Kawah Sileri Dieng Meletus Freatik dan Semburkan Lumpur

Minggu, 01 April 2018 - 20:52 WIB
Kawah Sileri Dieng Meletus...
Kawah Sileri Dieng Meletus Freatik dan Semburkan Lumpur
A A A
BANJARNEGARA - Kawah Sileri yang berada di Kompleks Gunung Api Dieng di Kecamatan Batur Kabupaten Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah meletus freatik secara tiba-tiba pada Minggu (1/4/2018) pukul 13.42 WIB. Letusan disertai dengan semburan lumpur dengan tinggi 150 meter yang tersebar sejauh 100 meter ke arah timur, 50 meter ke arah utara, 200 meter ke arah selatan, 100 meter ke arah barat laut dan 50 meter ke barat.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, tidak terdeteksi adanya gas beracun dari letusan tersebut. Selain itu gas beracun berupa CO2, H2S dan SO2 tidak terdeteksi.

Sebelum meletus, kata Sutopo, diawali adanya keluar asap hitam setinggi 90 meter, kemudian meletus diikuti asap putih tebal dengan tekanan kuat setinggi 150 meter. "Saat kejadian kondisi hujan sehingga wisatawan tidak banyak yang berkunjung. Tidak ada korban jiwa dari letusan freatik tersebut," kata Sutopo dalam pernyataan tertulis yang dikirimkan ke SINDOnews, Minggu (1/4/2018).

Menurut Sutopo, letusan freaktif adalah jenis letusan gunungapi yang disebabkan adanya tekanan uap air di bagian bawah kawah kemudian mendorong material lumpur, asap dan air yang ada di bagian atasnya.

"Letusan freaktik sulit untuk dideteksi. Dapat terjadi kapan saja, terutama saat musim penghujan dimana adanya massa air yang berada di kawah kemudian terjadi kontak dengan panas di dalam kawah yang selanjutnya terjadi tekanan uap air," timpalnya.

Kawah Sileri, lanjut dia, pernah meletus freatik pada 2 Juli 2017 pukul 11:54:24 WIB, yang melontarkan material lumpur setinggi 150 meter dengan jarak lontaran sejauh 50 meter dari bibir kawah ke arah selatan dan utara.

Material lain yang dikeluarkan pada saat letusan adalah batu dengan diameter 5 - 40 centimeter ke arah selatan dan timur, sedangkan batu berukuran diameter 1 cm – 10 cm dominan kearah utara dan barat. Saat itu wisatawan banyak berkunjung di sekitar Kawah Sileri karena bersamaan libur lebaran.

"BPBD Banjarnegara bersama Pos Pengamatan Gunungapi Dieng PVMBG, TNI, Polri, relawan dan pengelola obyek wisata Dieng terus melakukan pemantauan. Hingga Minggu malam pukul 19.00 WIB menunjukkan tidak adanya letusan susulan," kata dia.

Sutopo menegaskan, aktivitas masyarakat berjalan normal. Tidak ada kepanikan dan pengungsian. Obyek wisata di Komplek Gunungapi Dieng tetap dibuka dan beroperasi normal.

"Masyarakat dan wisatawan tidak diperbolehkan mendekati Kawah Sileri pada jarak 100 meter dari bibir kawah," tandasnya.
(sms)
Berita Terkait
Gunung Dieng Diguncang...
Gunung Dieng Diguncang 48 Kali Gempa, Asap Membubung 60 Meter di Kawah Sileri
Kawah Sileri Pegunungan...
Kawah Sileri Pegunungan Dieng Naik Status Waspada, Warga Masih Berativitas di Zona Merah
Awas! Miliki Gas Mematikan,...
Awas! Miliki Gas Mematikan, Kawah Sileri Gunung Dieng Erupsi Freatik
Pasca-Erupsi, Warga...
Pasca-Erupsi, Warga Dilarang Mendekati Wilayah Kawah Sileri
Erupsi Kawah Sileri...
Erupsi Kawah Sileri Dieng Semburkan Batu dan Lumpur
Begini Kesaksian Warga...
Begini Kesaksian Warga Terkena Material Erupsi Kawah Sileri Dieng
Berita Terkini
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, 27-28 Juni Gratis Naik Transum, Bebas Masuk Ancol dan Ragunan
31 menit yang lalu
Perindo Sulut Rampungkan...
Perindo Sulut Rampungkan Struktur Kecamatan, Bidik 3 Kursi DPRD
1 jam yang lalu
Pramono Perintahkan...
Pramono Perintahkan Investigasi Kasus Pemotongan Kabel Lift JPO Lenteng Agung
2 jam yang lalu
Selain Resmikan RSUD,...
Selain Resmikan RSUD, Prabowo Diagendakan Menghadiri Munas Hipmi di Lampung
4 jam yang lalu
POCE JOBFAIR 2026 di...
POCE JOBFAIR 2026 di UPN Veteran Yogya Hadirkan Ribuan Peluang Karier
4 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Capai 1.000 Meter di Atas Puncak
4 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved