PP GP Ansor Kutuk Keras Penyerangan terhadap Ulama

Sabtu, 27 Januari 2018 - 19:59 WIB
PP GP Ansor Kutuk Keras...
PP GP Ansor Kutuk Keras Penyerangan terhadap Ulama
A A A
CICALENGKA - Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (PP GP) Ansor mengutuk keras penyerangan terhadap ulama, KH Emon Ujar Basyri (60), yang akrab disapa Ceng Emon di Masjid Al Hidayah, Ponpes Al Hidayah Santiong, Kampung Santiong RT 04/1, Desa Cicalengka Kulon Kecamatan Cicalengka Kabupaten Bandung, Sabtu (27/1/2018) sekitar pukul 05.30 WIB.

"Ansor secara kelembagaan mengutuk sekeras-kerasnya terhadap penganiayaan terhadap KH Emon Umar Basyri. Kami meminta Polri (Polsek Cicalengka, Polres Bandung, dan Polda Jabar), selaku aparat keamanan untuk segera mengusut tuntas kasus ini," kata Ade Bagus Said, salah satu Ketua PP GP Ansor kepada SINDONews melalui telepon.

Ade menduga, peristiwa itu terjadi untuk membuat masyarakat Jabar merasa tidak aman menjelang tahun politik, Pilkada Serentak dan Pilgub Jabar 2018. Ada indikasi kelompok-kelompok garis keras terlibat dalam kasus penyerangan ini. (Baca juga: Sedang Berzikir, Pengasuh Ponpes Santiong KH Emon Dianiaya Orang Tak Dikenal )

"Segala kemungkinan kan bisa saja terjadi, arahnya ke sana. Misalkan ada tokoh di baliknya atau otak di belakangnya, ya juga harus diusut karena masyarakat kan butuh rasa aman. Apalagi ini tokoh masyarakat di Jawa Barat, agama, ajengan, punya pesantren. Jika kasus ini dibiarkan efeknya akan sangat-sangat berbahaya," ujarnya.

Dia menuturkan, jangan sampai terjadi benturan antarkelompok dan di tingkat masyarakat gara-gara kasus penganiayaan ini. Anshor tidak akan terpancing oleh hal-hal seperti ini jika memang tidak dipaksa untuk melakukan itu.

"Kami serahkan semuanya ke kepolisian. Kami percaya, yakin polisi bisa mengungkap itu (kasus penganiayaan KH Emon). Banser dan Ansor NU siap siaga saja. Kami siap menjaga pimpinan dan kiai-kiai di pondok pesantren NU," tuturnya. (Baca juga: Pelaku Penganiayaan KH Emon Umar Basyri Ikut Salat Subuh Berjamaah di Masjid )

Saat ini, sekitar 100 anggota Banser dan Ansor, ungkap dia, telah disiagakan di Ponpes Al Hidayah Santiong, termasuk di RS Al Islam Bandung, Jalan Soekarno-Hatta. “PW Ansor Jabar sudah mengultimatum 1x24 jam kasus harus terungkap,” tegasnya.
(wib)
Berita Terkait
Santri di Bangkalan...
Santri di Bangkalan Tewas Dikeroyok Senior di Pondok Pesantren, Polisi Periksa 18 Orang
Pembacok Kiai yang Khusyuk...
Pembacok Kiai yang Khusyuk Wiridan Dikenal Sosok Pendiam
Pesantren As-Sunnah...
Pesantren As-Sunnah di Lombok Timur Diserang, Warga Diminta Tak Terprovokasi
Kiai Farid Dibacok OTK,...
Kiai Farid Dibacok OTK, Banser Langsung Amankan Pondok Pesantren An Nur Krangkeng
Alami Luka Bacok di...
Alami Luka Bacok di Tangan dan Kepala, Istri Kiai Farid Ternyata Sedang Hamil
Dana Abadi Mendorong...
Dana Abadi Mendorong Peran Kekinian Pondok Pesantren
Berita Terkini
Kepala BSKDN Kemendagri...
Kepala BSKDN Kemendagri Ajak Mahasiswa KKN Hadirkan Inovasi untuk Kemajuan Kepulauan Yapen
16 menit yang lalu
FKGI Dukung Arah Kebijakan...
FKGI Dukung Arah Kebijakan Kemenhut, Infrastruktur Diminta Lindungi Koridor Gajah
31 menit yang lalu
Pria Tewas di Kamar...
Pria Tewas di Kamar Hotel Mewah Kuningan Jaksel, Ada Luka Tembak
38 menit yang lalu
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, Asosiasi Minta Vape Legal Dibedakan dengan Penyalahgunaan Narkoba
1 jam yang lalu
Transformasi KAI Hadirkan...
Transformasi KAI Hadirkan Pengalaman Perjalanan Setara bagi Perempuan, Lansia, dan Disabilitas
2 jam yang lalu
Pramono Bakal Nobar...
Pramono Bakal Nobar Final Piala Dunia di JIS, Jagokan Messi Angkat Trofi
2 jam yang lalu
Infografis
Membaca Kode Keras dalam...
Membaca Kode Keras dalam 15 Beat yang Muncul saat Kerusuhan Jakarta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved