Dituding Bocorkan Aib Instansinya, Sekretaris Dishub Raja Ampat Lapor Polisi

Sabtu, 31 Maret 2018 - 09:02 WIB
Dituding Bocorkan Aib...
Dituding Bocorkan Aib Instansinya, Sekretaris Dishub Raja Ampat Lapor Polisi
A A A
WAISAI - Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Raja Ampat, Tony Seigrits Ratusehaka menempuh jalur hukum atas perlakuan tidak menyenangkan dan tudingan fitnah beberapa stafnya di hadapan Bupati dan Sekda Kabupaten Raja Ampat.

Tony dituding dan difitnah telah membocorkan informasi soal beberapa dugaan kasus korupsi di lingkungan Dinas Perhubungan Kabupaten Raja Ampat kepada pihak Kepolisian Polres Raja Ampat.

Akibatnya, terjadi Operasi Tangkap Tangan (OTT) dugaan pungutan liar retsribusi labuh tambat pada pelabuhan Waisai, Kabupaten Raja Ampat pada Jumat (23/3/2018) pekan kemarin.

Menurut Tony, kejadian keributan yang berujung pada tudingan fitnah dan perbuatan tidak menyenangkan yang dilakukan oleh beberapa stafnya dihadapan Bupati dan Sekda Raja Ampat, terjadi pada kamis (29/3/2018) seusai apel siang di halaman kantor Bupati Raja Ampat.

Menurut Tony, dirinya sebagai pejabat negara dan sekaligus atasan dari para stafnya yang terkena OTT Polres Raja Ampat belum lama ini sangat menyesalkan insiden tersebut, di mana dirinya merasa tidak pernah melaporkan kepada pihak kepolisian adanya dugaan pungli retribusi labuh tambat di dermaga Waisai yang diduga dilakukan oleh sejumlah oknum staf Dishub Raja Ampat tersebut.

"Untuk apa saya laporkan kasus dugaan pungli tersebut, saya sebagai pimpinan mereka sangat menyesalkan insiden keributan di depan Bupati dan pejabat pemda lainnya usai apel siang Kamis kemarin, saya walau tidak dianggap oleh Kepala Dinas dan beberapa staf lainnya untuk apa saya main lapor ke Polisi, apakah mereka ada bukti"ungkap Tony saat berbincang - bincang dengan SINDOnews di Waisai, ibu kota Kabupaten Raja Ampat, Jumat (30/3/2018) malam.

Dengan kejadian tersebut, Tony kemudian melakukan laporan polisi ke pihak SPKT Polres Raja Ampat. Namun dalam prosesnya, akhirnya kasus keributan di kantor Bupati diselesaikan secara kekeluargaan, tetapi dengan beberapa persyaratan.

"Ia jadi kasus ini sudah diselesaikan secara kekeluargaan, namun untuk penanganan awal kami tetap menerima laporan Polisi, dan kami sudah mencoba memfasilitasi kedua belah pihak untuk melakukan mediasi untuk diselesaikan secara kekeluargaan"ujar anggota Polres Raja Ampat yang enggan namanya diberitakan.
(rhs)
Berita Terkait
Lewat Kompetensi Praktik...
Lewat Kompetensi Praktik Lapangan, Praja Diharapkan Paham Pemerintahan Daerah
Sinergi Pemerintah Pusat...
Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah, BSKDN Kemendagri Tekankan Kolaborasi
Pulihkan Ekonomi, Daerah...
Pulihkan Ekonomi, Daerah Utang Rp12,24 Triliun ke Pusat
BSKDN Kemendagri: Konsep...
BSKDN Kemendagri: Konsep ITKPD Upaya Wujudkan Tujuan Otonomi Daerah
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
Majukan Suatu Daerah...
Majukan Suatu Daerah Perlu Merangkul Semua Elemen Termasuk Seniman
Berita Terkini
Fenomena Super New Moon,...
Fenomena Super New Moon, BMKG: Waspadai Banjir Rob pada Hari Ini hingga 22 Juli 2026
23 menit yang lalu
Mendagri Beri Apresiasi...
Mendagri Beri Apresiasi pada Warga, Jembatan Enang-Enang Akan Diperkuat
8 jam yang lalu
Petugas Bea Cukai Pekanbaru...
Petugas Bea Cukai Pekanbaru Gugur saat Jalankan Tugas Pengawasan di Perairan Siak
11 jam yang lalu
Kejati Jakarta Tetapkan...
Kejati Jakarta Tetapkan Tersangka Baru Perkara Proyek Fiktif di Kementerian PU, Negara Rugi Rp16 Miliar
11 jam yang lalu
Tak Hanya Hukum Oknum...
Tak Hanya Hukum Oknum Polisi, Selly DPR Minta Usut Tuntas Penganiayaan Perempuan Cirebon
13 jam yang lalu
Komitmen Perkuat UMKM...
Komitmen Perkuat UMKM dan Lapangan Kerja, Bupati Rudy Susmanto Raih Penghargaan Nasional!
13 jam yang lalu
Infografis
Karier Militer Mayjen...
Karier Militer Mayjen Sineenat Wongvajirapakdi, Selir Istimewa Raja Thailand
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved