Pemda Raja Ampat Bakal Tertibkan Aset yang Dimiliki Oknum Pejabat

Minggu, 25 Maret 2018 - 15:54 WIB
Pemda Raja Ampat Bakal...
Pemda Raja Ampat Bakal Tertibkan Aset yang Dimiliki Oknum Pejabat
A A A
WAISAI - Banyaknya aset pemerintah diduga disalahgunakan dan dimiliki secara sepihak oleh oknum-oknum pejabat yang telah masuk masa pensiun, membuat Pemerintah kabupaten Raja Ampat bereaksi.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah Pemda Raja Ampat, Orideko Burdam mengatakan, pihaknya saat ini sedang melakukan inventarisir terhadap seluruh aset Pemerintah.

Aset-aset tersebut menurut Deko sapaan akrab Orideko Burdam, diantaranya, aset bergerak dan aset tidak bergerak yang ada dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Raja Ampat.

Dikatakan, sebagai langkah awal, pihaknya masih menertibkan mobil dinas di semua OPD, untuk didata ulang. "Masih dalam pendataan diharapkan dalam wakru dekat, sudah clear (untuk penertiban kendaraan dinas. red) tim sudah kerja jadi ada yang ke Kota Sorong mengecek, dan juga menarik mobil dinas yang ada di sana. Di dalam penarikan ini sudah tentu kami akan kerjasama dengan anggota Polres Sorong Kota sehingga mereka juga terlibat," kata Deko saat berbincang-bincang dengan Sindonews di ruang kerjanya.

Setelah melakukan penertiban terhadap kendaraan dinas roda empat, mobil dinas, lanjut Deko, akan dilanjutkan menginventarisir aset-aset yang tidak bergerak seperti tanah, rumah, bangunan serta gedung-gedung lainnya.

"Hal ini kita lakukan supaya aset-aset milik dari pada Pemkab Raja Ampat terdata secara baik, juga terdaftar pada sistem aplikasi serta dapat di pantau langsung oleh seluruh pengawai ASN," sebutnya.

Menurut Deko, penertiban ini juga ditujukan kepada aset-aset Pemda yang di komersialkan dan dikelola oleh pihak ketiga seperti penginapan, Waiwo dive Resort, Waigeo Villa, Acropora, King Dolpin, Waisai Beach dan beberapa aset lainnya.

"Untuk aset tanah, kita akan ukur kembali agar tau luasnya dan dibuatkan sertifikat atas nama Pemkab Raja Ampat. Selain itu, bangunan yang dikomersialkan juga kita akan tertibkan supaya terdata bagus diaplikasi, serta dapat di pantau semua ASN. Sehingga tidak ada aset yang tercecer, apalagi para ASN yang ingin neko-neko di Raja Ampat," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Lewat Kompetensi Praktik...
Lewat Kompetensi Praktik Lapangan, Praja Diharapkan Paham Pemerintahan Daerah
Sinergi Pemerintah Pusat...
Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah, BSKDN Kemendagri Tekankan Kolaborasi
Pulihkan Ekonomi, Daerah...
Pulihkan Ekonomi, Daerah Utang Rp12,24 Triliun ke Pusat
BSKDN Kemendagri: Konsep...
BSKDN Kemendagri: Konsep ITKPD Upaya Wujudkan Tujuan Otonomi Daerah
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
Majukan Suatu Daerah...
Majukan Suatu Daerah Perlu Merangkul Semua Elemen Termasuk Seniman
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
1 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
2 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
3 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
3 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
3 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
3 jam yang lalu
Infografis
Profil Rudi Margono...
Profil Rudi Margono yang Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved