Buntut Pemerasan, Calo Diburu dan PO Sari Indah Dilarang Beroperasi

Senin, 19 Februari 2018 - 16:22 WIB
Buntut Pemerasan, Calo...
Buntut Pemerasan, Calo Diburu dan PO Sari Indah Dilarang Beroperasi
A A A
SURABAYA - Video pemerasan yang diduga dilakukan oknum calo atau crew bus Sari Indah terhadap salah seorang penumpang di Terminal Purabaya meresahkan masyarakat. Kini, oknum calo itu sedang diburu pihak kepolisian. Dishub Kota Surabaya pun akhirnya melarang PO Sari Indah beroperasi.

Potongan video yang tersebar di berbagai media sosial itu terlihat dua oknum mendekati calon penumpang bus untuk menarik karcis. Mereka memaksa calon penumpang membayar tiket dengan harga yang tidak sesuai harga sebenarnya. Bahkan, mereka menarif harga tiket sampai empat kali lipat dari harga normal.

Kepala Dishub Kota Surabaya Irvan Wahyudrajat menuturkan, saat ini pihaknya bersama jajaran kepolisian dan TNI sedang mencari calo atau crew bus Sari Indah yang terlibat dalam aksi tidak terpuji itu. Bahkan, pihaknya tidak memperbolehkan PO bus Sari Indah beroperasi untuk sementara.

“Kami masih belum tahu siapa pelakunya, tapi yang jelas, kami tidak mengizinkan bus Sari Indah untuk beroperasi," ujar Irvan, Senin (19/2/2018).

Dishub juga melaporkan kejadian ini kepada Kementerian Perhubungan agar pihak bus mendapat teguran dan segera ditindaklanjuti. Aksi crew bus sudah jelas-jelas memberikan kerugian bagi penumpang.

Nantinya, lanjut Irvan, apabila calo atau crew bus Sari Indah yang berada di dalam video sudah ditangkap, dirinya akan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak yang berwajib.

"Biar pihak yang berwajib menindaklanjuti penegak hukum sesuai prosedur,” ungkapnya.

Irvan membeberkan, kejadian pemerasan yang dilakukan calo atau crew bus Sari Indah disebabkan karena penumpang tidak mengetahui jalur masuk bus. Dirinya menduga calon penumpang yang ada di dalam video itu masuk melalui pintu keluar.

Kondisi itu, membuat para calo dengan leluasa mengelabui calon penumpang. “Biasanya penumpang langsung ditarik dan dipaksa. Sulit memang, membedakan crew atau calo bus,” tegasnya.

Kendati demikian, kata Irvan, kejadian semacam ini sebenarnya tidak perlu terjadi. Sebab, dishub telah memfasilitasi pemesanan tiket secara online dengan nama e-tiket bagi penumpang yang ingin menggunakan moda transportasi bus.

“Salah satu fasilitas ini untuk menghindari sekaligus mengamankan penumpang dari praktik calo,” ucap alumnus Institut Teknologi Sepuluh November tersebut.

Selain itu, Irvan bersama Kementerian Perhubungan mengimbau agar seluruh bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dipasang CCTV. Hal ini dilakukan untuk memudahkan penegak hukum saat menangkap oknum yang melakukan praktik-praktik calo di dalam bus.

Tidak hanya itu, Irvan juga meminta kepada Kementerian Perhubungan untuk mengatur kembali aturan tarif bus AKAP dan non-ekonomi yang selama ini ditentukan oleh operator bus.

Kasubnit Operasional Terminal Purabaya Hardjo menjelaskan, praktik calo memang terjadi di Terminal Purabaya. Aksi calo tersebut sudah terjadi sebelumnya sebanyak dua kali. Kejadian yang ketiga ini disebutkan yang paling parah, sebelumnya pihak Sari Indah telah ditegur dan dimintai pertanggungjawaban serta berjanji tidak akan mengulangi lagi.
(rhs)
Berita Terkait
Simpang Susun Romokalisari,...
Simpang Susun Romokalisari, Penyambung Transportasi Tiga Kota
Menhub Minta Medan dan...
Menhub Minta Medan dan Surabaya Bikin Transportasi Terpadu
Proyek Kereta Cepat...
Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Dinilai Tak Mendesak, Hanya Keinginan Bukan Kebutuhan
Pelaku Pemerasan Tiga...
Pelaku Pemerasan Tiga Pejabat Pemkot Solo Diciduk
Ngaku Polisi dan Peras...
Ngaku Polisi dan Peras Pembeli BBM Jerigen, 3 Warga Surabaya Ini Diringkus
Protokol Kesehatan di...
Protokol Kesehatan di Berbagai Tempat Ditetapkan dengan Ketat
Berita Terkini
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
26 menit yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
52 menit yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
2 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
2 jam yang lalu
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
3 jam yang lalu
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
4 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved