OK Otrip Tanah Abang Terkendala Tarif Kilometer

Senin, 19 Februari 2018 - 08:15 WIB
OK Otrip Tanah Abang...
OK Otrip Tanah Abang Terkendala Tarif Kilometer
A A A
JAKARTA - Pemprov DKI terus berupaya merealisasikan OK Otrip angkot trayek Tanah Abang, Jakarta Pusat. Penyesuaian tarif rupiah per kilometer yang belum disepakati akan diputuskan pekan ini.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Andri Yansyah mengatakan, program OK Otrip untuk angkot trayek Tanah Abang saat ini masuk dalam tahap penyesuaian tarif rupiah per kilometer. Menurutnya, untuk menentukan penyesuaian tersebut, tim yang terdiri dari Dinas Perhubungan, organda, operator, pemilik angkot dan PT Transportasi Jakarta akan melakukan survei terlebih dahulu pada pekan ini.

"Kalau tarif sudah disepakati, OK Otrip sudah bisa dioperasikan. Kemungkinan awal Maret," kata Andri Yasnyah saat dihubungi pada Minggu, 18 Februari 2018 kemarin.

Andri menjelaskan, tarif Rp3.3459 per kilometer yang ditawarkan sebelumnya itu berlaku bagi angkot trayek yang melintasi pemukiman dengan jarak 195 kilometer. Kondisi lalu lintas trayek pemukiman cenderung lancar dan bisa ditempuh tanpa ada kesulitan.

Sementara, lanjut Andri, kondisi lalu lintas trayek Tanah Abang cenderung padat dan operasional kilometernya tidak mencapai 195 km. Bahkan mendekati sampai 170-180 kilometer saja sulit dilakukan dalam operasional sehari-hari.

"Para pemilik angkot infonya sanggup 150 kilometer. Kalau begitu kan tarif per kilometernya bisa naik dari Rp3.459 karena kilometernya kurang dari 195. Tapi kita akan survei dulu untuk putuskan tarif rupiah perkilometer," ungkapnya.

Penyesuaian tarif rupiah per kilometer yang dilakukan di Tanah Abang itu, lanjut Andri akan menjadi triger percepatan OK Otrip di trayek lainnya. Dia berharap dengan adanya penyesuaian tarif, para operator atau pemilik angkot yang enggan bergabung lantaran tidak sepakat tarif yang ditawarkan Rp3.459 segera bergabung dalam OK Otrip.
(whb)
Berita Terkait
Kecelakaan Timpa Angkot...
Kecelakaan Timpa Angkot Jak Lingko di Depan Puspom Jakpus
Anies Integrasikan Seluruh...
Anies Integrasikan Seluruh Transportasi Umum di Jakarta Lewat Jak Lingko
10.047 Angkot Bakal...
10.047 Angkot Bakal Terintegrasi dengan Jak Lingko pada 2030
Pembenahan dan Integrasi...
Pembenahan dan Integrasi Transportasi Umum, Daerah Diminta Contoh Jakarta
Antrean Jak Lingko Bikin...
Antrean Jak Lingko Bikin Macet Tanah Abang
6 Perbedaan Jak Lingko...
6 Perbedaan Jak Lingko dan Angkot Biasa
Berita Terkini
UI Tegaskan Kajian BEM...
UI Tegaskan Kajian BEM Psikologi soal LGBT Bukan Sikap Resmi Kampus
17 menit yang lalu
Warga Pertanyakan Perubahan...
Warga Pertanyakan Perubahan Aliran Kali Cikokol dan Luas Taman Potret
1 jam yang lalu
BMKG Operasikan Radar...
BMKG Operasikan Radar Laut Canggih di Sumatera, Percepat Peringatan Dini Tsunami
2 jam yang lalu
Soroti Kasus Penyiksaan...
Soroti Kasus Penyiksaan di Bandung, Wakil Ketua DPRD Jabar Gagas Siskamling Digital
2 jam yang lalu
Gunung Semeru Erupsi...
Gunung Semeru Erupsi Setinggi 1,4 Km, PVMBG: Waspada Awan Panas dan Guguran Lava
3 jam yang lalu
BNN dan Bea Cukai Gagalkan...
BNN dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Kuncup Bunga Kanabis Asal Thailand
12 jam yang lalu
Infografis
Sejumlah Pabrik di China...
Sejumlah Pabrik di China Mulai Stop Produksi Akibat Tarif AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved