Berpacu dengan Asian Games, Jakpro Percepat Datangkan Gerbong LRT

Rabu, 16 Mei 2018 - 20:03 WIB
Berpacu dengan Asian...
Berpacu dengan Asian Games, Jakpro Percepat Datangkan Gerbong LRT
A A A
JAKARTA - ‎PT Jakarta Propertindo mempercepat kedatangan gerbong light rail transit (LRT) dari dua menjadi enam gerbong per bulan. Hal ini bertujuan agar 16 gerbong dapat tersedia sebelum Asian Games bulan Agustus mendatang. Sebanyak enam gerbong LRT untuk Velodrome-Kelapa Gading, akan datang pada akhir bulan ini.

Direktur PT Jakarta Propertindo (Jakpro), Satya Heragandhi, mengatakan, semua proyek kontruksi Asian Games yang ditugaskan kepada PT Jakpro berjalan sesuai jadwal dan bahkan sampai tahap penyelesaian sertifikasi.

Keterlambatan hanya terjadi di bagian atas antara Velodrome-Kelapa Gading, Namun bisa diatasi dengan menggeser pengerjaan ke Depo, lalu dipasang kembali di segmen atas. Hingga 28 April lalu, pengerjaan sudah mencapai sekitar 77,4 persen. Dia optimistis pengerjaan akan selesai pada pertengahan Juni dan mendapatkan sertifikasi pada Juli.

Sambil menunggu pengerjaan tersebut, Satya berupaya untuk mempercepat kedatangan gerbong. Awalnya hanya didatangkan dua gerbong pada akhir bulan ini, namun pihaknya mendapatkan informasi akan datang menjadi enam gerbong.

Kemudian, enam gerbong lagi akan datang pada Juni mendatang. Dengan demikian, pada saat perhelatan Asian Games dimulai, sebanyak 16 gerbong yang dipesan sudah hadir semua di Jakarta.

"Kami harap tidak ada kendala pengiriman gerbong. Pada Asian Games diprediksi hanya delapan dari 16 gerbong yang telah mendapatkan sertifikasi dan bisa beroperasi," ujar Satya di Balai Kota, Rabu (16/5/2018).

Untuk mendapatkan sertifikasi, pemerintah pusatlah yang memiliki kewenangan melakukanya. Namun, lantaran LRT baru kali pertama di Indonesia, peralatan uji coba untuk sertifikasi belum ada di Jakarta dan harus dilengkapi terlebih dahulu.

Satya telah mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) dan penghitungan tarif serta biaya operasional LRT, termasuk perawatanya. Akan ada biaya perawatan non sipil (non infrastruktur) yang diserahkan Pemprov kepada PT Jakpro dan pastinya membebani biaya tarif operasional LRT.
(thm)
Berita Terkait
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Lanjutkan Proyek LRT Jakarta Fase 2A
ADHI Torehkan Prestasi...
ADHI Torehkan Prestasi Baru, Terapkan U-Shaped Girder Pertama dan Terpanjang di Indonesia
KAI Pastikan Tak Ada...
KAI Pastikan Tak Ada Lagi Pembengkakan Biaya Proyek LRT Jabodebek
LRT Jabodebek akan Launching...
LRT Jabodebek akan Launching pada Tanggal 12 Juli 2023
Hampir Rampung, Begini...
Hampir Rampung, Begini Penampakan Stasiun LRT Rasuna Said yang Terintegrasi dengan TransJakarta
LRT Jabodebek Batal...
LRT Jabodebek Batal Gratiskan Tarif Selama Periode Soft Launching
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
4 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
4 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
4 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
4 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
6 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
8 jam yang lalu
Infografis
20 PTN dengan Peminat...
20 PTN dengan Peminat Terbanyak di SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved