5 Hari Terombang-Ambing di Selat Malaka Dua Bule Ini Akhirnya Selamat
Senin, 15 Januari 2018 - 17:12 WIB
5 Hari Terombang-Ambing di Selat Malaka Dua Bule Ini Akhirnya Selamat
A
A
A
PEKANBARU - Dua bule Marion Rose Therese Lahaye (33) asal Prancis dan Fulvio Meregalli (52) warga Italia ditemukan selamat di Perairan Kepulauan Meranti, Riau. Keduanya terdampar setelah sebelumnya terombang ambing selama lima hari di Selat Malaka setelah kapal yang mereka tumpangi rusak.
"Kapal mereka terdampar di Perairan Teluk Belitung Kecamatan Merbau. Kedua warga negera asing itu selamat," kata Kapolres Kepulauan Meranti AKBP La Ode Proyek, Senin (15/1/2018).
Dari keterangan keduanya, bahwa pada 15 November 2017 mereka berangkat dari Bali menuju Batam, Provinsi Kepulauan Riau dengan menggunakan kapal berbendera Indonesia Tirta Arum. Setelah itu pada 9 Januari 2018 mereka bergerak dari melanjutkan perjalanan menuju Malaysia.
Pada saat dalam perjalanan, tepatnya di Selat Malaka, kapal yang dikemudian pria dan wanita ini mengalami kerusakan pada mesin. Di tengah laut lepas itu, mereka mencoba meminta pertolongan, namun mereka tidak menemukan kapal yang melintas.
Setelah lima hari mereka terombang ambing di tengah laut, akhirnya kapal mereka terdampar di Perairan Teluk Belitung Kecamatan Merbau. Kapal mereka ditemukan warga pada 14 Januari 2018 pukul 19.00 WIB.
Polisi yang mendapat informasi terkait adanya warga asing langsung mendatangi lokasi. Petugas kemudian memeriksa paspor dan isi kapal. Namun tidak ditemukan barang terlarang.
"Keduanya masih bersama kita menunggu kedatangan pihak imigrasi," ucapnya.
"Kapal mereka terdampar di Perairan Teluk Belitung Kecamatan Merbau. Kedua warga negera asing itu selamat," kata Kapolres Kepulauan Meranti AKBP La Ode Proyek, Senin (15/1/2018).
Dari keterangan keduanya, bahwa pada 15 November 2017 mereka berangkat dari Bali menuju Batam, Provinsi Kepulauan Riau dengan menggunakan kapal berbendera Indonesia Tirta Arum. Setelah itu pada 9 Januari 2018 mereka bergerak dari melanjutkan perjalanan menuju Malaysia.
Pada saat dalam perjalanan, tepatnya di Selat Malaka, kapal yang dikemudian pria dan wanita ini mengalami kerusakan pada mesin. Di tengah laut lepas itu, mereka mencoba meminta pertolongan, namun mereka tidak menemukan kapal yang melintas.
Setelah lima hari mereka terombang ambing di tengah laut, akhirnya kapal mereka terdampar di Perairan Teluk Belitung Kecamatan Merbau. Kapal mereka ditemukan warga pada 14 Januari 2018 pukul 19.00 WIB.
Polisi yang mendapat informasi terkait adanya warga asing langsung mendatangi lokasi. Petugas kemudian memeriksa paspor dan isi kapal. Namun tidak ditemukan barang terlarang.
"Keduanya masih bersama kita menunggu kedatangan pihak imigrasi," ucapnya.
(sms)