CAS Dikenal Berprestasi dan Aktif Kampanyekan Perang Terhadap Narkoba

Rabu, 17 Januari 2018 - 18:53 WIB
CAS Dikenal Berprestasi...
CAS Dikenal Berprestasi dan Aktif Kampanyekan Perang Terhadap Narkoba
A A A
SEMARANG - Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Kelas 2B Purworejo, Cahyono Adhi Satriyono (CAS), selama ini dikenal sebagai pegawai yang berprestasi. Bahkan dia cukup aktif dalam mengampanyekan perang terhadap bahaya narkoba.

Namun siapa sangka di balik prestasinya ternyata CAS memberikan keleluasaan kepada salah satu narapidana narkoba Kristian Jaya Kusuma alias Sancai untuk mengendalikan peredaran narkoba. Hubungan antara CAS dengan Sancai sejak masih menjabat sebagai KPLP Lapas Narkoba Nusakambangan pada 2017.

Saat itu, CAS memberikan ruang lebih kepada Sancai untuk melakukan bisnis barang haram itu. Hal tersebut berlanjut meski Sancai sudah dipindah ke LP Pekalongan dan CAS menjadi Kepala Rutan Purworejo.

"Orangnya sangat baik, bahkan kepala BNN Brigjen Pol Tri Agus Heru mengatakan kalau anak itu anak baik hanya salah jalan. Selama berkarier juga berprestasi, makanya mendapatkan promosi menjadi kepala rutan. Kalau tidak prestasi tidak mungkin mendapatkan promosi," kata Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkumham) Jateng Ibnu Chuldun, Rabu (17/1/2018).

Ibnu bahkan mengakui, jika CAS adalah anak baik, hanya salah jalan. Sejak mengabdi pada tahun 2010 lalu, CAS cukup baik, sehingga dalam waktu 17 tahun dia sudah mendapatkan promosi sebagai Kepala rutan. Namun sayang, alih-alih menutupi kedoknya dengan aktif mengampanyekan perang terhadap narkoba, CAS justru memberikan keleluasaan terhadap bandar narkoba untuk mengendalikan bisnis barang haram itu dari balik jeruji besi.

Atas perbuatannya yang mencoreng Kementerian Hukum dan HAM, CAS tidak hanya harus berurusan dengan BNN, namun pengabdianya selama belasan tahun juga akan sia-sia. Menurut Ibnu Chuldun mengaku berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh pihaknya, CAS mengaku menerima uang dari Sancai, satu kali dengan nominal Rp15 juta. "Dia mengakui kalau menerima uang itu, dan katanya untuk kebutuhan dia sendiri," katanya.
(wib)
Berita Terkait
Cegah Narkoba Dikendali...
Cegah Narkoba Dikendali Lapas, Petugas Amankan Puluhan Ponsel Warga Binaan
Pesta Narkoba, Pegawai...
Pesta Narkoba, Pegawai Lapas Digerebek di Dalam Hotel
Kelabuhi Petugas Lapas...
Kelabuhi Petugas Lapas Bandung, Tiga Pembesuk Bawa Narkoba dan Obat Terlarang dalam Kue Kering
Polisi Tangkap Pelaku...
Polisi Tangkap Pelaku Penyelundupan Sabu dalam Kerupuk ke Lapas
Banyak Napi Masih Lakukan...
Banyak Napi Masih Lakukan Kejahatan Narkoba, Menkumham Disarankan Evaluasi Kinerja Jajaran Kanwilkumham DKI
Geger! Penyelundupan...
Geger! Penyelundupan Narkoba Rp1 Miliar ke dalam Lapas Pemuda Kelas 2A Madiun
Berita Terkini
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
18 menit yang lalu
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
1 jam yang lalu
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
1 jam yang lalu
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
2 jam yang lalu
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
2 jam yang lalu
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
4 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved