Motor Pegawai Puskesmas Dicuri saat Diparkir di Halaman Kantor
Kamis, 21 Desember 2017 - 08:43 WIB
Motor Pegawai Puskesmas Dicuri saat Diparkir di Halaman Kantor
A
A
A
MERANGIN - Sepeda motor milik Fitriyani (27), pegawai Puskesmas Pematang Kadis, Bangko, Kabupaten Merangin, Jambi, hilang dicuri pada Rabu 20 Desember 2017. Padahal sepeda motor Honda Scoopy bernopol BH 2867 PV berada di halaman Puskesmas Pematang Kadis.
Informasi yang diperoleh dari kepolisian, kejadian tersebut diketahui korban saat dan ke pasar untuk membeli sayur. Ketika berada di halaman puskesmas korban tidak melihat lagi sepeda motor miliknya terparkir di lokasi tersebut.
Korban sempat mencari sepeda motornya di sekitar lokasi kejadian, namun tak ditemukan juga. Setelah yakin sepeda motornya dicuri, korban langsung melaporkan kejadain tersebut ke Polres Merangin.
Kapolres Merangin AKBP I Kade Utama W melalui Paur Humas Ipda Echo Sitorus,membenarkan ada pencurian sepeda motor di wilayah Puskesmas Pematang Kandis. “Karena tidak ada pengawasan dan lokasi tepat di pinggir jalan, membuat pelaku kejahatan sangat mudah melancarkan aksinya,” ungkapnya.
Sitorus mengatakan, kasus tersebut masih dalam penyelidikan dan mencari tahu siapa pelakunya. “Saya mengimbau agar warga selalu berhati –hati memarkirkan kendaraannya dan gunakan kunci ganda,” tutupnya.
Informasi yang diperoleh dari kepolisian, kejadian tersebut diketahui korban saat dan ke pasar untuk membeli sayur. Ketika berada di halaman puskesmas korban tidak melihat lagi sepeda motor miliknya terparkir di lokasi tersebut.
Korban sempat mencari sepeda motornya di sekitar lokasi kejadian, namun tak ditemukan juga. Setelah yakin sepeda motornya dicuri, korban langsung melaporkan kejadain tersebut ke Polres Merangin.
Kapolres Merangin AKBP I Kade Utama W melalui Paur Humas Ipda Echo Sitorus,membenarkan ada pencurian sepeda motor di wilayah Puskesmas Pematang Kandis. “Karena tidak ada pengawasan dan lokasi tepat di pinggir jalan, membuat pelaku kejahatan sangat mudah melancarkan aksinya,” ungkapnya.
Sitorus mengatakan, kasus tersebut masih dalam penyelidikan dan mencari tahu siapa pelakunya. “Saya mengimbau agar warga selalu berhati –hati memarkirkan kendaraannya dan gunakan kunci ganda,” tutupnya.
(wib)