Jelang Ramadhan, Kemendikbud Lakukan Pembersihan di Istiqlal

Senin, 14 Mei 2018 - 10:21 WIB
Jelang Ramadhan, Kemendikbud...
Jelang Ramadhan, Kemendikbud Lakukan Pembersihan di Istiqlal
A A A
JAKARTA - Menjelang bulan Ramadhan, Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya Kementerian Pendidikan dan Budaya (Kemendikbud) melakukan bersih-bersih Masjid Istiqlal, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (14/5/2018).

Bersih-bersih ini merupakan kegiatan tahunan yang kerap dilakukan oleh Kemendikbud dalam memperingati bulan Ramadhan.

Direktur Warisan dan Diplomasi Budaya Kemendikbud, Nadjamuddin Ramly mengatakan, kegiatan ini merupakan kegiatan resmi yang dilakukan oleh kementrian. Setelah tahun lalu membersihkan tower masjid, kali ini pembersihan dilakukan di halaman masjid.

"Ini merupakan toleransi agama, mencerminkan Indonesia. Kenapa? Karena tidak hanya umat Islam, tetapi seluruh pemeluk agama lain turut hadir dalam kegiatan ini," ucap Nadjamuddin di lokasi kegiatan.

Selain membersihkan masjid, Kemendikbud juga dalam kegiatan Ramadhan nanti membantu mengisi acara lainnya, seperti kegiatan pameran kebudayaan dari Aliansi Wali Songo, seminar tokoh Islam, hingga membantu bagi orang berbuka puasa sebanyak 5.000 paket takjil.

"Kita akan menceritakan tokoh agama seperti Kyai Ahmad Dahlan, Hasyim Azhari, dan Dr Muhammad Natsir. Selain itu kami juga mengajak Monumen Nasional (Monas) untuk menyiapkan pameran tentang Wali Songo dan sultan Islam," ucapnya.

Nadjamuddin berharap, dengan kegiatan bersih bersih tempat ibadah, nantinya akan menjadi role model bagi masjid-masjid di daerah, khususnya di provinsi agar nantinya ikut membersihkan tempat ibadah dalam menjelang Ramadhan.

Pantauan di lokasi, pembersihan dilakukan menyeluruh, tak hanya halaman masjid. Beberapa orang yang merupakan mahasiswa dan mahasiswi pecinta alam melakukan pembersihan di beberapa titik, seperti pagar masjid, hingga tembok-tembok masjid.

Mereka kemudian menyikat kawasan, menyapu debu, hingga mengumpulkan sampah di lingkungan halaman dan taman masjid.

Wakil Ketua Badan Pelaksana Masjid Istiqlal, Bahrun Hayat mengungkapkan terima kasih dalam kegiatan ini. Ini merupakan bukti kepedulian umat Islam serta cerminan bangsa Indonesia dalam sikap toleransi.

Menurutnya, membersihkan masjid terbesar ketiga di dunia ini memang membutuhkan waktu dan orang yang banyak. Sebab pembersihan harus detail dan tidak dilakukan dalam sehari saja.

Setiap harinya, rata rata 7.000 - 8.000 orang umat melakukan kegiatan di tempat ini. Mereka salat, mengaji, hingga kegiatan ekonomi, seminar keagamaan, serta olahraga seperti pencak silat.

Karena fungsinya menjadi tempat ibadah, Istiqlal, diakui Bahrun harus bersih. "Karena begitu ada tawaran membersihkan masjid, kami menyambutnya dengan tangan terbuka," tutupnya.
(mhd)
Berita Terkait
Ramadhan, Bulan Menjaga...
Ramadhan, Bulan Menjaga Lisan dan Mencuci Dosa-dosa
3 Waktu Terkabulnya...
3 Waktu Terkabulnya Doa di Bulan Ramadhan
Muhammadiyah: Puasa...
Muhammadiyah: Puasa Ramadhan Mulai 13 April
Hakikat Kesabaran
Hakikat Kesabaran
Marhaban Ya Syahru Siyam,...
Marhaban Ya Syahru Siyam, Ini 15 Keutamaan Ramadhan dan Dalilnya
9 Nama Julukan Ramadhan...
9 Nama Julukan Ramadhan yang Tidak Dimiliki Bulan Lain
Berita Terkini
Roy Suryo Bakal Ajukan...
Roy Suryo Bakal Ajukan Praperadilan Jilid III soal Penerapan Pasal 35 UU ITE
11 menit yang lalu
UNJ Dampingi Penguatan...
UNJ Dampingi Penguatan Kapasitas Guru PKBM Ghaisan Cendekia
22 menit yang lalu
Bea Cukai-Polri Bongkar...
Bea Cukai-Polri Bongkar Penyelundupan 3.336 Gram Narkotika di Bandara Soekarno-Hatta
36 menit yang lalu
3 Pelaku Pembobolan...
3 Pelaku Pembobolan Bank Jambi Senilai Rp144,82 Miliar Jadi Tersangka
43 menit yang lalu
Pramono Anung Janji...
Pramono Anung Janji JPO Tendean Segera Dibangun Kembali
2 jam yang lalu
Terduga Pelaku Teror...
Terduga Pelaku Teror Bom di Jaksel Jadi Tersangka, Fahira Idris Minta 6 Hal Ini Jadi Perhatian
2 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved