Satu Warga Meninggal Akibat Difteri, Ratusan Anak di Kendal Disuntik Vaksin

Kamis, 14 Desember 2017 - 14:47 WIB
Satu Warga Meninggal...
Satu Warga Meninggal Akibat Difteri, Ratusan Anak di Kendal Disuntik Vaksin
A A A
KENDAL - Pascameninggalnya warga Sambung Sari Weleri, Kendal pasien difteri yang meninggal dunia, Dinas Kesehatan Kendal melakukan vaksin difteri di sekitar rumah pasien, Kamis (14/12/2017). Vaksinasi dilakukan terhadap ratusan anak-anak usia balita di balai desa setempat untuk mencegah penularan bakteri difteri.

Tangis histeris anak-anak terlihat saat petugas dari Puskemas Weleri menyuntikan vaksin ke anak-anak. Vaksinasi difteri itu menyusul ditetapkannya Kendal sebagai salah satu daerah Kejadian Luar Biasa (KLB) Difteri setelah seorang warganya meninggal dunia.

Ibu yang mengantarkan anaknya vaksin diberi pengarahan tentang cara menanggulangi penyakit itu termasuk gejala awal yang timbul dari penyakit ini. Setelah itu satu-per satu anak dan balita disuntik vaksin difteri secara gratis.

Vita salah satu orangtua balita mengatakan, anaknya sudah mendapatkan imunisasi lengkap namun untuk mencegah tidak terkena difteri dia rela antri untuk mendapatkan vaksin ini.

Sama halnya dengan Novi ibu satu orang anak ini mengaku was-was dengan penyakit yang sudah merenggut satu korban warga Sambung Sari. Meski sudah diimunisasi lengkap namun sebagai pencegahan anaknya divaksin difteri.

Kepala Dinas Kesehatan Kendal Sri Mulyani mengatakan, setelah menerima kabar ada warganya yang meninggal akibat difteri petugas melakukan penyelidikan di lapangan. Dari pemeriksaan pasien dan lingkungan maka perlu dilakukan pencegahan dengan vaksin.

Sasaran vaksin sendiri yakni balita di sekitar rumah pasien dan teman-teman sekolah. Kamis siang vaksinasi dilakukan di Desa Sambung Sari Weleri dan Paud Penaruban tempat pasien sekolah.

Dinas kesehatan sendiri akan mempersiapkan ruang isolasi di sejumlah rumah sakit untuk mengantisipasi masuknya pasien penderita difteri ini. Langkah ini dilakukan karena penyebaran bakteri difteri sangat cepat khususnya melalui udara.
(sms)
Berita Terkait
51 Kasus Difteri Ditemukan...
51 Kasus Difteri Ditemukan di Jatim, Khofifah Instruksi Dinkes Lakukan Koordinasi Intensif
Wabah Difteri Serang...
Wabah Difteri Serang Warga Garut, Jabar Gencarkan Imunisasi
13 Hari 6 Anak di Kahuripan...
13 Hari 6 Anak di Kahuripan Garut Meninggal, Dinkes Jabar Tetapkan KLB Difteri
Garut KLB Difteri, Kemenkes...
Garut KLB Difteri, Kemenkes Beberkan Upaya Mencegah Penularan ke Wilayah Lain
Vaksin Difteri, Wagub...
Vaksin Difteri, Wagub Jabar Minta Masyarakat Percaya Pemerintah
Nyalakan Alarm Tanda...
Nyalakan Alarm Tanda Bahaya! 6 Daerah di Jabar Ditemukan Kasus Suspek Difteri
Berita Terkini
Gubernur Riau Nonaktif...
Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Dituntut 8,5 Tahun Penjara dalam Kasus Pemerasan PUPR
29 menit yang lalu
SMP IL Kapten Fatubaa...
SMP IL Kapten Fatubaa NTT Raih Juara Utama di Kompetisi AIA Healthiest Schools 2026
55 menit yang lalu
Mobil Maung Tabrak Rambu...
Mobil Maung Tabrak Rambu di Tol Dalam Kota, Begini Kronologinya
55 menit yang lalu
3 Pekerja Proyek Tewas...
3 Pekerja Proyek Tewas di Gorong-gorong Jaktim, Diduga Kehabisan Napas
2 jam yang lalu
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
2 jam yang lalu
Rantis Brimob Siaga...
Rantis Brimob Siaga di Mabes Polri di Tengah Pengusutan Dugaan Korupsi Batu Bara-Asabri
3 jam yang lalu
Infografis
Kisah Perjalanan Satu...
Kisah Perjalanan Satu Dekade Islam Makhachev di UFC
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved