DPD Siap Kawal Pengembangan Pariwisata di Gunungkidul

Rabu, 28 Februari 2018 - 20:15 WIB
DPD Siap Kawal Pengembangan...
DPD Siap Kawal Pengembangan Pariwisata di Gunungkidul
A A A
GUNUNGKIDUL - Perkembangan pariwisata di Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) benar-benar membuat nama Kabupaten terluas di DIY ini semakin dikenal. Bahkan, Dewan Perwakilan Daerah (DPD) yang berasal dari DIY siap memberikan support dan mengawal sehingga perkembangan pariwisata bisa dirasakan oleh warga masyarakat.

Dalam agenda reses yang dilakukan di Dusun Klayar, Desa Kedungpoh, Kecamatan Nglipar, Gunungkidul, DIY, tiga anggota DPD masing-masing GKR Hemas, Afnan Hadikusumo, serta M Hafidz Asrom mengakui perkembangan pariwisata di Gunungkidul. Kabupaten yang dahulu terkenal gersang dan tandus ini sudah berubah menjadi daerah tujuan wisata utama di DIY.

"Sekarang tinggal penataannya bagaimana, apakah ada kerja sama yang baik antara pemkab dan desa. Ini sangat penting," ujar Wakil Ketua DPD GKR Hemas saat reses di Gunungkidul, Rabu (28/2/2018).

Menurutnya, harus ada pembicaraan antara pemerintah desa dan pemkab. Misalnya, desa-desa yang memiliki destinasi wisata mendapatkan pengembalian dari retribusi. "Hal ini penting sehingga ada asas keadilan," ujar istri Gubernur DIY tersebut.

Begitu juga pendapat Afnan Hadikusumo. Dia berpendapat pemkab dan masyarakat harus benar-benar menata destinasi wisata yang ada. Pengemasan kawasan wisata sangat penting dilakukan sehingga wisatawan akan terkesan saat mengunjungi destinasi wisata. "Kita akan upayakan bagaimana pengemasan wisata yang baik dan menarik," ujarnya.

Cucu salah satu sesepuh Muhammadiyah Ki Bagus Hadikusumo ini juga berharap warga yang memiliki destinasi wisata baru tidak terburu-buru untuk membuat pemasaran tanpa didukung analisa baik infrastruktur struktur dan juga pengemasan yang baik. "Kalau nekat justru menjadi blunder dan membuat wisatawan merasa tidak puas dan seperti tertipu."

Afnan meminta ada koordinasi yang baik sehingga perkembangan pariwisata bisa memberikan manfaat bagi masyarakat dan juga Pemkab Gunungkidul. "Potensinya luar biasa, sekarang tinggal bagaimana mengemas dan mengelolanya," lanjut dia.

M Hafidz Asrom mengatakan, Gunungkidul bisa memanfaatkan alam yang memang indah. Kreasi masyarakat dengan memanfaatkan alam luar biasa. "Kita berharap desa kreatif, semua harus dilengkapi untuk menarik wisatawan," katanya.

Saat ini, banyak dana dari kementerian yang bisa diakses desa dan kabupaten. Dua kementerian yang terus menggelontorkan dana adalah Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) serta Kementerian Pariwisata. "Semua bisa diakses bersama," ucapnya.
(zik)
Berita Terkait
Jadi Momok Wisatawan,...
Jadi Momok Wisatawan, Aturan Karantina Pariwisata Dihapus?
World Tourism Day 2020...
World Tourism Day 2020 Jadi Momentum Pengembangan Pariwisata di Pedesaan
Dongkrak Pariwisata,...
Dongkrak Pariwisata, Jabar Kembangkan 76 Objek Wisata Baru Berbasis Alam
Kehadiran Wahana Terbesar...
Kehadiran Wahana Terbesar Bakal Bangkitkan Pariwisata Bali
Dorong Pariwisata Indonesia...
Dorong Pariwisata Indonesia Makin Mendunia Lewat Konten YouTube
Industri Pariwisata...
Industri Pariwisata Bali Siap Jalani New Normal Pariwisata
Berita Terkini
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
43 menit yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
1 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
1 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
1 jam yang lalu
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
1 jam yang lalu
Pimpin ASEAN Smart Cities,...
Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved