Stres Dilarang Bekerja di Diskotek, Remaja Ini Coba Bunuh Diri di Atas Tower

Kamis, 11 Januari 2018 - 18:57 WIB
Stres Dilarang Bekerja...
Stres Dilarang Bekerja di Diskotek, Remaja Ini Coba Bunuh Diri di Atas Tower
A A A
KENDARI - Seorang pelajar Sekolah Menengah Kejuruan Kesehatan (SMKK) di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), inisial AT (18) mencoba bunuh diri, dari atas tower setinggi 42 meter, milik salah satu perusahaan jasa telekomunikasi, di Jalan Rambutan, Kelurahan Wawonggu, Kecamatan Kadia, Kendari, Kamis (11/1/2018) sore.

Salah seorang warga setempat, Kartini Dongge, melihat pertama kali remaja itu, mengira petugas tower. Namun karena tidak menggunakan helm pengaman dia kaget, rupanya AT memanjat tower untuk bunuh diri.

“Saya langsung kaget, saya kira petugas karena dia tidak pake helm, saya kira petugas ternyata waduh mau bunuh diri,” jelas Kartini Dongge.

Hanya beberapa saat berselang, informasi percobaan bunuh diri AT tersebar di media sosial. Lokasi tower yang hendak digunakan AT, untuk mengakhiri hidupnya dipadati warga.

Ibunya MU, yang tiba di lokasi kejadian menangis melihat anaknya sudah berada di atas tower setinggi 42 meter tersebut.

Menurut ibunya, AT berkelahi dengan bapaknya di rumah pada Rabu malam 10 Januari 2018 karena masalah pekerjaan. Informasinya juga, AT sering dipukuli bapak tirinya.

“Dia (AT) sopir di Diskotek Spazio (Salah satu Tempat Hiburan Malam di Kendari), dia dipukul bapaknya tadi malam di rumah. Gara-gara pekerjaan, dia suruh keluar tapi dia tidak terima, dia masih ingin kerja, tapi bapaknya dia ingin keluar dari situ,” kata MU.

Kantor SAR Kendari, bersama aparat Polsek Baruga, menurunkan sejumlah personel, untuk melakukan pertolongan dan mengevakuasi AT dari atas tower. Proses evakuasi menegangkan, tim SAR harus berupaya membujuk AT agar tidak melompat.

“Setelah teman-teman (Tim Rescue) kita naik di atas, mereka mengamankan korban dengan cara merangkul pertama, kemudian ada tali harus diikat menjaga kemungkinan jangan sampai ada kekuatan dari korban itu, untuk melepaskan diri, jadi itu faktor utama yang harus diamankan lebih dulu. Kelanjutan itu bagaimana nanti korban diberikan penyampaian-penyampaian yang akhirnya mungkin bisa mengerti keadaan yang sebenarnya di atas,” jelas Jendry Paendong, Kasi OPS Kantor SAR Kendari.

Proses evakuasi dari atas tower ketinggian 42 meter ini, merupakan pengalaman pertama Tim SAR Kendari. Setelah dievakuasi, AT diamankan ke Mapolres Kendari, untuk menenangkan diri.
(sms)
Berita Terkait
Bom Bunuh Diri di Somalia...
Bom Bunuh Diri di Somalia Tewaskan 32 Orang
Rumah Lokasi Brigadir...
Rumah Lokasi Brigadir RAT Tewas Dihuni Pengusaha Tambang
Mengenal Kapsul Bunuh...
Mengenal Kapsul Bunuh Diri Sarco: Teknologi Kontroversial yang Menggemparkan Dunia
Ciri Orang Hampir Bunuh...
Ciri Orang Hampir Bunuh Diri, Begini Cara Mencegahnya
Minta Polisi Usut Tuntas...
Minta Polisi Usut Tuntas Kematian Brigadir RAT, Kompolnas: Pastikan Bunuh Diri atau Tidak
Refleksi dari Kasus...
Refleksi dari Kasus Meninggalnya Siswa SD di NTT, Anak Tak Selalu Mampu Ungkap Perasaannya
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
3 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
4 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
4 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
5 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
5 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
5 jam yang lalu
Infografis
Instagram Kontrol Ketat...
Instagram Kontrol Ketat Konten Bunuh Diri untuk Lindungi Remaja
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved