PDAM Belum Bisa Penuhi Target Kebutuhan Air Bersih di Bekasi
Minggu, 17 Desember 2017 - 22:05 WIB
PDAM Belum Bisa Penuhi Target Kebutuhan Air Bersih di Bekasi
A
A
A
BEKASI - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bhagasasi belum mampu memenuhi target kebutuhan air bersih untuk pelanggan di Bekasi. Pasokan air bersih saat ini untuk warga perkotaan dan pedesaan masih di bawah 80% dari jumlah penduduk.
”Sekarang ini yang baru terealisasi hanya 221.952 sambungan langganan, dengan rincian 90.000 pelanggan di Kota Bekasi dan di Kabupaten Bekasi sebanyak 131.952 pelanggan,” ujar Direktur Utama PDAM Tirta Bhagasasi, Usep Rahman, Minggu (17/12/2017).
Menurut dia, belum terpenuhinya target pemasangan sambungan baru karena keterbatasan kemampuan PDAM. Program pemasangan sambungan ini akan dilakukan secara bertahap.”Kami lakukan pemasangan secara bertahap di beberapa tempat,” katanya.
Usep mencontohkan, tahun 2018 mendatang pihaknya akan menambah jaringan baru sebanyak 40.000 sambungan langganan. Target pemasangan sambungan langganan itu sebenarnya lebih kecil daripada tambahan kapasitas produksi.
Padahal, kata dia, di penghujung akhir 2017 nanti pihaknya sudah bisa merealisasikan penambahan kapasitas produksi air sebesar 3.200 liter per detik. Kapasitas sebesar itu bisa memadai untuk memasok kebutuhan sampai 180.000 sambungan langganan.
Namun, lanjut dia, tambahan kapasitas produksi itu disumbangkan oleh operasional instalasi pengolahan air baru. Di cabang Tambun misalnya, berkapasitas 400 liter per detik dan cabang Cikarang Selatan sebesar 1.300 liter per detik.
Direktur Umum PDAM Tirta Bhagasasi, Ulan Ruslan, menambahkan, mulai tahun depan pihaknya akan memudahkan transaksi pembayaran. Dengan demikian target pelanggan baru di Kota dan Kabupaten Bekasi pada tahun depan diharapkan bisa terpenuhi.
“Pelayanan itu sebagai salah satu infrastruktur peningkatan pelayanan yang akan dicanangkan pada tahun 2018,” katanya. (Baca: 15 Ribu Pelanggan PDAM Bekasi Tunggak Iuran 1 Tahun)
”Sekarang ini yang baru terealisasi hanya 221.952 sambungan langganan, dengan rincian 90.000 pelanggan di Kota Bekasi dan di Kabupaten Bekasi sebanyak 131.952 pelanggan,” ujar Direktur Utama PDAM Tirta Bhagasasi, Usep Rahman, Minggu (17/12/2017).
Menurut dia, belum terpenuhinya target pemasangan sambungan baru karena keterbatasan kemampuan PDAM. Program pemasangan sambungan ini akan dilakukan secara bertahap.”Kami lakukan pemasangan secara bertahap di beberapa tempat,” katanya.
Usep mencontohkan, tahun 2018 mendatang pihaknya akan menambah jaringan baru sebanyak 40.000 sambungan langganan. Target pemasangan sambungan langganan itu sebenarnya lebih kecil daripada tambahan kapasitas produksi.
Padahal, kata dia, di penghujung akhir 2017 nanti pihaknya sudah bisa merealisasikan penambahan kapasitas produksi air sebesar 3.200 liter per detik. Kapasitas sebesar itu bisa memadai untuk memasok kebutuhan sampai 180.000 sambungan langganan.
Namun, lanjut dia, tambahan kapasitas produksi itu disumbangkan oleh operasional instalasi pengolahan air baru. Di cabang Tambun misalnya, berkapasitas 400 liter per detik dan cabang Cikarang Selatan sebesar 1.300 liter per detik.
Direktur Umum PDAM Tirta Bhagasasi, Ulan Ruslan, menambahkan, mulai tahun depan pihaknya akan memudahkan transaksi pembayaran. Dengan demikian target pelanggan baru di Kota dan Kabupaten Bekasi pada tahun depan diharapkan bisa terpenuhi.
“Pelayanan itu sebagai salah satu infrastruktur peningkatan pelayanan yang akan dicanangkan pada tahun 2018,” katanya. (Baca: 15 Ribu Pelanggan PDAM Bekasi Tunggak Iuran 1 Tahun)
(thm)