Larang Mahasiswinya Bercadar, Ini Kata Rektor UIN Yogyakarta

Senin, 05 Maret 2018 - 19:19 WIB
Larang Mahasiswinya...
Larang Mahasiswinya Bercadar, Ini Kata Rektor UIN Yogyakarta
A A A
YOGAYAKARTA - Universitas Islam Negeri (UIN) Yogyakarta melarang penggunaan cadar bagi mahasiswinya. Pernyataan ini disampaikan Rektor UIN Sunan Kalijaga Prof Yudian Wahyudi dalam jumpa pers di kampus setempat.

Menurut Yudian, hadirnya UIN sebagai kampus yang Islam moderat, berkeadilan, atau Islam Nusantara menitikberatkan kepada cinta Tanah Air. Menurutnya, kehadiran mahasiswa bercadar yang mempresentasikan HTI adalah bentuk penghianatan.

“Apa yang mereka lakukan hari ini bisa dikatakan tersesat sebagai ideologi politik. Jika betul meminta kilafah ini kudeta, pemberontakan,” terangnya.

Saat ini, tercatat ada 41 mahasiswi UIN yang menggunakan cadar. “Ingat ya HTI sudah dibubarkan oleh pemerintah. Sampai belum adanya keputusan pengadilan yang incrah aturan (pelarangan cadar) itu berlaku. Kita temukan orang-orang HTI di kampus akan kita proses. Kalau mau kembali ke republik ya lepas HTI. Kalau tidak mau ya silakan keluar. Jangan masukkan kami ke neraka politik pendidikan,” tegasnya.

Saat ditanya apakah UIN telah melakukan penelitian terkait mahasiswi bercadar itu terlibat HTI, Yudian mengatakan sebagai pemegang otoritas di kampus pihaknya berhak melakukan pelarangan itu.

“Indikasinya mengelompok sendiri tak mau berkumpul degan yang lain, (nanti) tiba-tiba ditangkap polisi. Mumpung sebelum terjadi, dilarang sebelum mencelakakan. Memakai cadar kalau bertamu boleh. Kalau di kampus (mahasiswi) dilarang, Kalau tidak dilarang akan menimbulan kerugian mudarat. Kami sebagai otoritas kampus berhak melarang,” tegasnya.

Yudian berharap mahasiswa yang sudah terdata ini diharapkan melakukan koseling sebanyak 10 kali pertemuan dengan durasi tertentu. Konseling akan dilakukan oleh tim dosen. Setelah dilakukan konseling harapannya mereka akan memutuskan meninggalkan keanggotan di HTI.

“Kalau sudah dikonseling dan mereka tidak memutuskan (keluar dari HTI) kita yang memutuskan. Kita minta mereka pindah kampus, karena mereka ini hanya anak yang tertipu. Saya yakin mereka kalau sudah dikonseling akan sembuh,” tegasnya.

Mulai semester depan UIN Sunan Kalijaga juga mewajibkan mahasiswi baru untuk belajar baca tulis Aquran termasuk belajar tentang hubungan antara Islam dan Pancasila. Mahasiswa baru akan dites baca tulis Alquran jika tidak bisa maka mereka akan dimasukkan ke asrama untuk digembleng agama.

Terpisah, meski sama-sama sebagai kampus negeri, Universitas Gadjah Mada (UGM) mengaku tidak akan menerapkan kebijakan tersebut. Kepala Bagian Humas dan Protokol UGM, Dr Iva Ariani menyebutkan, sampai saat ini di UGM tidak ada larangan mahasiswi menggunakan cadar.

Menurut Iva, UGM saat ini lebih fokus bagaimana menumbuhkan nilai-nilai nasionalisme untuk menunjukkan jati diri sebagai mahasiswa yang menjunjung nilai-nilai kebangsaan, nasionalis, pancasila seperti jati diri UGM. “Proses menumbuhkan nilai dan semangat itu terus digaungkan dlm setiap kegiatan baik akademik maupun non alademik di lingk UGM,” terangnya melalui pesan singkat WhatsApp ke wartawan.
(rhs)
Berita Terkait
Aksi Dosen dari 35 PTN...
Aksi Dosen dari 35 PTN Baru Tuntut Status Kepegawaian
7 Universitas yang Menyediakan...
7 Universitas yang Menyediakan Jurusan Kuliah Olahraga, Bisa Jadi Rekomendasi Calon Mahasiswa
UGM Perguruan Tinggi...
UGM Perguruan Tinggi Terbaik Indonesia 2020 Versi 4ICU
Syarat dan Alur Penerimaan...
Syarat dan Alur Penerimaan Mahasiswa Baru Sekolah Tinggi Multimedia MMTC Yogyakarta
UNY Buka Prodi Baru...
UNY Buka Prodi Baru S2 Kebijakan Pendidikan, Tertarik?
Tim Mahasiswa UNY Racik...
Tim Mahasiswa UNY Racik Daun Krokot dan Stevia Jadi Teh Pereda Nyeri Haid
Berita Terkini
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
1 jam yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
1 jam yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
2 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
3 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
4 jam yang lalu
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
4 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved