Diduga Buang Limbah ke Sungai, Tiga Pemilik Laundry Diperiksa

Senin, 22 Januari 2018 - 18:49 WIB
Diduga Buang Limbah...
Diduga Buang Limbah ke Sungai, Tiga Pemilik Laundry Diperiksa
A A A
BANDUNG - Tiga pengusaha laundry yakni Asep Iskak Mutaqin (47), Hapisuddin (45), dan Darajat (45), diperiksa Ditreskrimsus Polda Jabar. Mereka diduga melakukan tindak pidana pengolahan limbah cair dan dumping limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) ke sungai.

Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto mengatakan, selain membuang limbah tanpa diolah ke anak Sungai Citarum, tiga usaha pencucian pakaian jadi itu juga tak mengantongi izin usaha.

"Ketiga perusahaan itu membuang limbah ke sungai tanpa diolah. Ini sangat berbahaya. Apalagi limbah diduga beracun," kata Agung.

Saat ini, ujar Agung, ketiga perusahaan laundry yang berada di Kabupaten Bandung tersebut, Xpress Laundry ditutup. Ketiga perusahaan ini pun tak memiliki instalasi pengolahan air limbah (IPAL).

"Ketiga perusahaan dalam status quo, tidak boleh beroperasi. Sedangkan tiga pemilik masih berstatus terlapor. Untuk meningkatkan status mereka menjadi tersangka, kami masih melakukan pendalaman. Kami masih menunggu hasil uji laboratorium. Jika terbukti limbah cair itu beracun, baru kami tingkatkan jadi tersangka," ujar Kapolda.

Agung menuturkan, pihaknya akan menelusuri dan menyelidiki semua perusahaan serupa. Jika kedapatan membuang limbah tanpa diolah, perusahaan itu juga akan diproses. "Karena itu, (perusahaan) yang lain jangan coba-coba. Usaha silakan, tapi limbah harus diolah dulu dengan baik. Kembalilah ke jalan yang benar," katanya.

"Jika terbukti, ketiga pemilik perusahaan pencucian pakaian itu akan dijerat dengan Pasal 103, 104, dan 109 Undang-undang Nomor 32/2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Kritis Pencemaran Lingkungan
Kritis Pencemaran Lingkungan
Legislator Apresiasi...
Legislator Apresiasi Polda Riau Tindak Tegas Korporasi Perusak Lingkungan
Anggap Ganggu Kesehatan,...
Anggap Ganggu Kesehatan, Warga Minta Pabrik Aspal di Pana Berhenti Operasi
Fenomena Aneh, Aliran...
Fenomena Aneh, Aliran Sungai di Jembatan Tarikolot Sempat Berbusa seperti Awan
Kendalikan Pencemaran...
Kendalikan Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan, MIND ID dan KLHK Bersinergi
Legislator Jabar: Konservasi...
Legislator Jabar: Konservasi Alam Mutlak Harus Dilakukan
Berita Terkini
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, Asosiasi Minta Vape Legal Dibedakan dengan Penyalahgunaan Narkoba
25 menit yang lalu
Transformasi KAI Hadirkan...
Transformasi KAI Hadirkan Pengalaman Perjalanan Setara bagi Perempuan, Lansia, dan Disabilitas
1 jam yang lalu
Pramono Bakal Nobar...
Pramono Bakal Nobar Final Piala Dunia di JIS, Jagokan Messi Angkat Trofi
1 jam yang lalu
Ada Demo Mahasiswa di...
Ada Demo Mahasiswa di Jalan Medan Merdeka Selatan, Arus Lalin Dialihkan
2 jam yang lalu
Sahroni Minta Polisi...
Sahroni Minta Polisi Tindak Tegas Pelaku Karhutla Kalimantan
2 jam yang lalu
Mahasiswa Kembali Turun...
Mahasiswa Kembali Turun ke Jalan, Bawa 3 Tuntutan
2 jam yang lalu
Infografis
Curacao, Negara Terkecil...
Curacao, Negara Terkecil yang Lolos ke Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved