Ustaz Fathuddin Jafar Penuhi Panggilan Penyidik Polresta Depok

Selasa, 23 Januari 2018 - 19:33 WIB
Ustaz Fathuddin Jafar...
Ustaz Fathuddin Jafar Penuhi Panggilan Penyidik Polresta Depok
A A A
DEPOK - Pimpinan Majelis Taklim Tafaqquh Fied Dien, Ustaz Fathuddin Jafar, hari ini memenuhi panggilan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polresta Depok. Ustaz Fathuddin diperiksa sebagai saksi terkait isi ceramah seorang ustaz bernama Maheer At Thuwailibi yang dianggap melakukan ujaran kebencian (hate speech) dan pencemaran nama baik.

Ustaz kondang di Kota Depok itu mendatangi Polresta Depok didampingi Tim Advokasi Pengawal NKRI Wisnu Rakadita. “Hari ini Ustaz Fathuddin diperiksa sebagai saksi apakah Ustaz Fathuddin mengetahui alamatnya Ustaz Maheer," ujar Wisnu Rakadita di Polresta Depok, Selasa (23/1/2018).

Menurut Wisnu, Ustaz Fathuddin diperiksa sekitar satu jam. Ustaz Fathuddin menjawab semua pertanyaan yang diajukan penyidik. "Jadi hanya klarifikasi beberapa pertanyaan. Ada 22 pertanyaan," tukasnya. (Baca: Tiba di Bareskrim, Ini Penjelasan Ustaz Zulkifli soal Materi Ceramah)

Ustaz Fathuddin dipanggil pihak kepolisian karena selaku pimpinan Majelis Taklim Tafaqquh Fied Dien. Diketahui, Ustaz Maheer mengisi ceramah di Majelis Taklim Tafaqquh Fied Dien pada 29 Oktober 2017 lalu di Masjid Al-Ikhwan Bukit Cengkih I Tugu Cimanggis, Depok.

Isi ceramah Ustaz Maheer saat itu dituduh melenceng dari acuan yang seharusnya. Intinya ada unsur penghinaan terhadap penguasa dan aparat negara. Dari isi ceramah Ustaz Maheer ada jamaah yang mengaku resah sehingga melaporkannya ke polisi.

Ustaz Maheer dituduh melakukan hate speech dan melanggar Pasal 310 KUHP tentang Penghinaan. Lalu pada 10 Januari 2018 Ustaz Fathuddin mendapat surat panggilan dari pihak kepolisian. (Baca: Polisi Ingin Tanyakan Pernyataan Ketum Pemuda Muhammadiyah di Acara TV)

“Sebenarnya kontennya sudah kami kasih, tapi (Ustaz Maheer) keluar dari judul (TOR). Kami memberikan konten tentang gerakan-gerakan dakwah di Indonesia. Saat itu, saya sedang di luar kota dan tidak tahu (perihal kejadian tersebut),” kata Ustaz Fathuddin.

Kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi Ustaz Fathuddin. Ke depan Ustaz Fathuddin akan lebih selektif lagi mendatangkan penceramah. “Kita ingin sama-sama menjaga keamanan dengan aparat (kepolisian) dan membangun iklim yang baik. Ke depan, kita harus tahu background-nya (penceramah) agar tidak terulang kembali,” tutupnya.
(thm)
Berita Terkait
Reuni 212, FUIB Sulsel...
Reuni 212, FUIB Sulsel Minta Pemerintah Jaga Ulama dari Kriminalisasi
15 Ulama Besar yang...
15 Ulama Besar yang Pernah Dipenjara Oleh Penguasa
MUI Sleman Beri Advokasi...
MUI Sleman Beri Advokasi Lindungi Ulama dari Kriminalisasi
Fenomena Penyerangan...
Fenomena Penyerangan Ustaz, Mahfud MD Luruskan Istilah Kriminalisasi Ulama
Jadi Kapolri, Listyo...
Jadi Kapolri, Listyo Sigit Berharap Istilah Kriminalisasi Ulama Lenyap
Habib Rizieq Dipanggil...
Habib Rizieq Dipanggil Polisi, Moeldoko Tegaskan Bukan Kriminalisasi Ulama
Berita Terkini
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
1 jam yang lalu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
2 jam yang lalu
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
2 jam yang lalu
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
2 jam yang lalu
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
3 jam yang lalu
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
3 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved