Potensi Kabupaten Mappi Papua Belum Dapat Perhatian Serius

Rabu, 07 Maret 2018 - 08:31 WIB
Potensi Kabupaten Mappi...
Potensi Kabupaten Mappi Papua Belum Dapat Perhatian Serius
A A A
JAKARTA - Meskipun memiliki wilayah dengan potensi sumber alam yang sangat besar dalam bidang pertanian, perkebunan dan perikanan. Namun Kabupaten Mappi Papua, belum mendapatkan perhatian serius dari pemerintah pusat.

Sarana infrastruktur, kesehatan, pendidikan, sumber daya manusia hingga potensi pariwisata di wilayah hasil pemekaran Kabupaten Merauke ini dinilai masih belum dikategorikan sangat tertinggal.

Untuk itu, Bupati Mappi, Papua, Kristosimus Agawemu meminta pemerintah pusat ikut membangun Mappi yang 90 persen wilayahnya perairan atau sungai. Menurutnya, pembangunan secara masif harus segera dilakukan, sehingga menjadi wilayah maju, seperti wilayah lainnya di Indonesia.

“Kondisi Kabupaten Mappi Papua, sangat minim infrastruktur dasar. Mulai dari dari gedung kantor, infrastruktur jalan, sarana pendidikan, kesehatan, pengembangan ekonomi masyarakat, hingga transportasi sangat minim”, tegas Bupati Mappi Papua, Kristosimus Agawemu, dalam keterangan resminya, di Jakarta, Rabu (7/3/2018).

Apalagi menurutnya, APBD yang hanya senilai Rp1,2 triliun dinilai tidak memadai untuk melakukan pembangunan secara masif, akibat letak geografis yang 90 persen sungai. Pihaknya meminta dukungan pemerintah pusat untuk melakukan pembangunan yang berdampak langsung bagi rakyat dan menjadi daerah berkembang dan maju.

Kristosimus Agawemu berharap pemerintah pusat bisa merealisasikan pengembangan pelabuhan, bandar udara, pembenahan konektivitas angkutan sungai yang menghubungkan antar distrik dan kabupaten melalui kapal, di wilayah dengan luas mencapai 28.518 Kilometer persegi tersebut.

“Jika ingin berkembang dan maju, butuh beberapa hal, yaitu pengembangan pelabuhan, bandar udara, pengembangan konektivitas angkutan sungai yang menghubungkan distrik atau antar kampung hingga kabupaten dengan menggunakan kapal,” katanya.

Tidak hanya itu, pemberdayaan ekonomi masyarakat di wilayah tersebut juga masuk dalam kategori tertinggal. Belum lagi sarana pendidikan, mulai dari gedung sekolah, infrastruktur, tenaga guru dan fasilitas penunjang, sangat jauh dari harapan.

“Posisi kami saat ini ada 260 kampung dengan sekolah dibawah standar. Kurang tenaga guru, tenaga medis. Kami sangat membutuhkan 9 disiplin ilmu tenaga kesehatan,” ujar Bupati Mappi.

Ia mengaku, kasus gizi buruk dan campak di Kabupaten Asmat, yang menyebabkan 68 orang meninggal dunia, bisa juga melanda Kabupaten Mappi, karena minimnya pelayanan dan fasilitas kesehatan di wilayah tersebut.
(nfl)
Berita Terkait
Menuju Tata Kelola Barang...
Menuju Tata Kelola Barang Milik Daerah yang Lebih Baik
Disorot KPK, 1.400 Aset...
Disorot KPK, 1.400 Aset Pemkot Palembang Belum Tersertifikasi
Pemkot Makassar Bakal...
Pemkot Makassar Bakal Evaluasi Kerjasama Pengelolaan Aset Karebosi
Dewan Minta Dugaan Penyerobotan...
Dewan Minta Dugaan Penyerobotan Fasum di Tello Segera Diselesaikan
Terminal Daya Mati Suri,...
Terminal Daya Mati Suri, Dewan Desak Percepat Penyelesaian Aset
Hindari Sengketa, BKAD...
Hindari Sengketa, BKAD Diminta Sertifikasi Seluruh Aset Kota Bogor
Berita Terkini
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
2 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
3 jam yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
3 jam yang lalu
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
5 jam yang lalu
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
12 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
13 jam yang lalu
Infografis
20 Kolonel Pecah Bintang...
20 Kolonel Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved