Ombudsman Nilai Underpass Bandara Longsor Akibat Kelalaian Pembangunan

Selasa, 06 Februari 2018 - 18:05 WIB
Ombudsman Nilai Underpass...
Ombudsman Nilai Underpass Bandara Longsor Akibat Kelalaian Pembangunan
A A A
TANGERANG - Anggota Ombudsman Alvin Lie menilai, longsornya tembok underpass di Jalan Perimeter Selatan, arah Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, akibat kelalaian dalam pembangunan infrastruktur. Untuk itu, pihaknya akan memanggil pihak-pihak terkait yang bertanggung jawab.

"Kami sidak tanpa memberi tahu, kami langsung ke sini. Sebagai tindak lanjut, bahwa serangkaian kecelakaan dalam pembangunan infrastruktur, pasti ada yang tidak beres dalam pembangunan infrastruktur ini," ungkapnya di lokasi longsornya underpass Bandara Soetta, Selasa (6/2/2016).

Untuk menindaklanjuti temuan dalam sidak itu, pihaknya akan memanggil pihak-pihak terkait yang bertanggung jawab dalam pembangunan infrastruktur tersebut, mulai dari Angkasa Pura (AP) II, Kementerian Perhubungan (Kemenhub), PT Kereta Api Indonesia (KAI), dan kontraktor PT Waskita.

"Kami akan meninjaklanjuti pihak-pihak yang terkait dalam pembangunan infrastruktur ini, seperti PT KAI dan Kemenhub agar tidak ada kecelakaan dan korban lagi di kemudian hari. Apalagi, ini ada korban jiwa, dan kepentingan masyarakat menjadi terganggu," katanya.

Dari Ombudsman, sambung Alvin, pihaknya mengumpulkan semua informasi terkait longsornya underpass tersebut dan faktor-faktor, serta akibat yang membuat tembok beton tersebut longsor. Dari pengamatannya di lokasi hari ini, dia menemukan ada sejumlah kejanggalan dalam pembangunan infrastruktur itu. (Baca: Dianti Putri Korban Longsor Underpass Bandara Soetta Meninggal Dunia )

"Kami akan kumpulkan informasi di lapangan dengan PT KAI dan kontraktor. Kalau untuk ini PT Waskita. Kami ingin melihat dulu tahap-tahap yang mereka lalui dalam pembangunan infrastruktur ini. Termasuk aspek keselamatan dan lainnya, apakah sudah dipatuhi atau tidak," sambung pengamat penerbangan ini.

Ombudsman Nilai Underpass Bandara Longsor Akibat Kelalaian Pembangunan


Tembok sepanjang 20 meter, pas di depan underpas itu, ambrol saat kondisi cuaca sedang hujan. Dia menilai, tembok tidak tahan menahan dorongan tanah yang diakibatkan oleh genangan air. Sehingga, saat terjadi genangan air cukup banyak, tembok langsung ambrol dan menimpa pengendara yang ada di bawahnya.

"Tembok ini roboh saat kondisi hujan. Jadi ada kemungkinan tembok ini tidak dapat menahan air, sehingga roboh. Biasanya, kalau tembok itu ada saluran airnya. Sehingga tidak terjadi genangan air. Tapi ini air masih mengalir. Jadi besar kemungkinan ada tekanan air di sana," pungkasnya.
(ysw)
Berita Terkait
Material Longsor Putus...
Material Longsor Putus Akses Jalan Kota Palopo-Toraja
Pencarian 3 Warga Korban...
Pencarian 3 Warga Korban Tanah Longsor di Kota Bogor
Hidup Menumpang, Korban...
Hidup Menumpang, Korban Longsor Palopo Butuh Bantuan Pemerintah
Ojek Pikul di Lokasi...
Ojek Pikul di Lokasi Longsor Palopo Angkut Karung Beras hingga Motor
Akses Jalan Poros Sinjai-Malino...
Akses Jalan Poros Sinjai-Malino Sempat Putus Diterjang Longsor
Galian Tambang di KBB...
Galian Tambang di KBB Longsor, Tiga Kendaraan Tertimpa
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Gubernur DKI Apresiasi Astra Pelopori Naik Transum
41 menit yang lalu
Stafsus Menag Sayangkan...
Stafsus Menag Sayangkan Pembubaran Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar
1 jam yang lalu
Rooting for Future,...
Rooting for Future, PAMA Bersama UGM dan OIKN Penanaman Pohon Bersama
2 jam yang lalu
Kasus Penyelundupan...
Kasus Penyelundupan 796 Kg Sisik Trenggiling, WN Vietnam Diserahkan ke Kejari Cilegon
2 jam yang lalu
Pemprov Jakarta Gelar...
Pemprov Jakarta Gelar Atraksi Budaya Betawi di CFD Rasuna Said
2 jam yang lalu
Puluhan Keluarga di...
Puluhan Keluarga di HSS Miliki Kepastian Hukum atas Tanahnya lewat Reforma Agraria Badan Bank Tanah
2 jam yang lalu
Infografis
5 Makanan yang Bisa...
5 Makanan yang Bisa Atasi Stres Akibat Kesepian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved