Lapor ke BK DPD, Fraksi PAN Desak Arya Wedakarna Dipecat

Jum'at, 15 Desember 2017 - 11:26 WIB
Lapor ke BK DPD, Fraksi...
Lapor ke BK DPD, Fraksi PAN Desak Arya Wedakarna Dipecat
A A A
JAKARTA - Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) akan segera melaporkan Senator asal Bali, Arya Wedakarna ke Badan Kehormatan DPD RI atas dugaan ujaran kebencian dan fitnah terhadap Ustad Abdul Somad beberapa waktu lalu.

"Kami dan atas usulan Anggota Dewan Fraksi PAN Djhon Efrizal dari Riau akan mengadukan saudara Arya Wedakarna kepada Badan Kehormatan DPD RI," kata Sekretaris Fraksi PAN Yandri Susanto di Ruang Rapat Fraksi PAN, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis 14 Desember 2017

Yandri berharap BK DPD RI segera menindaklanjuti laporan ini dan memberikan sanksi tegas berupa pemecatan terhadap Arya Wedakarna

Yandri beralasan sebagai pejabat publik sikap Arya Wedakarna justru dapat membahayakan kesatuan dan persatuan NKRI. Apalagi Pulau Dewata yang sejak dulu menghormati perbedaan, dan kemajemukan. Menurut Yandri apa yang disampaikan Arya Wedakarna di akun facebooknya tidak berdasarkan fakta dan bukti konkret.

"Kami meminta agar Arya Wedakarna diberhentikan secara permanen, karena bila tidak diberikan sanksi, dikhawatirkan baik anggota DPD dan DPR RI bisa melakukan seperti apa yang beliau lakukan (berbicara tanpa adanya fakta da bukti), dan sebagai pejabat publik perilaku beliau tidak patut ditiru atau dicontoh," tegas Yandri.

Selain itu, Fraksi PAN juga mendesak Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk mengusut secara tuntas atas dugaan persekusi yang dilakukan oknum masayarakat maupun organisasi masyarakat terhadap Ustad Abdul Somad saat melakukan safari dakwahnya di Bali.

"Kami minta betul polisi segera melakukan proses hukum terhadap orang-orang yang melakukan anti Pancasilais dan tidak toleran di Bali itu terhadap Ustad Abdul Somad," pungkas Yandri.
(nag)
Berita Terkait
Ini Penjelasan Polisi...
Ini Penjelasan Polisi Soal Arteria Dahlan Tak Bisa Dijerat Pidana
Bawaslu Nilai Perlu...
Bawaslu Nilai Perlu Ada Penindakan Hukum Politik SARA di Luar Masa Kampanye
Post Truth Era, Persepsi...
Post Truth Era, Persepsi Dinilai Lebih Penting daripada Realitas
Kekerasan Etnis di India:...
Kekerasan Etnis di India: Desa-desa Dibakar Menjadi Abu
Tolak Isu SARA, Tokoh...
Tolak Isu SARA, Tokoh Banten Minta KNPI Terus Jaga Kebinekaan
Soal Calon Kapolri,...
Soal Calon Kapolri, Pengamat: Isu SARA Tak Relevan di Negara Demokrasi
Berita Terkini
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
32 menit yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
55 menit yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
1 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
3 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
3 jam yang lalu
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
3 jam yang lalu
Infografis
Curacao, Negara Terkecil...
Curacao, Negara Terkecil yang Lolos ke Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved