Padamkan Api di Museum Bahari, DKI: Kita Pikirkan Pembangunan

Rabu, 17 Januari 2018 - 23:01 WIB
Padamkan Api di Museum...
Padamkan Api di Museum Bahari, DKI: Kita Pikirkan Pembangunan
A A A
JAKARTA - Pemadaman menyeluruh Museum Bahari dibutuhkan waktu tiga hari. Kuatnya material kayu yang tebal serta umurnya yang ratusan tahun membuat kayu kayu di museum itu masih membara. Akibatnya, pemadaman api membutuhkan waktu yang cukup lama.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta, Subejo. Dia mengatakan, kuatnya material di museum itu membuat timnya ekstra keras.

"Ini hal lumrah setiap kebakaran cagar budaya. Api kerap muncul dari sisa-sisa kebakaran," ujar Subejo di Jakarta, Rabu (17/1/2018). (Baca: Museum Bahari, Gudang Rempah VOC dan Jejak Maritim Nusantara )

Seperti yang terjadi pagi tadi, kata Subejo, asap tebal terlihat di puing-puing kayu di Gedung A dan C yang terbakar. Setelah dicek, ternyata api kembali menyala. Petugas kembali menyiram air ke sumber api itu.

Subejo menegaskan, kini penjagaan unit damkar masih dilakukan di Museum Bahari. Satu unit pleton bersama mobil damkar berjaga di pinggir jalan, selang-selang disiagakan mengarah ke gedung A dan C.

Beberapa petugas lainnya kemudian menyisir reruntuhkan. Mencari sumber api dengan menggunakan alat pemadam api ringan (apar).

"Ini mungkin akan kita tempatkan minimal besok, tapi pastinya sampai bener-bener tak ada asap," tuturnya. (Baca: Kebakaran di Museum Bahari, Titik Api dari Sisi Utara Gedung C )

Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata DKI Jakarta, Tinia Budiati mengakui, pembangunan kembali Museum Bahari membutuhkan waktu lama. Karena itu pihaknya kini telah menghimpun sejumlah barang barang yang terbakar, total dari dua lokasi yang terbakar, Tinia menghimpun ada 139 benda yang terbakar, sebagian besar di antaranya merupakan peninggalan sejarah.

"Kini beberapa benda yang terbakar akan kita buatkan replika. Kebetulan benda asli masih kami simpan," ucap Tinia.

Untuk bersama tim cagar budaya, Tinia bakal mengunjung pengerajin perahu di sejumlah pelosok Indonesia. Ia mengharap pengerajin itu masih hidup sehingga replika bisa dibuat mirip dengan aslinya.

Termasuk saat pembangunan kembali bangunan Museum Bahari. Tinia memastikan bangunan itu tidak akan berubah seperti sebelum terbakar.

Hanya saja bentuk bangunan nantinya, Tinia kebingunan dengan pemasangan pencegah kebakaran. Sebab, pemasangan hydrant akan merusak keaslian bangunan.

Belum lagi persoalan dengan pipa yang terpasang. Setelah bercampur air asin pipa itu akan berkarat dan merusak hydrant.

"Ini nanti kita pikirkan untuk pembangunan nanti," ucap Tinia yang memprediksi pembangunan memakan waktu berbulan bulan.

Terkait pembukaan museum. Tinia memastikan setalah kondisi museum telah stabil dan steril dari puing bangunan, serta investigasi rampung. Barulah museum akan kembali dibuka.
(mhd)
Berita Terkait
Peristiwa Kebakaran...
Peristiwa Kebakaran di Jakarta yang Menelan Korban Jiwa
Kompor Meledak, Belasan...
Kompor Meledak, Belasan Rumah di Tanjung Priok Hangus Terbakar
Ruang Marbot Masjid...
Ruang Marbot Masjid Istiqomah Terbakar, 6 Mobil Damkar dan 35 Petugas Dikerahkan
Korsleting Listrik,...
Korsleting Listrik, Kabel PLN Kebon Pala Jakarta Timur Terbakar
150 Warga Jalan Pemuda...
150 Warga Jalan Pemuda Terpaksa Bermukim di Pengungsian
Kebakaran di Pemukiman...
Kebakaran di Pemukiman Padat Penduduk, Puluhan Mobil Damkar Dikerahkan
Berita Terkini
Demo Mahasiswa Berlanjut!...
Demo Mahasiswa Berlanjut! BEM Universitas Bung Karno Bawa 6 Tuntutan
26 menit yang lalu
Polda Metro: 2 Kasino...
Polda Metro: 2 Kasino Berkedok Timezone Omzetnya Capai Rp2,1 Miliar
1 jam yang lalu
10 Ruas Jalan di Jakarta...
10 Ruas Jalan di Jakarta Ditutup saat Presiden Jerman Melintas Besok Pagi
10 jam yang lalu
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
12 jam yang lalu
Jakarta Fair 2026, Dishub...
Jakarta Fair 2026, Dishub DKI Jakarta Siapkan 6 Kantong Parkir
12 jam yang lalu
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
13 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved