Bergaya Green Building, KAI: Lebih Modern dan Kurangi Operasional

Jum'at, 05 Januari 2018 - 01:17 WIB
Bergaya Green Building,...
Bergaya Green Building, KAI: Lebih Modern dan Kurangi Operasional
A A A
JAKARTA - Untuk menambah ketertarikan pengguna jasa kereta api, PT KAI tak hanya mempercantik pelayanannya. Tapi juga mempercantik kualitas stasiun, hal ini agar para penumpang lebih nyaman mengutamakan naik kereta api.

Hal itu diungkapkan oleh Senior Manager PT KAI, Agus Komarudin. Ia juga mengatakan pembangunan stasiun berkonsep green building merupakan konsep terbaru KAI dalam pembangunan di beberapa stasiun.

"Itu sengaja kami buat. Stasiun jadi lebih modern, sengaja dibuat green agar mengurangi operasional," ucap Agus menanggapi konsep Stasiun Sudirman Baru atau BNI City di Jakarta, Kamis (4/1/2018).

Berbeda dengan stasiun pada umumnya yang lebih berkonsep terbuka. Stasiun Sudirman justru tertutup. Pada tiga lantai kantor stasiun dibuat sangat tertutup nyaris angin tak bisa masuk. Kecuali pada lantai bawah yang digunakan peron kereta.

Bila menilisik, stasiun cukup berbeda seperti stasiun yang ada di beberapa titik. Stasiun begitu terang lantaran nyaris tidak ditemukan tembok-tembok. Penerangan pun dimaksimalkan menggunakan cahaya matahari dengan konsep jendela lebih besar seperti layaknya bandara udara baru yang ada di Indonesia.

Konsep ini mampu maksimalkan penerangan. Sehingga saat siang hari lampu-lampu stasiun tidak menyala, stasiun menjadi hemat dalam ongkos perawatan. (Baca: Tarif Parkir Stasiun Sudirman Baru Dipatok Rp5 Ribu per Jam )

Termasuk soal stasiun yang lebih modern. Memasuki lantai dasar, penumpang, khususnya kaum disabilitas akan dimanja dengan eskalator yang mendatar, sehingga kursi roda akan bisa digunakan pada eskalator ini.

Memasuki lantai dua, barisan taman-taman di sekitar Stasiun Sudirman begitu sejuk. Cahaya terang dari tembok kaca membuat stasiun begitu ramah. Terlebih adanya tanaman membuat seolah berada di tanaman.

Stasiun terlihat lebih luas dengan atap yang tinggi sekitar 20 meter. Sehingga membuat stasiun tampak begitu luas. (Baca: Soal Subsidi Kereta Bandara, Sandiaga Bakal Koordinasi dengan DPRD )

Disisi kanan kiri stasiun terdapat beberapa eskalator yang menunjukan lantai 3 tempat pembelian tiket dan juga kantor pusat operator kereta bandara, PT Railink. Seperti eskalator dari lantai 1, eskalor ini juga bisa digunakan untuk kaum disabilitas.

Berbeda dengan stasiun yang masih menggunakan loket, stasiun ka bandara ini menggunakan vanding machine. Mesin ini terdapat pada lantai 2 dan 3 di sisi kanan dan kiri.

Begitu membeli tiket, penumpang kemudian bisa langsung masuk menggunakan pintu otomatis dan diarahkan ke peron menggunakan eskalator dan lift. (Baca: Pemkot Tata Arus Transportasi Massal )

Bagi Agus, konsep stasiun ini akan ia gunakan bila nantinya kai akan membangun atau renov. Bahkan diakuinya stasiun duri dan batu ceper yang juga digunakan ka bandara tak jauh beda dengan stasiun sudirman baru.
(mhd)
Berita Terkait
Beroperasi Lagi, Cek...
Beroperasi Lagi, Cek Promo Tarif dan Rute Kereta Bandara
Kereta Bandara Soetta...
Kereta Bandara Soetta Mulai Beroperasi 1 Juli 2020
3 Cara Naik KA Bandara...
3 Cara Naik KA Bandara Soekarno-Hatta, Nomor 1 Penting Agar Tak Ketinggalan Pesawat
Okupansi Kereta Bandara...
Okupansi Kereta Bandara Naik Hingga 400 Penumpang per Hari
Tiketnya Masih Promo!...
Tiketnya Masih Promo! KA Bandara Relasi Adi Soemarmo-Madiun Mulai Beroperasi
Kereta Api Tabrak Batas...
Kereta Api Tabrak Batas Aman Pemberhentian Stasiun Bandara Soetta
Berita Terkini
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
12 menit yang lalu
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
1 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
2 jam yang lalu
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
9 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
9 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
9 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved