Tamu dari Negeri Panda Memang Beda

Senin, 16 April 2018 - 20:00 WIB
Tamu dari Negeri Panda...
Tamu dari Negeri Panda Memang Beda
A A A
DESA Puurui, Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), dulunya hanyalah pemukiman terpencil yang dikelilingi rawa dan hutan belantara. Sejak 2015, saat pabrik PT Virtue Dragon Nikel Industri (VDNI) beroperasi di sini, wajah desa itu berubah total. Pekerja dari berbagai daerah, termasuk dari China, didatangkan ke Puurui. VDNI adalah perusahaan pemurnian nikel milik pengusaha China. Investasinya kurang lebih US$5 juta. Berdasarkan data Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), perusahaan ini mempekerjakan sebanyak 742 orang dari tanah leluhurnya. Jumlah tenaga kerja asing (TKA) sebanyak itu adalah yang terbanyak di Sultra.

Disnakertrans Provinsi Sultra mencatat ada 14 perusahaan di Sultra yang mengimpor TKA. Sampai akhir 2017, ada sebanyak 1.032 orang asing bekerja di daerah ini.

Itu data resminya. Seorang pekerja menyebut pekerja asing di VDNI saja lebih dari itu. Kepala Bidang Pengawasan Ketenagakerjaan Disnakertrans Sultra Makner Sinaga pernah menemukan 210 orang TKA asal China dengan status ilegal. VDNI mempekerjakan TKA melebihi izin penggunaan tenaga kerja asing atau IMTA. "Jadi, yang punya IMTA hanya 532 orang," katanya.

Sebelum bekerja, seharusnya perusahaan mengusulkan rencana penggunaan tenaga kerja asing (RPTKA) ke Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenaker). Setelah disetujui, Kemenaker akan mengeluarkan IMTA kepada TKA yang akan digunakan di perusahaan.

Kemenaker membagi pekerjaan TKA China ke dalam empat kategori, yakni pembimbing, manajemen, pengacara, serta konstruksi untuk pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) dan smelter. Namun, di lapangan sering kali tidak begitu. Banyak tenaga asing itu jadi buruh kasar.

Bagaimana tenaga kerja asing itu masuk ke Indonesia dan bekerja sebagai buruh kasar? Lalu apa respons pemerintah mengenai keberadaan mereka? Simak laporan selengkapnya di Majalah SINDO Weekly Edisi 07/VII/2018 yang terbit Senin (16/4/2018) hari ini.

Tamu dari Negeri Panda Memang Beda
(amm)
Berita Terkait
Usai Bentrok TKA China...
Usai Bentrok TKA China dengan Pekerja Lokal di PT GNI Morut, 70 Terduga Pelaku Ditahan Polisi
Jumlah TKA di Indonesia...
Jumlah TKA di Indonesia Tahun 2022 Sebanyak 96,57 Ribu Pekerja
Bentrokan di PT GNI,...
Bentrokan di PT GNI, Fungsionaris PB HMI Imbau Semua Pihak Menahan Diri
Kedatangan 500 TKA China...
Kedatangan 500 TKA China ke RI Ditegaskan Sesuai Prosedur
Alasan di Balik Perekrutan...
Alasan di Balik Perekrutan 2.500 Pekerja China di Proyek Smelter
34 Pekerja China Masuk...
34 Pekerja China Masuk Indonesia, Ditjen Imigrasi Nyatakan Sesuai Permenkumham
Berita Terkini
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan...
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan Sangihe, Simak Hasil Analisis BMKG
10 menit yang lalu
KH Hasanuddin Kriyani...
KH Hasanuddin Kriyani Resmi Menjadi Sesepuh Pondok Buntet Pesantren
3 jam yang lalu
Perindo Apresiasi Inisiatif...
Perindo Apresiasi Inisiatif Danantara Bangun Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik di Denpasar Raya
3 jam yang lalu
Peningkatan Kualitas...
Peningkatan Kualitas SDM Jadi Syarat Pembangunan Jakarta Menuju Kota Global
6 jam yang lalu
Terowongan Arah Utara...
Terowongan Arah Utara MRT Jakarta Bundaran HI-Kota Rampung Digali, Tembus hingga Kedalaman 28 Meter
6 jam yang lalu
Jampidsus Febrie Adriansyah...
Jampidsus Febrie Adriansyah Mundur, Rumahnya di Jaksel Tak Lagi Dijaga Khusus TNI
7 jam yang lalu
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved