MRT Lebak Bulus-Bundaran HI Dijadwalkan Uji Coba Juni 2018

Kamis, 26 April 2018 - 22:15 WIB
MRT Lebak Bulus-Bundaran...
MRT Lebak Bulus-Bundaran HI Dijadwalkan Uji Coba Juni 2018
A A A
JAKARTA - Progres proyek pembangunan transportasi berbasis rel Mass Rapid Transit (MRT) fase I (Lebak Bulus-bundaran HI) mencapai 93%. PT MRT Jakarta berencana melakukan uji coba pada Juni 2018 mendatang.

Direktur Utama PT MRT Jakarta, William Syahbandar mengatakan, progres konstruksi pembangunan MRT fase I per 25 April sudah mencapai 93,34%, dengan rincian konstruksi layang 90,45% dan bawah tanah 96,24%. Sedangkan untuk kemajuan Depo MRT Lebak Bulus sudah mencapai 94,22%.

"Untuk progres pekerjaan rolling stock mencapai 81,58%. Uji coba kereta untuk train set 1 dilakukan pada Juni mendatang," kata William Syahbandar di Depo Lebak Bulus, Jakarta Selatan, pada Kamis (26/4/2018).

William menjelaskan, uji coba trainset 1 di main line pada Agustus dan trainset 2 di main line pada November. Adapun sertifikasi kereta dengan DJKA di mulai pada Desember 2018 mendatang.

Untuk kesiapan operasi dan pemeliharaan per 25 April, lanjut William mencapai 50,86% dengan rincian persiapan institusi 72,93% dan persiapan sumber daya manusia (SDM) 26,95%. Menurutnya, dalam membangun SDM, MRT berstandar internasional.

"Tenaga pemeriksa dan perawatan sudah dilakukan sertifikasi," ungkapnya. Terkait besaran tarif, William masih menunggu penghitungan biaya proyek dan jumlah penumpang yang diperkirakan.
Nantinya, penghitungan tersebut akan dilaporkan ke Pemprov DKI dan kemudian Pemprov akan memutuskan untuk besaran subsidi.
"Belum ada kisaranya. Terakhir tarif komersil si sekitar Rp18.000, itu tanpa subsidi," ungkapnya.

Kepala Bidang Perkretaapian Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Aditya Dwi Laksana meminta agar Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) sebagai pihak yang berkewenangan membangun transportasi Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi (Jabodetabek) segera turun tangan untuk membuat integrasi moda transportasi yang tidak terbatas di fisik saja.

"Di Dukuh Atas sudah terdapat stasiun masing-masing moda transportasi. Ada bus Transjakarta, kereta api, MRT dan ke depan ada LRT Jabodetabek. Itu hanya fisik, sementara integrasi tiket dan sistem informasi belum terlihat," ujarnya.

Selain itu, lanjut Adit, program OK Otrip yang digagas oleh Pemprov DKI itu harus dikenakan dengan moda transportasi lain, baik itu MRT ataupun LRT. Menurutnya, sistem pembayaran Bank Indonesia harus menjembatani dan tidak boleh mengkotak-kotakan meskipun terkendala regulasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan BUMD.

Banyak moda transportasi yang dibangun oleh BUMD dan BUMN di Jakarta. Namun, masyarakat tidak mengerti hal itu. Artinya, apabila terjadi dua sistem pembayaran dan berbeda tarif, masyarakat rasanya sulit untuk meninggalkan kendaraan pribadi dan berpindah ke angkutan umum.

"Kendala utama bukan sinergi, yang sulit itu regulasi antara BUMN dan BUMD. Keduanya sama-sama mengedepankan keuntungan. Ini harus difasilitasi oleh Bank Indonesia," ucapnya
(whb)
Berita Terkait
Proyek MRT Fase 2A Tahun...
Proyek MRT Fase 2A Tahun Ini Ditargetkan Capai 23%
Begini Progres MRT Fase...
Begini Progres MRT Fase 2 pada Jalur Bundaran HI-Harmoni
Stasiun Thamrin Bakal...
Stasiun Thamrin Bakal Jadi Stasiun MRT Terpanjang, Begini Penampakannya
Pengerjaan MRT Fase...
Pengerjaan MRT Fase II, JPO Bank Indonesia Mulai Dibongkar
Didanai Korsel, DKI...
Didanai Korsel, DKI Bangun MRT Jakarta Fase IV Fatmawati-Kampung Rambutan
Skybridge MRT Lebak...
Skybridge MRT Lebak Bulus Ditargetkan Rampung November Ini
Berita Terkini
41 Hewan Kurban Disalurkan...
41 Hewan Kurban Disalurkan Serentak di 33 Kabupaten dan Kota, Perindo Sumut Perkuat Kepedulian Sosial
35 menit yang lalu
Arus Kendaraan Kembali...
Arus Kendaraan Kembali ke Jabodetabek Meningkat Jelang Berakhirnya Libur Panjang Iduladha
1 jam yang lalu
Sultra Tembus Peringkat...
Sultra Tembus Peringkat Terbaik Nasional di Ajang Kemendagri
1 jam yang lalu
Hasil Autopsi Ungkap...
Hasil Autopsi Ungkap Balita di Bekasi Tewas dengan 32 Tusukan
2 jam yang lalu
3 Embung di Jagakarsa...
3 Embung di Jagakarsa Jaksel yang Cocok untuk Tempat Rekreasi dan Olahraga
2 jam yang lalu
Kukuhkan Pengurus Pusat...
Kukuhkan Pengurus Pusat IKA-Boy Periode 2025-2029, Didik Haryadi Persatukan Perantau Boyolali
3 jam yang lalu
Infografis
Wilayah Pesisir yang...
Wilayah Pesisir yang Berpotensi Dilanda Banjir Rob hingga 21 Juni
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved