517 Wisatawan Jepang Berlabuh di Semarang dengan Kapal Pesiar Ocean Dream

Minggu, 25 Maret 2018 - 08:04 WIB
517 Wisatawan Jepang...
517 Wisatawan Jepang Berlabuh di Semarang dengan Kapal Pesiar Ocean Dream
A A A
SEMARANG - Sebanyak 517 wisatawan Jepang berlabuh di dermaga Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Mereka menempuh perjalanan panjang dari Yokohama, Jepang, dengan kapal pesiar Ocean Dream.

“Ini merupakan kunjungan ke Jawa Tengah untuk pertama kali. Nanti mereka akan mengikuti city tour di Semarang dan Candi Borobudur,” kata Kasi Promosi Disporapar Jateng, Mieke, Sabtu 24 Maret 2018.

Dia mengatakan, wisatawan mancanegara itu akan diajak berkeliling untuk melihat bangunan-bangunan ikonik Kota Semarang. City tour itu di antaranya akan mengunjungi Kota Lama, Lawang Sewu, serta mengunjungi beberapa sekolah.

“Wisman Jepang memang menjadi salah satu target prioritas yang akan kami tarik ke Jawa Tengah, selain China, Thailand dan Timur Tengah. Agar mereka tidak hanya kenal Bali tapi juga mengetahui Jawa Tengah memiliki potensi wisata yang bagus juga,” terangnya.

Untuk menarik kesan wisatawan, berbagai rangkaian kegiatan disiapkan untuk pemyambutan. Tak hanya pemberian cenderamata, mereka juga mendapat suguhan hiburan berupa pertunjukan seni tradisional yang diiringi gamelan dan tari.

“Penyambutan di Jawa Tengah ini paling meriah. Bahkan, Bali kalah dalam penyambutannya. Sepertinya benar-benar disiapkan dengan serius. Kami sangat senang dan ini sangat berkesan, terlebih pertunjukan tradisi itu,” ujar Deck Administrator Ocean Dream, Judaswara Virga.

Pada pelayaran kali ini, Ocean Dream yang berbendera Panama tersebut bertolak dari Yokohama pada 7 Maret, dan kembali tiba di sana pada 23 April. Berlabuh di Koror Palau, Chile, Dili, Benoa, Semarang, Klang Malaysia, Yangon Myanmar, Singapore, Kamboja, Hainan China dan kembali ke Yokohama.

Ocean Dream merupakan salah satu kapal pesiar mewah yang diproduksi pada 1981. Kapal itu mulai berlayar untuk Carnival Cruise Line sebagai Tropicale pada 1982 dengan panjang 205 meter dan mampu membawa 1.422 penumpang dan awak kapal 550.

“Kapal ini menjadi bagian dari PBB peace boat yang mengusung misi kemanusiaan. Juga melakukan kampanye antinuklir, termasuk kampanye perdamaian,” pungkasnya.
(wib)
Berita Terkait
Wagub Bali Respons Wacana...
Wagub Bali Respons Wacana Wisman Dikenai Pajak: Pariwisata Bali Akan Makin Berkualitas
Sambut Wisatawan Internasional,...
Sambut Wisatawan Internasional, Turki Gencarkan Vaksinasi Pekerja Pariwisata
September, Bali Dibuka...
September, Bali Dibuka untuk Wisatawan Mancanegara
10 Kota yang Meraih...
10 Kota yang Meraih Pendapatan Besar dari Wisatawan, Nomor 4 dan 9 dari Asia
Kemenparekraf Bersiap...
Kemenparekraf Bersiap Buka Keran Wisatawan Mancanegara
Kunjungan Wisman Meningkat...
Kunjungan Wisman Meningkat 4,57%, Pariwisata Indonesia Mulai Menggeliat
Berita Terkini
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
31 menit yang lalu
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
2 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
2 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
2 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
4 jam yang lalu
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
5 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved