Terpidana Korupsi Proyek Infrastruktur Ketapang Ditangkap
Pembiayaan Infrastruktur...
Pembiayaan Infrastruktur Turun
Sarana Multi Infrastruktur...
Sarana Multi Infrastruktur Resmikan Fasilitas MCK Untuk Warga Desa Konga, NTT
Berita Terkini
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
39 menit yang lalu
Dukung Nanik S Deyang...
Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, APJI Harap Tata Kelola Program MBG Dibenahi
51 menit yang lalu
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Luncurkan 1.200 Meter Abu Vulkanik
1 jam yang lalu
Pemprov DKI Buka 2.843...
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Sektor Padat Karya, Pramono: Gaji UMP Jakarta
1 jam yang lalu
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
1 jam yang lalu
Tiket Kereta Liburan...
Tiket Kereta Liburan Sekolah Diskon 30%, Pemesanan Mulai 6 Juni
1 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved