Anak Zaman Now Diajak Meneladani Ki Bagus Hadikusumo

Sabtu, 10 Februari 2018 - 05:16 WIB
Anak Zaman Now Diajak...
Anak Zaman Now Diajak Meneladani Ki Bagus Hadikusumo
A A A
YOGYAKARTA - Ratusan anak muda dari berbagai kampus dan puluhan kader muhammadiyah, diajak menonton film “Toedjoeh Kata” di Aula Gedung Muhammadiyah DIY, Jalan Gedong Kuning, Rejowinangun, Yogyakarta, Jumat malam (9/2/2018).

Film pendek Toedjoeh Kata ini menceritakan peristiwa dibalik pengubahan piagam Jakarta. Film ini menyoroti perubahan tuju kata “Kewajiban menjalan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”. Film ini menceritakan perjuangan dan pergolakan batin tokoh pahlawan Nasional Ki Bagus Hadikusumo yang rela menghapuskan tujuh kata tersebut demi persatuan bangsa pada saat permulaan sidang PPKI pada 18 Agustus 1945.

Acara ini dikemas dalam Sosialisasi Empat Pilar, Pemutaran Film “Toedjoeh Kata” Tentang Sejarah UUD 45. Kegiatan ini juga menghadirkan Afnan Hadikusumo, cucu Ki Bagus Hadikusumo yang saat ini menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPD) dari DIY. Menurut Afnan, banyak tauldan yang bisa diambil dari film tersebut. “Bahwa Pancasila dan seluruh isinya sebenarnya adalah hadiah atau pengorbanan umat Islam. Karena sebagai mayoritas tapi mau mengalah menghilangkan tujuh kata tersebut,” terang Afnan.

Menurut Afnan film ini juga memberikan ketauladanan tentang toleransi umat beragama, saling menghormati dan saling memberi. Ki Bagus Hadikusumo juga mengajarkan bagaimana memegang prinsip yang teguh. “Ini menjadi tauldan. Kalau menjadi pejabat bagaimana memegang prinsip tidak mudah digoyah hanya karena materi. Sangat berbahaya kalau kita punya wakil rakyat yang tidak bisa memegang prinsip,” terangnya.

Kepada wartawan usai acara Afnan menjelaskan pemutaran film ini sengaja dilakukan untuk menarik audens anak-anak muda. Dengan pemutaran film, harapanya pesan tentang Pancasila, toleransi dan keberagaman lebih mudah bisa dipahami anak muda. “Pesan-pesan tentang Pancasila toleransi dan lain sebagainya bisa disampaikan dengan mudah melalui film seperti ini. Film ini juga memuat banyak keteladanan yang baik bagi generasi sekarang,” terangnya.

Sementara itu Nada Nadia penulis naskah film Toedjoeh Kata menjelaskan pihaknya melakukan berbagai riset sebelum mengarap film ini. Riset dilakukan dengan studi pustaka termasuk mencari sumber ke arsip negara dan melakukan wawancara dengan sejarawan dan keluarga Ki Bagus Hadikusumo. “Film dengan durasi 20 menit ini kami buat selama 2,5 bulan. Film ini sudah di-launcing sejak Mei tahun lalu,” jelasnya.

Pemilihan sosok Ki Bagus Hadikusumo yang menjadi tokoh dalam film pendek ini dilakukan lantaran sosok pahlawan yang memiliki nama kecil Raden Hidayat ini merupakan reprentasi Umat Islam. “Kebesaran hatinya untuk mau menghapuskan tuju kata demi persatuan bangsa juga patut untuk diteladani,” terangnya.
(pur)
Berita Terkait
Sejarah Hari Santri,...
Sejarah Hari Santri, Resolusi Jihad dan Pertempuran 10 November
Penulisan Sejarah Nasional...
Penulisan Sejarah Nasional dan Integrasi Bangsa
Diskusi Peta dan Kemunculan...
Diskusi Peta dan Kemunculan Bangsa Filipina dengan Pembicara Sejarawan Ternama
Cerita Jean Walters,...
Cerita Jean Walters, Molly Bondan, dan J Edgar: 3 Perempuan Australia Pendukung Kemerdekaan RI
Keindahan Masjid Cheng...
Keindahan Masjid Cheng Ho, Mirip Pagoda Dengan Filosofi Ka’bah
Syiar : Sejarah Pesantren
Syiar : Sejarah Pesantren
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
8 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
8 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
9 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
9 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
11 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
12 jam yang lalu
Infografis
Robi Darwis, Anak Emas...
Robi Darwis, Anak Emas Gerald Vanenburg di Piala AFF U-23 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved