Ini Aktor di Balik Tumpukan Sampah Gulungan Kabel di Saluran Air

Selasa, 20 Maret 2018 - 09:22 WIB
Ini Aktor di Balik Tumpukan...
Ini Aktor di Balik Tumpukan Sampah Gulungan Kabel di Saluran Air
A A A
JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta menduga sampah kulit kabel yang kembali ditemukan di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, merupakan ulah para pencuri tembaga kabel. Dugaan ini berdasarkan pengalaman kasus serupa yang terjadi pada 2016 silam.

Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Pusat Dicky Suherlan mengatakan, gulungan sampah kulit kabel yang kembali ditemukan pada Minggu lalu merupakan ulah maling yang hendak mencuri tembaga kabel yang sudah tak dipakai. Dicky pun menyamakan dengan kasus serupa yakni gulungan kabel pada Maret 2016 di titik yang sama, yakni dari depan Gedung Balai Kota hingga Lemhanas.

"Kami menemukannya dari depan gedung Balai Kota sampai Lemhanas. Jadi itu kan ada kabel-kabel yang sudah tidak dipakai lagi, si maling itu ngambilin, jalurnya melalui saluran. Mereka hanya mengambil tembaganya saja," kata Dicky kepada wartawan, Selasa (19/3/2018).

Dicky tak menduga jika petugas kembali menemukan kulit-kulit kabel yang beratnya mencapai 13 meter kubik tersebut. Padahal, para petugas rutin melakukan pengecekan sejak kulit kabel ditemukan pada Maret 2016 lalu.( Baca: Sampah Kulit Kabel Kembali Ditemukan di Drainase Merdeka Selatan )

"Kejadiannya waktu itu tahun 2016, setelah kami susuri semua Jalan Medan Merdeka, enggak ada lagi. Lalu kami cek lagi Desember 2017, clear. Ketemu lagi pas kemarin," ujarnya.

Dicky menuturkan, petugas telah melakukan penelusurusan penelusuran kembali ke gorong-gorong di Jalan Medan Merdeka Selatan, Utara, Timur dan Barat hingga tak lagi menemukan gulungan kulit kabel.

Dicky mengatakan tumpukan gulungan kabel bisa berpotensi mengganggu aliran air hingga menyebabkan saluran tersumbat.
"Kemarin kami cek, ada tanah-tanah galiannya juga, namun tidak sampai menyebabkan saluran tersumbat total. Tapi kalau enggak dibersihkan ya lama-lama tersumbat hingga timbul genangan air kalau hujan," ujar Dicky.

Saat ditanya apakah akan melaporkan hal tersebut ke kepolisian, Dicky mengaku tidak akan melakukan hal tersebut."Kita hanya mengangkut saja, kita kan bukan pemilik kabel tersebut," tuturnya.
(whb)
Berita Terkait
Fasilitas Pengolahan...
Fasilitas Pengolahan Sampah RDF Rorotan Beroperasi Akhir 2024
Lebaran, Volume Sampah...
Lebaran, Volume Sampah Warga Jakarta Menurun
Imbas Aksi May Day 2023,...
Imbas Aksi May Day 2023, Pemprov DKI Jakarta Angkut 30 Ton Sampah
Pemprov DKI Bakal Kerahkan...
Pemprov DKI Bakal Kerahkan Drone untuk OTT Pembuang Sampah di Bantaran Kali
PLN EPI-Pemprov DKI...
PLN EPI-Pemprov DKI Jakarta Olah Sampah Jadi Bahan Bakar
Inilah Ragam Teknologi...
Inilah Ragam Teknologi Pengolahan Sampah untuk Perkuat ITF Sarana Jaya
Berita Terkini
BNPB: Bencana Banjir...
BNPB: Bencana Banjir hingga Karhutla Melanda 4 Daerah
49 menit yang lalu
Kemenhut Bongkar Perdagangan...
Kemenhut Bongkar Perdagangan 100 Satwa Dilindungi dari Papua, 2 Oknum Aparat Ditangkap
1 jam yang lalu
Kemendagri Sebut Transformasi...
Kemendagri Sebut Transformasi BUMD sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah
1 jam yang lalu
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, PSI Perkuat Konsolidasi Akar Rumput di Kalimantan
1 jam yang lalu
Konsolidasi Kekuatan...
Konsolidasi Kekuatan di Jawa Barat, Perindo Targetkan Basis Kemenangan dan Model Nasional
3 jam yang lalu
Polisi Sebut Aksi Unjuk...
Polisi Sebut Aksi Unjuk Rasa BEM UI di Bundaran HI Tak Sesuai Aturan
3 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved