Pukul Brigadir Rizal, Bandar Sabu Ditembak Mati di Tangerang

Minggu, 07 Januari 2018 - 18:49 WIB
Pukul Brigadir Rizal,...
Pukul Brigadir Rizal, Bandar Sabu Ditembak Mati di Tangerang
A A A
JAKARTA - Satuan Reserse Narkoba Polres Jakarta Barat menembak mati bandar narkoba jenis sabu yang sempat menganiaya anggotanya, Brigadir Rizal Taufik hingga terluka. Ahmad Sopian ditembak mati lantaran melakukan perlawanan saat akan dibekuk.

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Hengki Haryadi mengatakan Ahmad Sopian tersungkur saat kembali melakukan perlawanan di Desa Sindang Sono No. 44 RT 02/03 Kecamatan Sindang Jaya, Tangerang, Banten pada Sabtu 6 Januari 2018 malam. Kala itu ia menggunakan pisau mencoba menikam anggota.

"Kami terpaksa menindak tegas pelaku dengan menembak di bagian dada," kata Hengki di RS Polri Kramat Djati, Jalan Raya Bogor, Kramat Jati, Jakarta Timur, Minggu (7/1/2018).

Sopian kemudian tersungkur dan jenazahnya dibawa ke Rumah Sakit Kramat Djati untuk dilakukan autopsi. Selain Sopian, polisi juga menangkap SA, istrinya Sopian. Ia ditangkap bersamaan saat petugas mengeksekusi mati Sopian di tempat persembunyiannya.

Dia mengatakan, pihaknya tegas terhadap peredaran narkoba di kawasan Jakarta Barat. Setelah mengungkap 5 kilogram sabu diawal kepemimpinannya, 1,3 ton ganja di awal tahun. Dirinya tak akan berhenti memberantas peredaran narkoba di wilayah hukumnya. Sebab narkoba sejak tahun 2015 hingga 2017 lalu mengalami kenaikan sebesar 17,5%.

"Kami tidak ingin kecolongan, kami bentuk satgas khusus, personelnya kita ambil dari narkoba dipimpin oleh kasat narkoba," tegas Hengki. (Baca: Baru Saja Ungkap Kasus Besar, Polisi Luka Parah Diserang Bandar )

Menurut Hengki, kejadian menimpa anggotanya merupakan pukulan telak. Beruntung dalam kasus ini, anggotanya hanya terluka dan tidak meninggal dunia.

Agar kejadian tak terulang, ia bakal mengevaluasi pola penangkapan narkoba. Salah satunya mengawasi dan menjaga antar petugas saat sedang bertugas.

"Bahwa tugas polisi dalam memberantas narkoba itu tidak mudah. Sering menghadapi perlawanan perlawanan dari para pelaku kejahatan yang bersiko terhadap keselamatan diri petugas itu sendiri," kata Hengki.

Termasuk pola undercover buy yang dilakukan anggota. Pola dianggap berbahaya, terlebih jika bandarnya melawan. Anggota diminta tidak jauh jauh dari rekan rekannya.

Selain itu, lanjutnya, untuk penindakan di Jakarta Barat, ia berencana akan stigma negatif menghapus citra kampung narkoba. Untuk itu, peningkatan kerjasama dengan pihak lain bakal dilakukan. Ia berencana melakukan pertemuan dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jakarta Barat membahas masalah Narkoba.

"Akan kami paparkan situasi kejahatan khususnya penyalahgunaan Narkoba di Jakbar. Kita harus sepakat menghilangkan stigma Kampung Narkoba di Jakarta Barat seperti di Boncos," kata Hengki.

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Suhermanto mengatakan, sepak terjang Sopian memang tersohor di kawasan Tambora. Penjualan narkoba tidak hanya dilakukan oleh dirinya dan istrinya, melainkan ibu dan adiknya.

Karena itu, sesuai dengan komitmen dan arahan Kapolres. Petugas kala itu berencana akan menangkap setelah diketahui informasi penjualan dipastikan ada.

Sepak terjang Sopia dan SA memang cukup tersohor dalam mengedarkan narkoba. Sekalipun pernah dijebloskan ke penjara pada 2010 silam. Hal itu yak membuatnya kapok.

Termasuk ketika petugas melakukan penggeledahan saat memburu AS dan balok yang digunakan memukul Brigadir Rizal. Kata Suhermanto, petugas menemukan beberapa paket sabu skala kecil yang tersimpan di dalam rumahnya bersama dengan minuman beralkohol.

Kini terhadap jaringan narkoba, dirinya menegaskan tak hanya menjebloskan pelaku ke penjara. Beragam kasus telah ia siapkan untuk menjerat bandar dengan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

"Salah satunya kasus temuan 1,3 ton ganja yang diungkap awal tahun," tuturnya. (Baca: Ini Daftar Pengendali Ganja 1,3 Ton yang Jadi Buruan Polisi )
(mhd)
Berita Terkait
Bareskrim Polri Bongkar...
Bareskrim Polri Bongkar Pabrik Sabu dan Happy Water di Kota Semarang
Sedang Tunggu Pelanggan...
Sedang Tunggu Pelanggan Beli Sabu, Petani di Muratara Diciduk Polisi
Polrestabes Surabaya...
Polrestabes Surabaya Gagalkan Peredaran 33,9 Kg Sabu di Surabaya
Jadi Bandar Narkoba,...
Jadi Bandar Narkoba, Jenderal Ambruk Ditembak Sat Resnarkoba Polres Tebo
Pamer Sabu, Atim Diringkus...
Pamer Sabu, Atim Diringkus Tekab Polsek Dolok Masihul
Polisi Amankan Pria...
Polisi Amankan Pria di Jakut Jual Sabu, Profesi Pelaku Marbut Masjid
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
5 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
5 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
6 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
6 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
8 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
9 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved