Bupati Anas Luncurkan Tabungan Khusus Pelajar Kurang Mampu

Senin, 29 Januari 2018 - 17:24 WIB
Bupati Anas Luncurkan...
Bupati Anas Luncurkan Tabungan Khusus Pelajar Kurang Mampu
A A A
BANYUWANGI - Pemkab Banyuwangi meluncurkan program tabungan untuk pelajar kurang mampu bernama Tabungan Garda Ampuh, merujuk ke program Gerakan Angkat Anak Muda Putus Sekolah (Garda Ampuh) yang digeber daerah itu sejak empat tahun terakhir.”Kita antisipasi kebutuhan-kebutuhan pelajar di luar biaya pendidikan yang sudah gratis. Misalnya beli sepatu dan tas. Makanya diberi tabungan per anak Rp1 juta, awal tahun ini untuk 2.800 anak,” ujar Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas saat menyerahkan buku tabungan itu untuk sejumlah pelajar di Kecamatan Wongsorejo, Senin (29/1/2018) dalam pernyataan tertulis yang dikirimkan ke SINDOnews, Senin (29/1/2018).Anas menambahkan, pemberian tabungan ini merupakan tahap awal. ”Nanti dievaluasi teknisnya. Setelah evaluasi, bisa saja kita tambahkan pertengahan tahun, misalnya bisa tambah ribuan lagi jumlah penerimanya,” papar Anas.Tabungan ini diberikan untuk siswa SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA, dan Sekolah Luar Biasa (SLB).Untuk menjamin transparansi, mekanisme dijalankan secara online. Pelajar mendaftar ke situs Dinas Pendidikan dengan menggunakan internet sekolah atau desa hingga 31 Maret.Pengambilan uang dilakukan melalui konsultasi guru untuk memastikan uang digunakan membeli barang yang menunjang pendidikan. “Jadi tidak bisa untuk beli pulsa misalnya, sekaligus ini makin merekatkan relasi guru dan siswa,” kata Anas.Adi Susanto, siswa SMPN 4 Wongsorejo, bergembira mendapat tabungan tersebut. Pekerjaan orang tua Adi sebagai petani. Setelah lulus SD, dia sempat tak melanjutkan sekolah, namun kemudian terjaring program pengawalan anak rentan putus sekolah Pemkab Banyuwangi.“Uang tabungan ini bisa sangat membantu beli kebutuhan sekolah,” kata Adi Susanto.Hamida, pelajar SDN 2 Alasrejo, mengatakan, tabungan itu bakal digunakannya untuk membeli sepeda agar bisa nyaman ke sekolah. “Buat beli sepeda, karena selama ini kan sekolah sudah enggak bayar. Apalagi saya juga dapat dana program Siswa Asuh Sebaya (SAS) untuk beli tas dan sepatu,” ujarnya.Selain uang tabungan, Banyuwangi menyiapkan program pemberian uang saku dan biaya transportasi. Sasaran program ini khusus untuk siswa yang ada di empat kecamatan dengan kemiskinan lebih tinggi dibanding kecamatan lainnya.”Ini program pengaman pelajar kurang mampu berkelanjutan. Ada pelajar terkendala transportasi, diberi biaya transportasi. Uang sakunya bisa untuk beli jajan di kantin saat istirahat, sehingga dia belajar dengan perut terisi,” papar Anas.Untuk bantuan transportasi ditetapkan Rp5 ribu per hari. Adapun uang saku per harinya untuk SD Rp5 ribu, SMP Rp10 ribu, SMA Rp15 ribu.”Ini sedang disiapkan teknisnya, cari cara yang pas, kan susah secara teknis kalau pemberiannya tiap hari. Mungkin bisa diberikan seminggu sekali atau gimana masih dievaluasi,” tandas Anas.
(sms)
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
6 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
6 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
7 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
7 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
9 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
10 jam yang lalu
Infografis
Pendidikan Dirgayuza...
Pendidikan Dirgayuza Setiawan, Lulusan Oxford yang Jadi Asisten Khusus Prabowo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved