Pakar: Polemik Pendamping Ridwan Kamil Membingungkan Publik

Kamis, 21 Desember 2017 - 18:29 WIB
Pakar: Polemik Pendamping...
Pakar: Polemik Pendamping Ridwan Kamil Membingungkan Publik
A A A
BANDUNG - Polemik penentuan cawagub Jawa Barat pendamping Ridwan Kamil dinilai telah membingungkan masyarakat. Untuk kepentingan masyarakat, para kandidat cawagub dan diminta mengedepankan etika berpolitik dan menanggalkan egonya masing-masing.

Pakar politik dan pemerintahan dari Universitas Padjadjaran Firman Manan mengatakan, polemik penentuan cawagub pendamping Ridwan Kamil bukan hanya membingungkan publik. Polemik tersebut juga telah merugikan karena publik akhirnya memiliki sedikit waktu untuk mengenal calon pemimpinnya.

"Publik membutuhkan informasi yang jelas dan tidak membingungkan," tegas Firman melalui sambungan telepon selulernya, Kamis (21/12/2017).

Pernyataan Firman sekaligus mengkritisi sikap politik Maman Imanulhaq, salah satu kandidat cawagub pendamping Ridwan Kamil, yang tiba-tiba berbalik memberikan tekanan kepada Ridwan Kamil. Maman memberikan sinyak jika PKB akan mengubah arah dukungan dari Ridwan Kamil kepada Dedi Mulyadi.

"Kalau kandidat memposisikan sebagai partai, tentu ada conflict of interest, ada kepentingan. Nanti pernyataannya berbeda dengan partai. Publik butuh informasi yang jelas dan tidak membingungkan," papar Firman seraya mengatakan, pencabutan dukungan tak semudah membalikan telapak tangan.

Firman melanjutkan, untuk mengakhiri polemik ini, Ridwan Kamil juga harus segera membuka ruang komunikasi dengan seluruh parpol pengusungnya untuk mencari kata sepakat atas polemik tersebut. "Namun, komunikasi juga harus dilakukan dengan orang yang tepat," pungkasnya.

Diketahui, kandidat cawagub Jabar dari PKB Maman Imanulhaq menyatakan, PKB berencana mengalihkan dukungan untuk Pilgub Jabar 2018 dari Ridwan Kamil ke Dedi Mulyadi lantaran Ridwan Kamil tak kunjung menetapkan dukungannya. "Yang paling komunikatif adalah Golkar setelah memberikan rekomendasi kembali kepada Kang Dedi Mulyadi," tuturnya.
(wib)
Berita Terkait
Alasan Anies Baswedan...
Alasan Anies Baswedan Tak Jadi Maju Pilkada Jawa Barat 2024
PDIP Bakal Usung Figur...
PDIP Bakal Usung Figur Kejutan di Pilgub Jabar, Siapa Itu?
Profil Pendidikan 4...
Profil Pendidikan 4 Paslon Cagub Jabar 2024, Ada yang dari SD hingga S3 di Luar Negeri
Ridwan Kamil Buka-bukaan...
Ridwan Kamil Buka-bukaan Sebut Mudah Menang jika Maju Pilkada Jabar
KPU dan Pemprov Jabar...
KPU dan Pemprov Jabar Sepakati Dana Pilgub 2024 Capai Rp1,104 Triliun
Dedi Mulyadi Daftar...
Dedi Mulyadi Daftar Pilgub Jabar 27 Agustus Bareng R1, Apakah Erwan Setiawan?
Berita Terkini
World Chiz Day 2026,...
World Chiz Day 2026, Prochiz Sasar Lebih dari 1.000 Siswa SD di Tiga Kota
39 menit yang lalu
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
1 jam yang lalu
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
1 jam yang lalu
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
2 jam yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
2 jam yang lalu
Tiket Jakarta Fair 2026...
Tiket Jakarta Fair 2026 Mulai Dibuka Hari ini, Targetkan 6 Juta Pengunjung
2 jam yang lalu
Infografis
Kejaksaan, Institusi...
Kejaksaan, Institusi Penegak Hukum Paling Dipercaya Publik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved