Mobil Masuk Jakarta Diusulkan Bayar, Anies: Saya Pelajari Dulu

Minggu, 25 Maret 2018 - 18:15 WIB
Mobil Masuk Jakarta...
Mobil Masuk Jakarta Diusulkan Bayar, Anies: Saya Pelajari Dulu
A A A
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku belum mendapat informasi resmi terkait usulan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) agar kendaraan dari luar Jakarta dikenakan tarif atau bayar, saat masuk Ibu Kota.

Anies akan mempelajari dulu usulan yang bertujuan untuk mengatasi kemacetan di ibu kota itu. "Saya ingin baca lebih detail usulan BPT terlebih dahulu sebelum menanggapinya," ujar Anies singkat, Minggu (25/3/2018)

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Andri Yansyah, juga meminta waktu untuk memberikan pernyataan perihal usulan BPTJ membatasi kendaraan dari luar Jakarta ke Ibu kota.

Namun menurut dia, salah satu pembatasan kendaraan yang paling efektif adalah menggunakan Elektronik Road Pricing (ERP) atau jalan berbayar. Untuk itu, Andri meminta agar seluruh pihak terkait dan masyarakat, membantu percepatan ERP.

Saat ini, sebut Andri, ERP dalam proses lelang dan ditargetkan pemenang lelang akan didapat pada enam bulan mendatang. Sebab, untuk menentukan pemenang lelang diperlukan tiga tahap penilaian. (Baca:KPPU: Lelang Tender ERP Jakarta Berpotensi Pelanggaran Hukum)

Pertama, kualitas perusahaan yang harus benar-benar mampu membangun ERP. Kedua, kemampuan keuangan perusahaan lantaran semuan investasi pembangunan ditanggung perusahaan. Ketiga, evaluasi teknis dan harga melalui uji coba selama tiga bulan.

Pihaknya didampingi oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) untuk melakukan lelang ini. Setelah ada pemenang tender, pembangunan akan dilakukan dan ditargetkan sudah beroperasi di dua kawasan pada pertengahan 2019.

"Kalau pembangunan sudah selesai kami beli dengan pinjaman uang dari bank dan kami cicil. Paling tiga tahun selesai. Operatornya di kami," pungkasnya.
(thm)
Berita Terkait
Pemprov DKI Diminta...
Pemprov DKI Diminta Tak Terburu-buru Terapkan ERP untuk Atasi Kemacetan
Pengamat Ingatkan Pemprov...
Pengamat Ingatkan Pemprov DKI Belajar dari Penolakan ERP di Kota-kota Besar Dunia
Heru Budi: 25 Titik...
Heru Budi: 25 Titik Jalan Berbayar di DKI Bakal Diterapkan Bertahap
Penerapan ERP Masih...
Penerapan ERP Masih Digodok, Pemprov DKI Tampung Masukan Masyarakat
Atasi Kemacetan Jakarta,...
Atasi Kemacetan Jakarta, Pemprov DKI Terapkan Teknologi AI
Atasi Kemacetan, Pemprov...
Atasi Kemacetan, Pemprov DKI Disarankan Kembali Terapkan WFH
Berita Terkini
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Bagikan Pangan Gratis untuk Warga Duri Kepa
7 menit yang lalu
3 Unit Insinerator KKP...
3 Unit Insinerator KKP di Gili Trawangan Masih Menunggu Izin Operasi
11 menit yang lalu
Bagikan Pangan Gratis...
Bagikan Pangan Gratis dan Gelar Senam Sehat, MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Angkat Program Food Rescue untuk Warga Duri Kepa
13 menit yang lalu
Pangdam Mandala Trikora...
Pangdam Mandala Trikora Mayjen Frits Tepis TNI Berangkatkan Mama Sinta ke Jakarta
17 menit yang lalu
Nestapa Siswi SD di...
Nestapa Siswi SD di Sukabumi, Sudah Belajar 6 Bulan tapi Gagal Tuntaskan Ujian Olimpiade karena Listrik Mati
52 menit yang lalu
Bertemu Prabowo, Dirut...
Bertemu Prabowo, Dirut KAI Bocorkan Rencana Stasiun Gambir Terintegrasi KRL
1 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Menggelar Car Free Day di Rasuna Said
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved