Calon Pramugari yang Bunuh Bayinya Peragakan 28 Adegan

Senin, 18 Desember 2017 - 21:47 WIB
Calon Pramugari yang...
Calon Pramugari yang Bunuh Bayinya Peragakan 28 Adegan
A A A
CIMAHI - Polres Cimahi menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan terhadap bayi di rumah kontrakan di Kampung Babakan Sari, RT 04/09, Kelurahan Padasuka, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, Senin (18/12/2017).

Kasus pembunuhan dan buang bayi ini dilakukan pada 19 November 2017 sekitar pukul 05.00 WIB. Pelakunya adalah calon pramugari RR (19), dan kekasihnya GM (20), yang mengandung bayi tersebut di luar pernikahan resmi.

Pada rekonstruksi tersebut pelaku berinisial GM dan RR memperagakan 28 adegan. Dimulai dari sejak RR melahirkan hingga keduanya melakukan penguburan terhadap jasad bayi malang tersebut.

Dari hasil rekonstruksi diketahui jika kedua pelaku melahirkan bayi di lantai dua rumah kontrakan itu. Proses melahirkan sampai pemotongan ari-ari bayi semuanya dilakukan tanpa bantuan bidan atau dokter ahli.

Setelah lahir, bayi tersebut kemudian langsung dibalut dengan sehelai kain dan dibungkus menggunakan keresek lalu dimasukkan ke dalam sebuah tas. Keduanya kemudian mencari lahan pemakaman untuk menguburkan bayi yang masih hidup itu.

"Setelah kembali ke rumah kontrakan usai berkeliling hingga ke Kota Bandung itulah didapati bayinya telah meninggal akibat kehabisan nafas karena dibungkus menggunakan kain," ungkap Kanit Reskrim Polsek Cimahi AKP Nana Supriatna usai rekonstruksi, Senin (18/12/2017).

Sementara itu GM mengaku tidak sering melakukan perbuatan terlarang tersebut dengan pacarnya. Sehingga ketika mendapat kabar jika pacarnya itu hamil dirinya panik dan gelap mata. "Saya belum siap punya anak. Saya juga malu sama keluarga, karena saya masih kuliah," ucapnya sambil tertunduk.

Kedua pelaku sendiri ditangkap setelah ada warga yang curiga dan melaporkan ke pihak berwajib kalau ada seorang laki-laki membawa bayi yang sudah meninggal dan minta dikuburkan. Mereka akan dijerat Pasal 80 (1), (2), (3) UU RI Nomor 35 Tahun 2014 dan Pasal 342, 341, 343 KUHPidana dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.
(nag)
Berita Terkait
Bayi Baru Lahir Ditemukan...
Bayi Baru Lahir Ditemukan Warga, Diduga Hasil Hubungan Gelap
Warga Mamajang Digegerkan...
Warga Mamajang Digegerkan dengan Temuan Orok di Pekarangan Rumah
Geger, Jasad Bayi Tanpa...
Geger, Jasad Bayi Tanpa Tangan Dibawa dan Digigit Anjing
Bayi Perempuan Ini Ditemukan...
Bayi Perempuan Ini Ditemukan Dekat Tempat Penyimpanan Kayu Bakar
Ini Sosok Ibu Pembuang...
Ini Sosok Ibu Pembuang Bayi di Tempat Sampah yang Diamankan Polisi
Bayi Tewas di Aliran...
Bayi Tewas di Aliran Sungai Kawasan Industri Pulogadung Ternyata Korban Pembunuhan
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup,...
Hari Lingkungan Hidup, Masyarakat Tangerang Pelajari Kelola Minyak Jelantah
14 menit yang lalu
Ada Konser hingga Lomba,...
Ada Konser hingga Lomba, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
1 jam yang lalu
Kaesang Nobar Timnas...
Kaesang Nobar Timnas Indonesia Bareng Gubernur Sumsel
1 jam yang lalu
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
4 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
5 jam yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
6 jam yang lalu
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved