Kapolda Canangkan Gerakan Polda Kalbar Berkibar Mari Berkinerja dengan Benar
Jum'at, 15 Desember 2017 - 19:13 WIB
Kapolda Canangkan Gerakan Polda Kalbar Berkibar Mari Berkinerja dengan Benar
A
A
A
PONTIANAK - Hari masih pagi, jarun jam menunjukan pukul 07.00 WIB. Seorang lelaki berdiri di sebuah lapangan. Gagah, tegap. Di hadapan ribuan personel korps baju coklat itu, dia menyampaikan berbagai hal terkait kondisi dan amanah.
Diantaranya adalah soal apel pagi itu sangat penting. Mengapa? Karena apel pagi juga sangat penting karena di dalamnya akan terjadi proses diseminasi dan distribusi informasi.
“Terlebih, di era teknologi informasi yang sedemikian pesatnya, sebagai personel Polri, kita harus tanggap menyikapi berbagai informasi yang beredar di masyarakat. Dengan apel pagi, informasi itu diluruskan dan disamakan nadanya secara terpimpin,” kata Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pol Didi Haryono, Jumat (15/12/2017).
Hal berikutnya yang membuat apel pagi begitu penting adalah karena melalui apel pagi, komando, perintah, petunjuk, dan arahan pimpinan sekaligus dapat diberikan kepada seluruh anggota. Dengan apel pagi juga, kita diajarkan dan dilatih untuk membangun jiwa korsa, kerja sama tim, dan mempererat tali silaturahmi diantara kita.
Irjen Pol Didi Haryono mengungkapkan, karena kunci keberhasilan dalam karir ada empat hal, yakni mampu berkomunikasi baik substansi, performansi, gesture.
Mampu bekerja dalam tim (berbuat apa? bekerja dengan siapa? berada di mana? serta bertanggung jawab kepada siapa?); selalu berpikir positif; serta mau menerima saran. “Semua itu bisa dibina dan dilatih dari apel pagi seperti ini,” ujar Didi Haryono.
Mengingat begitu pentingnya apel pagi, “Saya perintahkan seluruh anggota Polda Kalbar termasuk anggota polres dan polsek, untuk melaksanakannya dengan penuh kesadaran, tepat waktu, dan penuh kebanggaan,” timpalnya.
Kapolda Kalbar ini mengajak kepada semua jajarannya untuk bahu membahu membangun Provinsi Kalbar ini.
“Polda kalbar mulai sekarang, saya ajak memegang prinsip kerja untuk senantiasa mampu dalam mengantisipasi berbagai ancaman dan gangguan. Mampu memprediksi segala macam situasi dan kondisi. Serta mampu dengan cerdas dan tepat mencari solusi dalam mengatasi berbagai persoalan,” tukasnya.
Didi Haryono menginginkan, tingkatkan kesiapan diri dengan latihan. Kembalikan segala sesuatunya kepada aturan, prosedur, dan petunjuk yang ada. Biasakan setiap saat siap diri, siap mako, siap sarpras, siap operasional, dan kesiapan lainnya.
“Setelah ini saya dan para kasatker dan kasatwil akan melaksanakan penandatanganan pakta integritas, berisi komitmen untuk menjadi polisi yang bertanggung jawab dan berintegritas pada institusi dan negara,” ujar Didi Haryono.
Bagi seluruh anggota, harus punya obsesi untuk memajukan seluruh personel dan memberikan seluruh hak-hak anggota.
Kebijakan dan obsesi jenderal bintang dua itu sejak awal sudah jelas yaitu zero ilegal dalam penegakkan hukum dan zero tolerance terhadap semua pelanggaran.
“Sebagai Kapolda Kalbar, saya tidak segan-segan memberikan penghargaan atau reward bagi siapa saja yang berprestasi. Kebijakan dan obsesi saya di bidang operasional dan pembinaan yang diuraikan di atas tadi, akan terus saya gelorakan dalam penjabaran program 100 hari kerja tahap pertama. tim perumus sedang melakukan finalisasi panduan dan administrasi program 100 hari untuk dipedomani, didukung, dan dilaksanakan oleh seluruh anggota pada satker, dan satwil di lingkungan polda kalbar,” paparnya.
Sebelum mengakhiri amanatnya, Kapolda mencanangkan gerakan 'Polda Kalbar Berkibar Mari Berkinerja Dengan Benar'.
Diantaranya adalah soal apel pagi itu sangat penting. Mengapa? Karena apel pagi juga sangat penting karena di dalamnya akan terjadi proses diseminasi dan distribusi informasi.
“Terlebih, di era teknologi informasi yang sedemikian pesatnya, sebagai personel Polri, kita harus tanggap menyikapi berbagai informasi yang beredar di masyarakat. Dengan apel pagi, informasi itu diluruskan dan disamakan nadanya secara terpimpin,” kata Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pol Didi Haryono, Jumat (15/12/2017).
Hal berikutnya yang membuat apel pagi begitu penting adalah karena melalui apel pagi, komando, perintah, petunjuk, dan arahan pimpinan sekaligus dapat diberikan kepada seluruh anggota. Dengan apel pagi juga, kita diajarkan dan dilatih untuk membangun jiwa korsa, kerja sama tim, dan mempererat tali silaturahmi diantara kita.
Irjen Pol Didi Haryono mengungkapkan, karena kunci keberhasilan dalam karir ada empat hal, yakni mampu berkomunikasi baik substansi, performansi, gesture.
Mampu bekerja dalam tim (berbuat apa? bekerja dengan siapa? berada di mana? serta bertanggung jawab kepada siapa?); selalu berpikir positif; serta mau menerima saran. “Semua itu bisa dibina dan dilatih dari apel pagi seperti ini,” ujar Didi Haryono.
Mengingat begitu pentingnya apel pagi, “Saya perintahkan seluruh anggota Polda Kalbar termasuk anggota polres dan polsek, untuk melaksanakannya dengan penuh kesadaran, tepat waktu, dan penuh kebanggaan,” timpalnya.
Kapolda Kalbar ini mengajak kepada semua jajarannya untuk bahu membahu membangun Provinsi Kalbar ini.
“Polda kalbar mulai sekarang, saya ajak memegang prinsip kerja untuk senantiasa mampu dalam mengantisipasi berbagai ancaman dan gangguan. Mampu memprediksi segala macam situasi dan kondisi. Serta mampu dengan cerdas dan tepat mencari solusi dalam mengatasi berbagai persoalan,” tukasnya.
Didi Haryono menginginkan, tingkatkan kesiapan diri dengan latihan. Kembalikan segala sesuatunya kepada aturan, prosedur, dan petunjuk yang ada. Biasakan setiap saat siap diri, siap mako, siap sarpras, siap operasional, dan kesiapan lainnya.
“Setelah ini saya dan para kasatker dan kasatwil akan melaksanakan penandatanganan pakta integritas, berisi komitmen untuk menjadi polisi yang bertanggung jawab dan berintegritas pada institusi dan negara,” ujar Didi Haryono.
Bagi seluruh anggota, harus punya obsesi untuk memajukan seluruh personel dan memberikan seluruh hak-hak anggota.
Kebijakan dan obsesi jenderal bintang dua itu sejak awal sudah jelas yaitu zero ilegal dalam penegakkan hukum dan zero tolerance terhadap semua pelanggaran.
“Sebagai Kapolda Kalbar, saya tidak segan-segan memberikan penghargaan atau reward bagi siapa saja yang berprestasi. Kebijakan dan obsesi saya di bidang operasional dan pembinaan yang diuraikan di atas tadi, akan terus saya gelorakan dalam penjabaran program 100 hari kerja tahap pertama. tim perumus sedang melakukan finalisasi panduan dan administrasi program 100 hari untuk dipedomani, didukung, dan dilaksanakan oleh seluruh anggota pada satker, dan satwil di lingkungan polda kalbar,” paparnya.
Sebelum mengakhiri amanatnya, Kapolda mencanangkan gerakan 'Polda Kalbar Berkibar Mari Berkinerja Dengan Benar'.
(sms)