Normalisasi Sungai, Mahasiswa PTN dan PTS Wajib KKN di Citarum

Kamis, 03 Mei 2018 - 15:58 WIB
Normalisasi Sungai,...
Normalisasi Sungai, Mahasiswa PTN dan PTS Wajib KKN di Citarum
A A A
BANDUNG - Pemerintah mengerahkan ratusan perguruan tinggi negeri (PTN) dan swasta (PTS) untuk membersihkan Sungai Citarum melalui kegiatan kuliah kerja nyata (KKN).

Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Ristekdikti) Mohamad Nasir mengatakan, pihaknya akan menginstruksikan seluruh PTN dan PTS di Jawa Barat dan DKI Jakarta agar ikut pada program Citarum Harum. Mahasiswa KKN akan diberi berdasarkan klaster dari hulu hingga hilir Citarum.

"Semua kampus di seluruh Jawa Barat dan DKI Jakarta kami libatkan pada KKN untuk menanggulangi Citarum. Pemerintah menargetkan tujuh tahun selesai. Tetapi untuk kampus ini, harus sudah selesai dalam waktu dua tahun," kata Nasir pada pembukaan acara pameran foto dan riset Citarum di Unpad, Rabu (3/5/2018).

Dia berharap, setiap enam bulan, ada sekitar 250 mahasiswa yang KKN di sepanjang DAS Citarum. Setelah enam bulan, mereka akan diganti oleh mahasiswa lain dari kampus berbeda.

Menurut dia, pihakna sudah melakukan koordinasi dengan semua rektor PTN dan PTS di Jabar dan DKI Jakarta. Bahwa mereka harus menggelar KKN di daerah aliran sungai (DAS) Citarum. Pemerintah, kata dia, akan membuat kapling mulai hulu, tengah, hingga hilir agar target dan standar pencapaiannya terukur.

"Bentuknya nanti pendampingan kepada masyarakat. Selain itu bisa memberikan masukan akan nilai-nilai ekonomi. Bahwa mereka (warga) jangan hanya tergantung kepada sampah dari Citarum," kata dia.

Menurut dia, pendampingan mahasiswa PTN dan PTS sifatnya harus dipertanggungjawabkan. Dalam waktu dua tahun, harus ada hasil yang terukur dan memberi pengaruh signifikan. Misalnya air semakin bersih, masyarakat secara ekonomi baik, kesehatan, dan pendidikan masyarakat sekitar DAS membaik.

Terkait anggaran, lanjut Nasir, pihaknya membebankan kepada pihak kampus. Karena, pemerintah telah mengalokasikan anggaran kepada kampus setiap tahunnya. Dana itu bisa diambil dari pos KKN mahasiswa.

Senada dengan Nasir, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengaku mengapresiasi langkah Kemenristekdikti yang begitu cepat merespons upaya pelestarian Sungai Citarum.

Menurut dia, sungai Citarum mempunyai dampak sangat besar terhadap kehidupan warga Jabar dan Jakarta. Bila kondisinya kotor penuh limbah, dampak terhadap bayi akan kuntet. Sementara, Indonesia menginginkan bonus demografi yang sehat dan bekualitas.

"Saya akan ketemu 3.200 perusahaan yang beroperasi di sekitar Citarum. Kami akan sampaikan, bahayanya kondisi ini (kotor). Agar mereka punya IPAL (instalasi pengolahan air limbah) sendiri. Itu harus jadi struktur cost produk mereka," kata Luhut.
(rhs)
Berita Terkait
Dirjen Dikti: KKN Mahasiswa...
Dirjen Dikti: KKN Mahasiswa Wujudkan Kepedulian ke Masyarakat
Inovasi Program KKN...
Inovasi Program KKN PPM Unand 2023: Daging Buah Pala Dimanfaatkan Menjadi Selai Berkualitas Tinggi
Berikan Kesempatan Mahasiswa...
Berikan Kesempatan Mahasiswa Bekerja di Luar Negeri, USNI Gandeng YOU-I Japan
KKDN di Desa Sinarresmi...
KKDN di Desa Sinarresmi Sukabumi, Mahasiswa S2 Unhan Kaji Pertahanan Nirmiliter
Di Tengah Pandemi, Ini...
Di Tengah Pandemi, Ini yang Dilakukan Para Mahasiswa Saat KKN
LaNyalla Dorong Perguruan...
LaNyalla Dorong Perguruan Tinggi Optimalkan Pengabdian Masyarakat
Berita Terkini
Generasi Emas Intitute...
Generasi Emas Intitute Ajak Anak Muda Wujudkan Indonesia Emas 2045
1 jam yang lalu
Haul Akbar Syekh Yusuf...
Haul Akbar Syekh Yusuf Al-Makassari, Ketum Peradi Profesional Komitmen Wakaf Rumah Tahfiz
1 jam yang lalu
Pemanfaatan Dana Keistimewaan...
Pemanfaatan Dana Keistimewaan Yogyakarta Berhasil Berdayakan Masyarakat
2 jam yang lalu
BMKG Pantau Siklon Tropis...
BMKG Pantau Siklon Tropis NOUL, Waspada Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah
3 jam yang lalu
Kemendagri: Tanggap...
Kemendagri: Tanggap Darurat Aceh Berakhir, Anggaran Pemulihan Disiapkan Rp58,9 Triliun
13 jam yang lalu
Yusril Imbau Dedi Mulyadi...
Yusril Imbau Dedi Mulyadi Tak Bikin Sayembara Tangkap Begal: Khawatir Masyarakat Jadi Main Hakim Sendiri
14 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved