Normalisasi Sungai Dianggap Bukan Solusi Utama Atasi Banjir

Rabu, 07 Februari 2018 - 22:15 WIB
Normalisasi Sungai Dianggap...
Normalisasi Sungai Dianggap Bukan Solusi Utama Atasi Banjir
A A A
JAKARTA - Normalisasi sungai dianggap bukan solusi utama dalam mengatasi permasalahan banjir di Ibu Kota Jakarta. Karena, konsep normalisasi sungai dengan konsep betonisasi tidak akan berkelanjutan.

Pengamat Perkotaan Universitas Trisakti Nirwono Joga mengatakan, seyogianya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI bisa menggunakan pendekatan lingkungan dalam mengatasi banjir diwilayahnya. Misalnya, sambung dia, menogtimalkan waduk dan gunakan pohon bambu untuk normalisasi agar ekositem terjaga. Termasuk perbanyak sumur resapan.

"Kita butuh air bersih terutama untuk cadangan air di musim kemarau. Jadi ya lakukan vertikal draine, buat waduk dan sumur resapan sebanyak-banyaknya di dataran rendah," katanya saat dihubungi,

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno akan mendukung program pemerintah pusat soal sodetan Sungai Ciliwung. Bahkan, kata dia, pihaknya telah berkoordinasi dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono.

Pria yang biasa disapa Sandi ini mengatakan, pihaknya juga akan memaksimalkan pompa-pompa untuk mengantisipasi banjir.

"Kita akan tingkatkan juga sumur-sumur resapan, sehingga bisa ada sistem manajemen air yang lebih baik di hulunya, dan di hilirnya ini kita akan terus perbaiki. Pemerintah daerah tetangga bisa membantu mengurangi sampah juga dengan membina masyarakat di sekitar aliran sungai," katanya di Jakarta.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Muhammad Taufik menuturkan, normalisasi seluruh sungai itu harus dilakukan dengan teratur dan berkesinambungan. Termasuk penyediaan pompa. Dia mencontohkan daerah tempat tinggalnya di Warakas, Jakarta Utara. Ketika, Jakarta Selatan dan Timur mengalami banjir, Warakas tidak mengalami hal itu.

"Di Warakas, Pademangan itu hidupnya dari pompa. Napasnya dari pompa, kalau pompanya mati pasti banjir. Nah kemarin bersyukur kami enggak, engga banjir. Nah saya kira penataan normarlisasi kali menjadi penting," katanya.
(mhd)
Berita Terkait
Riwayat Banjir Besar...
Riwayat Banjir Besar di DKI Jakarta Sejak 1918 Hingga 2020
Jakarta Diancam Banjir,...
Jakarta Diancam Banjir, Tiga Hal Ini Perlu Diantisipasi
Sejumlah Hotel Disiapkan...
Sejumlah Hotel Disiapkan Untuk Tampung Warga Terdampak Banjir
Anies Bocorkan Jurus...
Anies Bocorkan Jurus Atasi Banjir di Kampung Cipinang
Anies Posting Ini di...
Anies Posting Ini di Akun Media Sosial, Antisipasi Banjir Datang
Presiden AS Joe Biden:...
Presiden AS Joe Biden: Jakarta Tenggelam 10 Tahun Mendatang
Berita Terkini
Peringati Hari Anak...
Peringati Hari Anak Nasional 2026, 25 Unit Mobil Pintar Sebar Akses Pendidikan Inklusif dari Sabang sampai Merauke
2 jam yang lalu
Keberhasilan HUT Papua...
Keberhasilan HUT Papua Tengah Gerakkan UMKM, Talius Tabuni Minta Jadi Acuan Program Daerah
2 jam yang lalu
Karhutla Dominasi Bencana...
Karhutla Dominasi Bencana Alam pada Pekan Ini, BNPB: Dampak Musim Kemarau
3 jam yang lalu
Minta Libatkan Masyarakat...
Minta Libatkan Masyarakat Adat, MPSI: PSN Wanam Harus Jamin Pendidikan Anak Papua
3 jam yang lalu
Gejolak PPP Banten,...
Gejolak PPP Banten, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi
4 jam yang lalu
Kemenhut Bangun Rumah...
Kemenhut Bangun Rumah untuk Warga Terdampak Bencana Aceh Tamiang
4 jam yang lalu
Infografis
Bukan Indonesia, Trump...
Bukan Indonesia, Trump Minta Pindahkan Warga Gaza ke Negara ini
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved