Ritual Khusus Digelar Warga untuk Tenangkan Harimau Bonita yang Mengamuk

Rabu, 04 April 2018 - 17:08 WIB
Ritual Khusus Digelar...
Ritual Khusus Digelar Warga untuk Tenangkan Harimau Bonita yang Mengamuk
A A A
PEKANBARU - Harimau Bonita kembali menampakan diri lagi di kawasan kebun sawit PT Tabungan Haji Indo Plantation (THIP) Kecamatan Pelanggiran Kabupaten Inhil, Riau. Untuk 'menjinakan' harimau Sumatera tersebut, warga membuat ritual khusus.

Ritual ini juga melibatkan warga Pulau Muda yang berbatasan dengan Pelangiran. Dalam ritual itu warga memberikan sesaji. Sesaji itu berisi daging dan buah buahan. Di sekitarnya dinyalakan lilin. Selain masyarakat, ritual ini juga mengikut sertakan tim gabungan TNI, Polri, BBKSDA (Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam) Riau yang tergabung dalam tim rescue.

Ritual atau sesajen itu diadakan di Eboni Estate PT THIP. Kegiatan ini dipimpin oleh tokoh masyarakat. Dalam kegiatan juga dilaksanakan doa bersama untuk keselamatan semua.

"Bagi warga sekitar ritual ini diberi nama sema kampung. Kegiatan ini dipercaya warga untuk keselamatan warga termasuk kelangsungan hidup harimau Sumatera," ucap Humas BBKSDA Riau, Dian Indriati Rabu (4/4/2018).

Tim rescue menyatakan mendukung langkah apapun yang dilakukan warga demi keselamatan masyarakat. Dimana sudah dua warga meninggal diserang si raja hutan tersebut.

Sebelumnya, dua warga di Pelanggiran, Inhil tewas diserang harimau bernama Bonita. Peristiwa pertama terjadi pada 3 Januari 2018 dengan korban Jumiati, karyawati PT THIP.

Kemudian pada 10 Maret, harimau sumatera itu kembali menyerang warga bernama Yusri. Keduanya diterkam di bagian tengkuk.

Organisasi pencinta alam internasional WWF menyatakan, penyerangan harimau ke manusia di Inhil disebabkan hutan beralih fungsi menjadi perkebunan sawit oleh PT THIP dan Hutan Tanaman Industri (HTI) PT Arara Abadi yang merupakan anak perusahaan Indah Kiat Pulp and Paper (IKPP). Petugas sudah beberapa kali menembak bius Bonita. Namun si raja hutan ini bangun lagi, walau sempat tergeletak.

Setelah lama menghilang karena diburu warga, pada 2 April 2017 Bonita kembali menampakan diri di area PT THIP. Seorang pekerja bernama Iwan dikejar. Warga asal Nias, Sumatera Utara ini berhasil selamat dari kejaran si belang karena melompat ke dalam parit.
(sms)
Berita Terkait
Apakah Harimau Adalah...
Apakah Harimau Adalah Kucing? Ini Jawabannya!
5 Bahaya Harimau Sebagai...
5 Bahaya Harimau Sebagai Hewan Peliharaan: Masalah Legalitas hingga Rentan Penyakit
4 Ciri Khas Harimau...
4 Ciri Khas Harimau Sumatera yang Membedakannya dari Jenis Harimau Lain
Menyelamatkan Raja Rimba:...
Menyelamatkan Raja Rimba: Inilah Daftar Habitat Harimau Sumatera di Indonesia
5 Fakta Mencengangkan...
5 Fakta Mencengangkan Harimau Sumatera: Sang Raja Hutan yang Terancam Punah
3 Perbedaan Harimau...
3 Perbedaan Harimau Putih dan Harimau Biasa, Selain dari Warnanya
Berita Terkini
Pemberdayaan UMKM Sawit,...
Pemberdayaan UMKM Sawit, BPDP Raih Penghargaan Medbun Awards
1 jam yang lalu
Hardiyanto Kenneth PDIP...
Hardiyanto Kenneth PDIP Apresiasi Pemprov DKI Jakarta Luncurkan Mobil Klinik Hewan Keliling
10 jam yang lalu
Massa Antikorupsi Dukung...
Massa Antikorupsi Dukung Kortas Tipikor Polri dan KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi
12 jam yang lalu
Penampakan Emas Batangan...
Penampakan Emas Batangan hingga Uang Hasil Penggeledahan 13 Lokasi yang Ditampilkan di Polda Metro Jaya
13 jam yang lalu
Suasana Terkini Rumah...
Suasana Terkini Rumah Jampidsus di Kebayoran Baru: Sepi, Tidak Ada Penjagaan TNI
14 jam yang lalu
3 Pekerja Proyek Tewas...
3 Pekerja Proyek Tewas di Gorong-gorong, Pramono Ungkap 1 Korban Merupakan WNA
14 jam yang lalu
Infografis
34 PTS yang Masuk THE...
34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved