Kontrak Diputus, Parkir Jalan di Jakarta Kembali Dikuasai Preman

Minggu, 10 Desember 2017 - 14:52 WIB
Kontrak Diputus, Parkir...
Kontrak Diputus, Parkir Jalan di Jakarta Kembali Dikuasai Preman
A A A
JAKARTA - Pemutusan Kontrak kerja sama antara PT Mata Biru dan Dinas Perhubungan DKI Jakarta terhadap Terminal Parkir Elektronik (TPE) membuat tarif parkir menggila. Lapak lapak parkir jalanan kembali dikuasai preman.

Sebab, para juru parkir tak lagi menggunakan TPE dalam menentukan tarif. Mereka mematok tarif semuanya, mulai dari roda dua seharga Rp5.000 sekali parkir, dan Rp10.000 untuk roda empat. Kondisi ini terjadi hampir di sejumlah kawasan Jakarta.

Seperti di Jalan Blustru, Taman Sari, Jakarta Barat depan Polsek Metro Taman Sari. Harga parkir kendaraan di patok Rp5.000, bila terlalu lama, juru parkir kemudian meminta tambahan Rp2.000.

"Tapi tadi saya bayar Rp5.000 saja, saya bilang enggak ada uang lagi," tutur Yunus (36), pengendara roda dua ketika ditemui di Jalan Blustru, Minggu (10/12/2017).

Parkiran di kawasan Blustru pun cukup padat. Tak hanya terjadi saat weekend, jalan di Blustru penuh kendaraan ketika weekday. Kantong parkir pun dengan mudah ditemukan di tempat itu, mulai dari depan pertokoan blustru, depan Polsek Taman Sari, dan pinggiran harco Glodok.

Sekalipun di tempat itu terdapat sejumlah alat TPE, namun jukir berseragam biru enggan mematok harga ditentukan TPE. Mereka memilih memasang tarif semaunya.

"Abis selama ini kita tidak diperhatikan. UMR kita saja sekarang kecil, mana sanggup ngidupin anak istri," cetus Cecep (43), jukir di Blustru.

Kondisi serupa juga terjadi di beberapa titik parkir seperti Jalan Jelangkeng, Jalan Pancoran, dan pintu kecil dekat Asemka, serta Pinang Sia.

Begitupun dengan kawasan di luar Jakarta Barat, seperti Jjalan Sabang, Jakarta Pusat, Jalan Faletehan, Jakarta Selatan, dan Boulevar Kelapa Gading, Jakarta Utara yang sebelumnya menjadi kawasan percontohan TPE di Jakarta.

Di Boulevard Kelapa Gading misalnya, parkir di sana dipatok cukup mahal, Rp4.000 untuk durasi pendek, dan Rp.5.000 0 Rp7.000 untuk durasi panjang pada kendaraan bermotor. Padahal menggunakan TPE tarif dipatok Rp2.000 per jam.

Putu Harto (29), mengatakan sekalipun dirinya menggunakan uang elektrik menggunakan TPE, namun begitu keluar, jukir kembali menagih. Ia pun enggan mempermasalahkan karena nilai kecil.

"Selama di bawah lima ribu saya anggap wajar, saya enggak mau ribet," ucap pengendara roda empat ini.
(mhd)
Berita Terkait
Ini Negara dengan Biaya...
Ini Negara dengan Biaya Parkir Termahal, 1 Jam Hampir Rp500 Ribu
Razia Parkir Liar di...
Razia Parkir Liar di Gandaria City dan Pondok Indah
Ada Pengendara Sepeda...
Ada Pengendara Sepeda Ontel Diminta Bayar Parkir, Anggota Dewan Ini Berang
Viral Parkir Liar Getok...
Viral Parkir Liar Getok Tarif Rp300 Ribu di Istiqlal, Polisi Ungkap 3 Pelaku
Kolong Tol Becakayu...
Kolong Tol Becakayu Dijadikan Lahan Parkir, Tarif Rp200.000 per Bulan
Polisi Tangkap Juru...
Polisi Tangkap Juru Parkir yang Patok Tarif Rp10.000 di Kawasan Masjid Istiqlal
Berita Terkini
Perkuat Ekonomi Kerakyatan,...
Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Yolanda Mambu Dorong APBD Parigi Moutong Prorakyat
31 menit yang lalu
Pembunuh Sadis Pengemudi...
Pembunuh Sadis Pengemudi Ojol di Tangerang Ditetapkan Jadi Tersangka
46 menit yang lalu
Pemkot Tangsel Bangun...
Pemkot Tangsel Bangun 3.280 PJU, Benyamin Davnie: Agar Aktivitas Masyarakat Aman
47 menit yang lalu
Densus 88 Antiteror:...
Densus 88 Antiteror: Bom Rakitan di MAN 3 Padang Berdaya Ledak Rendah
2 jam yang lalu
Pemkot Tangsel Perkuat...
Pemkot Tangsel Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak untuk Cegah Stunting
2 jam yang lalu
Nurdiansyah Ungkap Dinamika...
Nurdiansyah Ungkap Dinamika Menjelang Musda Demokrat Aceh
3 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved